Kisah Amiruddin: Korupsi Dana Desa Selama Empat Tahun Jabat Kades, 'Hanya' Dibui 3 Tahun

M Nurhadi Suara.Com
Kamis, 11 Januari 2024 | 11:47 WIB
Kisah Amiruddin: Korupsi Dana Desa Selama Empat Tahun Jabat Kades, 'Hanya' Dibui 3 Tahun
Jaksa Kejari Aceh Besar bersama terpidana korupsi dana desa di Lapas Kelas IIA Banda Aceh di kawasan Lambaro, Kabupaten Aceh Besar. ANTARA/HO-Dok Kejari Aceh Besar

Suara.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar mengeksekusi mantan keuchik atau kepala desa yang terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi terkait dana desa, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp411 juta.

Kepala Kejaksaan (Kajari) Aceh Besar, Basril G, menyampaikan bahwa terpidana yang bersangkutan bernama Amiruddin telah dieksekusi dan ditahan di Lapas Kelas IIA Banda Aceh, sebagai pelaksanaan hukuman penjara selama tiga tahun. Hal ini terjadi di Aceh Besar pada hari Rabu (10/1/2024).

"Eksekusi dilakukan setelah putusan memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah. Eksekusi dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung," kata dia.

Koruptor itu bernama Amiruddin, ia adalah mantan Keuchik (kepala desa) Pulo Bunta, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. Sebelumnya, terpidana Amiruddin terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana desa dari tahun anggaran 2015 hingga 2019.

Amiruddin juga dijatuhi denda oleh hakim Mahkamah Agung  berupa denda Rp200 juta subsidair tiga bulan penjara.

Kemudian, majelis hakim Mahkamah Agung juga menghukum terpidana membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp411 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan memiliki kekuatan hukum tetap, maka dipidana selama satu tahun penjara.

Majelis hakim Mahkamah Agung menyatakan terpidana Amiruddin terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana Pasal 3 jo Pasal 18 huruf a, b, Ayat (2) dan (3) UURI Nomor 31 Tahun 1999 yang diubah menjadi UURI Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Sebelum dieksekusi ke Lapas Banda Aceh, terpidana dijemput di rumahnya di Desa Lamteh, Kecamatan Peukan Bada. Selanjutnya, terpidana dibawa ke klinik kesehatan Kejati Aceh guna menjalani pemeriksaan kesehatan," kata Basril, dikutip dari Antara.

Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Banda Aceh sebelumnya menunda penahanan Amiruddin dari tahanan rutan menjadi tahanan kota karena alasan kesehatan.

Baca Juga: Caleg NasDem Diperiksa Kasus SYL, KPK Cecar Ini ke Tommy Nursamsu

Menurut Basril G, Kepala Kejaksaan Aceh Besar, setelah melewati pemeriksaan oleh tim dokter dari klinik kesehatan Kejati Aceh dan dinyatakan dalam kondisi sehat, terpidana Amiruddin kemudian dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Banda Aceh untuk menjalani hukuman.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI