PLN Indonesia Power Bersih-bersih Sungai Cidurian, Kumpulkan Sampah 1.000 Ton

Iwan Supriyatna

Senin, 15 Januari 2024 | 15:12 WIB
PLN Indonesia Power Bersih-bersih Sungai Cidurian, Kumpulkan Sampah 1.000 Ton
PLN Indonesia Power (PLN IP) tunjukkan komitmennya dengan aksi nyata untuk selalu menjaga lingkungan.

Suara.com - PLN Indonesia Power (PLN IP) tunjukkan komitmennya dengan aksi nyata untuk selalu menjaga lingkungan, salah satunya dengan turut berpartisipasi dan berperan aktif dalam kegiatan Tanara Clean Up sepanjang 1.800 meter di Sungai Cidurian, Tanara Kabupetan Serang, Provinsi Banten. Dalam Aksi lingkungan ini berhasil terkumpul sampah dengan berat lebih dari 1.000 ton.

Rangkaian kegiatan Tanara Clean Up ini dilaksanakan mulai dari hari Kamis 11 Januari 2024 sampai Minggu 14 Januari 2024. Pada acara puncaknya dihadiri oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin.

Bersamaan dengan kegiatan Tanara Clean Up, juga dilaksanakan penanaman pohon tabebuya kuning, serta sosialisasi edukasi tentang pemilahan sampah. Kegiatan ini juga dilaksanakan oleh sejumlah pemangku kepentingan dan beberapa industri yang beroperasi di wilayah Banten.

Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin mengapresiasi kepada pihak yang terlibat serta mengungkapkan, kegiatan bersih sungai dan penanaman pohon menjadi gerakan yang bisa memberikan banyak manfaat, baik dari segi kesehatan, kebersihan, keberlanjutan lingkungan.

"Terimakasih kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan ini. Hal ini yang saya ajak ke masyarakat semua, jadikan hari ini sebagai monentum satu kehidupan baru yang lebih baik bersih yang lebih sejahtera. Marilah kita jadikan kegiatan ini sebagai komitmen bersama untuk menjadikan Indonesia lebih bersih, sehat dan berkelanjutan," kata Ma'ruf ditulis Senin (15/1/2024).

Apresiasi juga dari Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan, perubahan iklim yang mengancam penduduk dunia harus dimitigasi, salah satunya dengan menanam dan memelihara pohon dan memperbaiki lingkungan.

Hal tersebut juga menjadi upaya Pemerintah dalam mendukung dan mewujudkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDG's)

"Dampak akibat perubahan iklim seperti udara yang sangat panas yang kita rasakan, kondisi banjir, longsor dan lain-lain perlu kita mitigasi, yang perlu dilakukan diantaranya dengan menjaga kebersihan lingkungan yang dapat mengurangi beban kepada lingkungan akibat kegiatan manusia, dengan hadirnya limbah dari aktivitas manusia yang masuk ke sungai sampai terus masuk ke laut. Kita bisa melakukan pengurangan sampah dan limbah mengurangi beban sampah atau reuse,reduce dan menggunakan kembali atau recycle," papar Siti Nurbaya.

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali yang menyebutkan jika TNI angkatan laut siap membantu kegiatan perlindungan dan penyelamatan lingkungan yang sedang berlangsung di Kecamatan Tanara.

baca juga

"Di Tanara ini akan dibangun pengelolaan lingkungan yang kedepan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Angkatan Laut siap membantu," ucapnya.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengungkapkan, partisipasi PLN Indonesia Power dalam kegiatan Tanara Clean Up merupakan wujud komitmen perusahaan, dengan menjaga kualitas air sungai yang sangat penting bagi kehidupan.

"Kami di sini bersama dengan beberapa unsur bersama-sama dalam satu tujuan yang sama, yaitu untuk Indonesia bersih dan sadar lingkungan," kata Edwin.

Menurut Edwin, aksi yang melibatkan beberapa unsur masyarakat ini merupakan langkah nyata untuk menuju Indonesia maju yang diawali dari sosial dan lingkungan.

Edwin menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari aksi tanggung jawab sosial lingkungan yang mengacu pada 3 pilar ESG, yaitu environmental atau menjaga lingkungan, social atau dampak bagi masyarakat sekitar dan governance atau tata kelola dan kepemimpinan yang baik.

"Sebagai perusahaan yang patuh dengan kebijakan pemerintah, PLN Indonesia Power menganut prinsip ESG. Sehingga kegiatan operasi perusahaan menjungjung tinggi kelestarian lingkungan untuk keberlangsungan mahluk hidup kini dan yang akan datang," imbuhnya.

Dalam kegiatan ini PT PLN Indonesia Power menjadi perusahaan yang mengerahkan personel lebih dari 200 Insan PLN Indonesia Power serta 1 unit Excavator untuk pengerukan sedimen. Pegawai tersebut berasal dari PLTU yang ada di Banten, yaitu PLTU Lontar, PLTU Suralaya, PLTU Banten 1 Suralaya serta PLTGU Cilegon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Indonesia Power Mendukung Masa Depan yang Lebih Hijau dengan 13 Proper Emas

PLN Indonesia Power Mendukung Masa Depan yang Lebih Hijau dengan 13 Proper Emas

Bisnis | Senin, 25 Desember 2023 | 15:57 WIB

PLN Indonesia Power Dukung Penurunan Stunting dan Pelestarian Mangrove

PLN Indonesia Power Dukung Penurunan Stunting dan Pelestarian Mangrove

Bisnis | Rabu, 13 Desember 2023 | 12:20 WIB

PLN Indonesia Power Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi di COP28

PLN Indonesia Power Tegaskan Komitmen Dekarbonisasi di COP28

Bisnis | Kamis, 07 Desember 2023 | 12:47 WIB

Terkini

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

×