Pembelaan Luhut Terkait Harga Nikel Anjlok: Kalau Terlalu Tinggi Bisa Berbahaya!

M Nurhadi

Kamis, 25 Januari 2024 | 11:08 WIB
Pembelaan Luhut Terkait Harga Nikel Anjlok: Kalau Terlalu Tinggi Bisa Berbahaya!
Hong Kong CBL Limited akan bangun pabrik baterai kendaraan listrik di Indonesia. [Antara]

Suara.com - Belakangan, harga nikel terus menunjukkan tren penurunan seiring dengan gencarnya Indonesia dalam memasarkan komoditas terkait. Dari dalam negeri, pemerintah seakan jor-joran dalam mendukung pengembangan kendaraan listrik dengan baterai berbahan nikel.

Terkait hal ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan punya pembelaan tersendiri.

Menurut dia, jika harga nikel naik signifikan dapat membawa dampak serius bagi perekonomian. Sebagai catatan, Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar di dunia.

"Kalau harga nikel terlalu tinggi itu sangat berbahaya, kita belajar dari kasus cobalt tiga tahun lalu harganya begitu tinggi, orang akhirnya mencari bentuk baterai lain. Ini salah satu pemicu lahirnya lithium ferro phosphate (LFP) itu," ujar Luhut melalui video di akun Instagram pribadi yang terverifikasi @luhut.pandjaitan pada Kamis (25/1/2024).

Sama halnya dengan nikel, Luhut menyatakan bahwa jika harga nikel menjadi terlalu tinggi, industri baterai listrik kemungkinan akan mencari solusi alternatif. "Jika kita menetapkan harga yang tinggi, orang akan mencari opsi lain karena perkembangan teknologi sangat cepat," ucap Luhut.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa baterai lithium berbasis nikel dapat didaur ulang, namun baterai LFP saat ini belum dapat didaur ulang.

"Tetapi ingat lithium battery itu bisa recycling, sedangkan tadi yang LFP itu tidak bisa recycling sampai hari ini tetapi sekali lagi teknologi itu terus berkembang. Kita bersyukur LFP juga kita kembangkan dengan China, tadi lithium battery juga kita kembangkan dengan China maupun dengan lain-lain," kata Luhut, dikutip dari Antara.

Dalam kesempatan itu, ia juga merespons kritikan perihal harga nikel anjlok. Luhut mengatakan bahwa seharusnya dapat dilihat tren harga nikel dalam 10 tahun terakhir.

"Siklus komoditas, baik itu batu bara, nikel, timah, atau emas, cenderung mengalami fluktuasi naik turun. Luhut menyatakan bahwa selama 10 tahun terakhir, harga nikel dunia berkisar di angka 15.000 dolar AS. Selama periode hilirisasi dari 2014-2019, harga rata-rata nikel bahkan hanya mencapai 12.000 dolar AS," katanya.

baca juga

Luhut juga menegaskan bahwa program hilirisasi memberikan dampak positif pada perekonomian Indonesia. "Kita mengalami inflasi di bawah 3 persen, yang baru terjadi saat ini. Selama 44 bulan, kita mencatatkan surplus ekspor, yang baru terjadi saat ini. Semua ini berkat program hilirisasi. Kita berhasil mempertahankan pertumbuhan ekonomi di angka 5 persen di tengah kondisi ekonomi global yang sulit, dan kita masih berupaya meningkatkannya ke angka di atas 5 persen, bahkan mungkin mencapai 6 persen pada tahun mendatang," sambung dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Gibran, Mantan Mendag Eks Jokowi 'Adu Mulut' Soal Nikel

Gara-gara Gibran, Mantan Mendag Eks Jokowi 'Adu Mulut' Soal Nikel

Bisnis | Kamis, 25 Januari 2024 | 11:04 WIB

Biodata dan Pendidikan Cucu Luhut yang Soroti Omongan Tom Lembong Jelekin Pemerintah

Biodata dan Pendidikan Cucu Luhut yang Soroti Omongan Tom Lembong Jelekin Pemerintah

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 10:32 WIB

Luhut Minta Cak Imin Jangan Jadi Pembohong Demi Kekuasaan, Publik: Kasih Paham Opung!

Luhut Minta Cak Imin Jangan Jadi Pembohong Demi Kekuasaan, Publik: Kasih Paham Opung!

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 10:02 WIB

Balas Serangan Luhut, Tom Lembong Sebut Luhut dan Bahlil Pasukan Pemadam Kebakaran

Balas Serangan Luhut, Tom Lembong Sebut Luhut dan Bahlil Pasukan Pemadam Kebakaran

Kotak Suara | Kamis, 25 Januari 2024 | 09:35 WIB

Luhut Pasang Badan ke Gibran Soal Tesla Pakai Nikel, Sebut Ragu dengan Intelektualitas Tom Lembong

Luhut Pasang Badan ke Gibran Soal Tesla Pakai Nikel, Sebut Ragu dengan Intelektualitas Tom Lembong

Otomotif | Kamis, 25 Januari 2024 | 08:27 WIB

Luhut Angkat Bicara soal Baterai LFP, Tuding Thomas Lembong Bohong soal Tesla

Luhut Angkat Bicara soal Baterai LFP, Tuding Thomas Lembong Bohong soal Tesla

Otomotif | Rabu, 24 Januari 2024 | 22:33 WIB

Terkini

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

Dari Tanah Papua ke Jakarta, Jejak Perlawanan di Balik Salib Merah PMKRI

News | Minggu, 01 November 2026 | 18:57 WIB

×