Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Tom Lembong Hingga Gibran Ribut soal LFP, Menteri Bahlil: Bahan Bakunya Kita Tidak Punya

Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 24 Januari 2024 | 15:37 WIB
Tom Lembong Hingga Gibran Ribut soal LFP, Menteri Bahlil: Bahan Bakunya Kita Tidak Punya
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia/Achmad Fauzi

Suara.com - Lithium Ferro Phosphate (LFP) menjadi barang panas setelah debat Cawapres minggu kemarin. Bahkan, bahan baku pengganti nikel dalam baterai kendaraan listrik ini membuat adu argumen antara Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dengan Co Captain Timnas AMIN Thomas Lembong atau Tom Lembong.

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia ikut berkomentar dengan soal LFP ini. Dia membantah, nikel tidak lagi dikejar investor untuk menjadi bahan baku baterai kendaraan listrik.

"Ini (LFP) sumber masalahnya, sumber polemik. Saya ingin katakan tidaklah benar kalau ada mantan pejabat atau pemikir ekonomi atuau siapa pun yang mengatakan bahwa nikel nggak lagi menajdi bahan yang dikejar-kejar oleh investor untuk membuat baterai mobil," ujarnya dalam konferensi pers di kantor BKPM, Jakarta, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga: Eks Mendag Muhammad Lutfi Ungkap Fakta Tersembuyi Soal LFP

Menurut dia, semua pihak tidak perlu berlarut untuk mempermasalahkan soal LFP. Karena, Indonesia tidak memiliki bahan baku LFP untuk baterai kendaraan listrik.

"Ingat LFP itu bahan bakunya phospat kita tidak ada. Di negara kita ltihium pun kita tidak punya," ucap dia.

Mantan Ketua Umum Hipmi menegaskan, seharusnya semua pihak kini fokus pada pembembangan sumber daya alam yang ada saja, seperti nikel. Apalagi, Bahlil bilang, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di Indonesia.

"Yang ada di kita itu mangan coal dan nikel. Sekarang kita ingin fokus mengembangkan SDA kita atau promosikan ke negara lain atau ada apa ini," kata dia.

"Jangan sampai ada antek asing di bangsa ini ada antek antek asing merusak tantanan dalam mempengaruhi kebijakan publik," pungkas Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Sindir Tom Lembong: Pimpin BKPM Merasa Jadi Menteri Investasi

Bahlil Sindir Tom Lembong: Pimpin BKPM Merasa Jadi Menteri Investasi

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 15:34 WIB

Bahlil Singgung Tom Lembong: Tak Mesti Jago Bikin Pidato Pintar Gaet Investasi

Bahlil Singgung Tom Lembong: Tak Mesti Jago Bikin Pidato Pintar Gaet Investasi

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 13:35 WIB

Menteri Bahlil Buka Borok Kinerja Investasi Tom Lembong

Menteri Bahlil Buka Borok Kinerja Investasi Tom Lembong

Bisnis | Rabu, 24 Januari 2024 | 12:01 WIB

Terkini

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Daftar Lokasi dan Jadwal Perbaikan Tol Jakarta - Tangerang Periode Mei 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

5 Cara Amankan Cicilan KPR saat Suku Bunga Naik

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:10 WIB

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Daftar Negara dengan Utang Paling Ekstrem, Indonesia Termasuk?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:52 WIB

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Awas Aksi Jual Asing! Saham Perbankan Jadi Sasaran Empuk Profit Taking

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:01 WIB

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Ekonom Ramal Rupiah Susah Turun ke Level Rp 16.000/USD

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:46 WIB

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bos GoTo Lapor ke Seskab Teddy, Telah Turunkan Potongan Komisi Ojol 8%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:39 WIB

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Prabowo Diminta Evaluasi PLN Imbas Insiden Blackout Sumatra: Rakyat Rugi Besar!

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:35 WIB

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Tekanan Ekonomi Bikin Investor RI Mulai Lirik Aset Kripto dan Emas Digital

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:28 WIB

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Begini Kondisi Listrik di Sumatra, Masih Banyak yang Padam?

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:16 WIB

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

OJK Lihat Bisnis BPD Masih Baik-baik Saja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:05 WIB