Kampanye Judi Pasti Rugi Makin Masif, Transaksi Judol Anjlok 57 persen

Achmad Fauzi | Suara.com

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:31 WIB
Kampanye Judi Pasti Rugi Makin Masif, Transaksi Judol Anjlok 57 persen
Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Jakarta, Rabu (19/6/2024). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar).
  • Gerakan Judi Pasti Rugi GoPay dan Komdigi sejak Oktober 2024 telah menjangkau lebih dari 60 juta orang.
  • Aktivitas kampanye melibatkan van keliling ke 66 kota di 21 provinsi selama delapan bulan.
  • Terkait upaya ini, nilai transaksi judi online turun 57 persen menjadi Rp155 triliun pada 2025.

Suara.com - Upaya pemberantasan praktik judi online (judol) di Indonesia terus menunjukkan hasil positif. Sinergi antara sektor swasta dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam menekan maraknya aktivitas ilegal tersebut, salah satunya melalui Gerakan Judi Pasti Rugi yang digagas GoPay dan didukung Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Gerakan Judi Pasti Rugi dijalankan secara masif dan berkelanjutan sejak Oktober 2024 dengan pendekatan edukatif dan kreatif. Kampanye ini melibatkan berbagai kanal, mulai dari media sosial, media massa, hingga kegiatan lapangan melalui van keliling yang menyambangi berbagai daerah di Indonesia.

Dalam perjalanannya, Gerakan Judi Pasti Rugi turut menggandeng Raja Dangdut Rhoma Irama yang mempopulerkan lagu bertema bahaya judi, sebagai upaya mendekatkan pesan edukasi kepada masyarakat luas. Hingga saat ini, gerakan tersebut telah menjangkau lebih dari 60 juta orang.

Van Judi Pasti Rugi diberangkatkan dari Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital RI di Jakarta pada 15 Mei 2025 dan berkeliling ke berbagai kota di Tanah Air. Selama sekitar delapan bulan, van tersebut singgah di 66 kota di 21 provinsi dengan total jarak tempuh hampir 30 ribu kilometer.

Kampanye Judi Pasti Rugi yang digagas Gopay. [Dok Gopay].
Kampanye Judi Pasti Rugi yang digagas Gopay. [Dok Gopay].

Di setiap kota, dilakukan beragam aktivitas interaktif dan edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya judi online.

Head of GoPay Wallet, Kelvin Timotius, menyampaikan gerakan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga ekosistem digital nasional tetap sehat dan aman.

"Gerakan Judi Pasti Rugi yang diinisiasikan GoPay dan didukung oleh Komdigi telah menjangkau lebih dari 60 juta orang, dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menjaga ekosistem digital di Indonesia tetap sehat, aman dan dipercaya masyarakat. Gerakan ini juga turut mendukung kebijakan Bank Indonesia, khususnya terkait keamanan transaksi dan perlindungan konsumen," ujar Kelvin di Jakarta yang dikutip, Minggu (1/2/2026).

Ia menambahkan, kampanye Judi Pasti Rugi akan terus dilanjutkan melalui media sosial guna mendorong kesadaran publik yang lebih luas sekaligus menekan praktik judi online.

"Di samping melalui gerakan Judi Pasti Rugi, GoPay juga memiliki teknologi Artifcial Intelligence untuk mencegah pencurian identitas, penyalahgunaan akun, hingga mendeteksi transaksi mencurigakan secara real time, sebagai langkah-langkah menghalau adanya praktik judi online," imbuhnya.

Sinergi edukasi dan pemanfaatan teknologi ini menunjukkan dampak yang nyata. Berdasarkan data terbaru Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), nilai transaksi judi online di Indonesia pada 2025 tercatat turun sebesar 57 persen menjadi Rp155 triliun, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp359 triliun.

Sementara itu, nilai deposit judi online juga mengalami penurunan sebesar 45 persen.

Atas kontribusinya dalam upaya pemberantasan judi online, Gerakan Judi Pasti Rugi memperoleh apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya dengan meraih Juara 1 kategori Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR) dari Perhumas Indonesia.

Penghargaan tersebut diberikan atas peran aktif GoPay dalam mengedukasi masyarakat serta mendukung langkah pemerintah memberantas praktik judi online.

Kolaborasi antara GoPay dan pemerintah ini dinilai menjadi contoh konkret bagaimana sinergi lintas sektor dapat memberikan dampak signifikan dalam menghadapi tantangan besar di era digital, khususnya dalam melindungi masyarakat dari praktik ilegal yang merugikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelaku UMKM Bisa Gunakan Fitur Ini di GoPay untuk Kelola Keuangan

Pelaku UMKM Bisa Gunakan Fitur Ini di GoPay untuk Kelola Keuangan

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 19:10 WIB

Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga

Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 19:24 WIB

Terhubung Judol, 5.284 Akun QRIS Ditutup!

Terhubung Judol, 5.284 Akun QRIS Ditutup!

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:51 WIB

Terkini

Hadapi Krisis Minyak, Presiden Prabowo Perintahkan Tambah Produksi Batu Bara

Hadapi Krisis Minyak, Presiden Prabowo Perintahkan Tambah Produksi Batu Bara

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 20:22 WIB

Semua Kementerian Akan Efisiensi untuk Jaga Defisit Anggaran, Kecuali MBG

Semua Kementerian Akan Efisiensi untuk Jaga Defisit Anggaran, Kecuali MBG

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:46 WIB

Awas, Ada Potensi Lonjakan Harga Barang Pokok Sehabis Lebaran

Awas, Ada Potensi Lonjakan Harga Barang Pokok Sehabis Lebaran

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:31 WIB

Tarif LRT Jabodetabek Cuma Rp1 Selama H1 dan H2 Lebaran 2026

Tarif LRT Jabodetabek Cuma Rp1 Selama H1 dan H2 Lebaran 2026

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 19:25 WIB

Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

Operasional BRI, BNI, Bank Mandiri dan BSI Selama Libur Nyepi dan Idulfitri

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:25 WIB

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Setiap Perjuangan Layak Ditemani: Perjalanan Ibu Wulan, Dari Titik Terendah Hingga Memiliki Rumah

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 18:13 WIB

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Ini 4 Pewaris yang Ditinggalkan

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 17:05 WIB

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:27 WIB

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 16:03 WIB

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Jasamarga Tambah Lajur Contraflow Jadi Tiga di Kamis Sore, Pemudik Meningkat 7 Persen

Bisnis | Kamis, 19 Maret 2026 | 15:28 WIB