Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Pemerintah Pertimbangkan Stop Anggaran Beasiswa, Bagaimana Nasib LPDP?

M Nurhadi

Rabu, 17 Januari 2024 | 11:24 WIB
Pemerintah Pertimbangkan Stop Anggaran Beasiswa, Bagaimana Nasib LPDP?
Ilustrasi Beasiswa LPDP (Unsplash)

Suara.com - Beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bertujuan mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pendidikan yang baik dan berkualitas.

LPDP sendiri adalah lembaga yang berada di bawah pengawasan tiga kementerian, yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Agama.

Ada tiga sumber dana beasiswa LPDP, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dana yang didapat melalui investasi dari dana kelolaan dan berbagai sumber lain yang sesuai dengan ketentuan undang-undang, seperti hibah, hasil kerja sama, hasil riset, royalti atas hak paten, dana pihak ketiga, dan lain-lainnya. 

Namun, kabarnya pemerintah kini mempertimbangkan untuk menghentikan sementara alokasi APBN untuk beasiswa LPDP.

Sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, pemerintah mungkin menghentikan alokasi dana APBN sebesar Rp20 triliun untuk LPDP.

Dana tersebut, kata dia, lantas akan digunakan untuk penelitian serta pengembangan sektor pendidikan, salah satunya di perguruan tinggi.

"Mungkin kita akan menghentikan sementara. Dengan begitu, dana pendidikan sebesar 20 persen bisa digunakan sepenuhnya untuk memperbaiki sistem pendidikan, termasuk penelitian dan pengembangan di perguruan tinggi," ujarnya pada Selasa (16/1/2024) kemarin.

Ia menambahkan, dana terkait nantinya diarahkan untuk pengembangan riset, sesuai dengan arahan Presiden Jokowi yang menginginkan peningkatan dana riset.

Namun demikian, Muhadjir menegaskan, beasiswa LPDP tetap berjalan sebagaimana mestinya karena masih ada  dana abadi sebesar Rp136 triliun yang terus memberikan imbal hasil. Imbal hasil ini sendiri diperkirakan cukup untuk mendukung biaya LPDP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mata Garuda Luncurkan Seri Buku Skema Pembiayaan Inovatif untuk Pembangunan Indonesia

Mata Garuda Luncurkan Seri Buku Skema Pembiayaan Inovatif untuk Pembangunan Indonesia

Bisnis | Kamis, 11 Januari 2024 | 07:09 WIB

Debat Capres Ketiga: Jadwal, Tema Debat dan Dampaknya Pada APBN

Debat Capres Ketiga: Jadwal, Tema Debat dan Dampaknya Pada APBN

Bisnis | Minggu, 07 Januari 2024 | 13:50 WIB

Sepanjang Tahun 2023, IKN Sudat Sedot Duit Negara Rp26,7 Triliun

Sepanjang Tahun 2023, IKN Sudat Sedot Duit Negara Rp26,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 03 Januari 2024 | 10:23 WIB

Harga Naik Ugal-ugalan, Anggaran Ketahanan Pangan Bengkak jadi Rp112,7 Triliun

Harga Naik Ugal-ugalan, Anggaran Ketahanan Pangan Bengkak jadi Rp112,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 03 Januari 2024 | 10:13 WIB

APBN RI Tahun 2023 Tekor Rp347,6 Triliun

APBN RI Tahun 2023 Tekor Rp347,6 Triliun

Bisnis | Selasa, 02 Januari 2024 | 16:03 WIB

Pembangunan IKN dari APBN Tembus 16,1 Persen Total Anggaran, Banggar: Pendanaan Harus Berimbang

Pembangunan IKN dari APBN Tembus 16,1 Persen Total Anggaran, Banggar: Pendanaan Harus Berimbang

DPR | Rabu, 27 Desember 2023 | 11:29 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB