Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Indonesia Gandeng Korea Selatan Kembangkan Tabung Gas Komposit

Iwan Supriyatna | Suara.com

Rabu, 20 Desember 2023 | 12:12 WIB
Indonesia Gandeng Korea Selatan Kembangkan Tabung Gas Komposit
PT Dinamika Utama Jaya resmi menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Korea Selatan HNX Co Ltd untuk mengembangkan tabung gas komposit.

Suara.com - Perusahaan investasi nasional PT Dinamika Utama Jaya resmi menjalin kerjasama dengan perusahaan asal Korea Selatan HNX Co Ltd untuk mengembangkan tabung gas komposit atau Compressed Natural Gas (CNG) di Indonesia.

Penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) keduanya dilakukan oleh CEO PT Dinamika Utama Jaya Zaenal Aziz dan CEO HNX Co Ltd Yong Guk Oh di Jakarta.

Dari Kerjasama tersebut PT Dinamika Utama Jaya berharap dapat mendukung implementasi distribusi tabung gas komposit yang dilakukan pemerintah secara efektif dan tepat sasaran.

Menurut CEO PT DInamika Utama Jaya Zaenal Aziz, pemanfaatan tabung gas komposit tentunya menjadi salahsatu solusi aman dan efisien bagi Masyarakat.

“Compressed Natural Gas (CNG) merupakan bahan bakar gas yang dibuat dengan melakukan kompresi metana (CH4) yang diekstrak dari gas alam. Saat ini jumlah CNG cukup berlimpah di Indonesia, relatif aman untuk digunakan masyarakat karena terbuat dari komposit dan tidak mudah meledak, serta cukup efisien dapat digunakan pemerintah agar pemanfaatannya dapat lebih tepat sasaran”, jelas Zaenal Aziz (CEO PT Dinamika Utama Jaya) dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/12/2023).

Kerjasama pengembangan tabung gas komposit antara korporasi asal Indonesia dan Korea Selatan bernilai investasi sekitar 500 Miliar. Kerjasama korporasi asal Indonesia dan Korea Selatan ini dilakukan melalui 2 line industri dengan target awal menghasilkan kapsitas produksi sekitar 500 ribu tabung gas per tahun yang dapat dimanfaatkan untuk masyarakat.

Saat ini jumlah tabung di Indonesia mencapai 60 Juta tabung, dan diharapkan akan terus tumbuh pada 5 tahun hingga 10 tahun ke depan melalui pengembangan kerjasama kedua korporasi tersebut.

Dalam implementasinya, pendistribusian tabung komposit relatif dapat mudah dilacak penerimaannya dengan memanfaatkan teknologi AI dan QR, serta KTP yang telah terintegrasi dalam data. Hal ini tentu dapat membantu meminimalisir terjadinya salah sasaran kelompok Masyarakat penerima secara kurang tepat.

“Kerjasama antara perusahaan kami dengan HNX Co Ltd nantinya dapat membantu program pemerintah dalam memenuhi kebutuhan tabung gas komposit bagi masyarakat. Kami berharap keberadaan kami dapat menjadi mitra strategis pemerintah, karena dalam implementasinya kami telah melakukan riset bersama perusahaan Korea Selatan sejak tahun 2009”, tambah Zaenal Aziz.

Dinamika Utama Jaya Group merupakan salahsatu perusahaan di bidang Investasi terkemuka nasional.

Perusahaan tersebut menjadi Induk usaha dari perusahaan yang bergerak dalam bidang energi, transportasi logistik, penyedia rempah dan produk komoditas, serta penyedia jasa layanan IT. Anak usahanya meliputi: Dinamika Utama Pangan (penyedia kebutuhan sembako dan rempah), Dinamika Utama Teknologi (penyedia jasa layanan IT), Dinamika Utama Energi (pengembangan pabrikasi tabung LPG komposit dan energi matahari), Dinamika Utama Bahari (penyedia transportasi logistik laut untuk LPG).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu CNG? Tabung Gas Meledak di Sukabumi Makan 2 Korban Meninggal Dunia

Apa Itu CNG? Tabung Gas Meledak di Sukabumi Makan 2 Korban Meninggal Dunia

Tekno | Jum'at, 01 Desember 2023 | 10:06 WIB

Duaar! Tabung Gas 3 Kg Meledak saat Dipasang, Pria Paruh Baya di Cilandak jadi Korban

Duaar! Tabung Gas 3 Kg Meledak saat Dipasang, Pria Paruh Baya di Cilandak jadi Korban

News | Rabu, 13 September 2023 | 12:52 WIB

Warganet Ramai-ramai Jual Tabung Gas 3 Kg, Efek Aturan Baru Pembelian LPG Subsidi?

Warganet Ramai-ramai Jual Tabung Gas 3 Kg, Efek Aturan Baru Pembelian LPG Subsidi?

Bisnis | Senin, 31 Juli 2023 | 12:57 WIB

Terkini

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Ada Nama Baru di Jajaran Direksi Garuda Indonesia, Dua WNA Masih Menjabat

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:33 WIB

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Purbaya Rombak Pejabat DJP usai Heboh Kasus Restitusi Pajak

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:15 WIB

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Saham-saham Milik Prajogo Pangestu Rontok Setelah Terlempar dari MSCI Indeks

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:02 WIB

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Meski Susut 45,2%, Garuda Indonesia Masih Rugi Rp 728,3 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:39 WIB

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:24 WIB

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Harga Emas Antam Stagnan pada Libur Panjang, Dibanderol Rp 2.839.000/Gram

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:21 WIB

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Evaluasi Risiko Investasi Kripto di RI, Ini Alasan pentingnya Pakai Platform Resmi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:15 WIB

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Pemerintah Justru Pusing Harga Telur Terlalu Murah

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 10:04 WIB