IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi

M Nurhadi

Senin, 02 Februari 2026 | 07:19 WIB
IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Emas Dunia Diproyeksi Koreksi
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com
baca 10 detik
  • Hans Kwee memprediksi IHSG akan pulih bertahap di Februari 2026, dengan rentang *support* 8.167–8.000 dan *resistance* 8.408–8.596.
  • Otoritas pasar modal mengambil langkah reformasi, termasuk aturan *free float* baru dan transparansi kepemilikan saham, efektif 2026.
  • Pasar merespons sinyal The Fed yang diperkirakan memangkas suku bunga hanya dua kali selama tahun 2026 ke depan.

Suara.com - Praktisi pasar modal sekaligus Ekonom Keuangan, Hans Kwee, memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memasuki fase pemulihan bertahap pada pekan pertama Februari 2026.

Setelah mengalami gejolak hebat akibat pengumuman penangguhan rebalancing oleh MSCI, pasar kini mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi.

Hans memproyeksikan pergerakan indeks akan berada pada rentang support 8.167 hingga 8.000, sementara area resistance berada di level 8.408 sampai 8.596.

"Pasar saham diperkirakan akan bangkit secara perlahan dengan potensi penguatan yang masih terbatas untuk pekan ini," ungkap Hans saat memberikan keterangan pada Minggu.

Kepanikan pasar yang dipicu oleh kebijakan MSCI pekan lalu direspons cepat oleh otoritas pasar modal Indonesia. Langkah reformasi struktural diambil guna memulihkan kepercayaan investor global, yang meliputi beberapa poin krusial:

  • Transparansi Kepemilikan: Peningkatan pengawasan terhadap kepemilikan saham di bawah 5 persen yang ditargetkan rampung pada Februari 2026.
  • Aturan Free Float Baru: Penyesuaian ambang batas minimal saham publik dari 7,5 persen menjadi 15 persen, berlaku bagi emiten lama maupun baru.
  • Demutualisasi BEI: Percepatan regulasi terkait struktur organisasi bursa yang ditargetkan terbit pada kuartal I-2026.

Hans menilai kebijakan proaktif ini merupakan sinyal positif yang dapat meredam ketidakpastian kebijakan (policy uncertainty). Meskipun aksi jual bersih (net sell) investor asing masih membayangi, tekanan jual terlihat mulai melandai pada penutupan perdagangan Jumat lalu.

Dari sisi eksternal, penunjukan mantan Gubernur The Fed, Kevin Warsh, oleh Presiden Donald Trump menjadi sorotan utama. Sosok Warsh dipandang pasar sebagai simbol independensi bank sentral AS, yang kemungkinan besar tidak akan melakukan pemotongan suku bunga secara agresif.

"Pasar menangkap sinyal bahwa tidak akan ada konsensus untuk penurunan suku bunga dalam waktu dekat secara drastis," jelas Hans, via Antara.

Ia memproyeksikan Federal Reserve hanya akan memangkas suku bunga sebanyak dua kali pada tahun 2026, dengan peluang pemotongan sebesar 25 basis poin pada Juni mendatang. Dampaknya, dolar AS mulai kembali menguat, sementara harga emas mengalami koreksi yang cukup dalam.

baca juga

Faktor geopolitik tetap menjadi variabel risiko tinggi. Rencana aksi pemerintahan Trump terhadap Iran sempat memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi yang mengerek harga minyak dunia.

Namun, kenaikan harga minyak cenderung tertahan seiring adanya peluang gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina, serta terbukanya pintu dialog terkait program nuklir Iran.

Data Penutupan Bursa (Jumat, 30/1/2026): IHSG mengakhiri pekan lalu dengan penguatan signifikan sebesar 1,18 persen ke posisi 8.329,61.

Aktivitas perdagangan terpantau sangat tinggi dengan nilai transaksi menembus Rp41,33 triliun. Sebanyak 551 saham mencatatkan kenaikan, menunjukkan optimisme mulai kembali merambah lantai bursa.


DISCLAIMER: Investasi di pasar modal memiliki risiko fluktuasi harga yang dipengaruhi oleh faktor domestik dan global. Prediksi IHSG dari pengamat pasar modal merupakan bentuk analisis teknikal dan fundamental yang bersifat proyeksi, bukan jaminan keuntungan. Artikel ini merupakan rujukan berita bisnis dan bukan rekomendasi investasi. Setiap keputusan transaksi keuangan sepenuhnya merupakan tanggung jawab pribadi investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Stabil Hari Ini, Valuasi Alternatif Antam di Bawah 3 Jutaan

Harga Emas Stabil Hari Ini, Valuasi Alternatif Antam di Bawah 3 Jutaan

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 07:15 WIB

Beda Emerging Market dan Frontier MSCI, Sinyal Bahaya Bagi Pasar Modal

Beda Emerging Market dan Frontier MSCI, Sinyal Bahaya Bagi Pasar Modal

Bisnis | Senin, 02 Februari 2026 | 06:23 WIB

Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok

Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 21:17 WIB

Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang

Apa Itu Saham Blue Chip? Kenali untuk Investasi Jangka Panjang

Lifestyle | Minggu, 01 Februari 2026 | 20:06 WIB

Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok

Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 19:57 WIB

Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN

Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 19:36 WIB

Terkini

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Ajak Relasi Gabung BRI Prioritas, Nikmati Reward Eksklusif dari BRI!

Bri | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Dede Sunandar Tumbang Tak Sadarkan Diri Usai Dihantam Vicky Prasetyo

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Tebarkan Energi Positif, Grup Vokal Anak DayDrm Ajak Si Kecil Berani Bermimpi Lewat Lagu 'Shine!'

Entertainment | Minggu, 04 Oktober 2026 | 05:55 WIB

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

×