Alam Ganjar: Soft Skill Penentu Anak Muda Bisa Diterima di Dalam Lapangan Pekerjaan

Iwan Supriyatna

Rabu, 31 Januari 2024 | 10:20 WIB
Alam Ganjar: Soft Skill Penentu Anak Muda Bisa Diterima di Dalam Lapangan Pekerjaan
Kegiatan 'Ngobrol Bareng Mas Alam Ganjar: Muda, Kreatif dan Ideologis' yang diselenggarakan oleh Ganjaran Desa dan Lembaga Strategi Nasional di Pendopo Poseidon, Wonosobo, Jawa Tengah.

Suara.com - Muhammad Zinedine Alam Ganjar mengungkapkan bagaimana kondisi saat ini pendidikan formal harus menjadi fundamental dalam melakukan proses berpikir.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan 'Ngobrol Bareng Mas Alam Ganjar: Muda, Kreatif dan Ideologis' yang diselenggarakan oleh Ganjaran Desa dan Lembaga Strategi Nasional di Pendopo Poseidon, Wonosobo, Jawa Tengah.

Menurutnya, ada gap antara skill yang dimiliki oleh pencari lapangan kerja dan penyedia lapangan kerja. Soft skill menjadi hal yang penting bagaimana bisa anak muda bisa menyesuaikan dengan pasar lapangan kerja yang ada.

"Mas Rehan merupakan seorang peternak telur berbicara tentang banyak sekali yang mencari lapangan kerja tapi penyedia lapangan kerja itu mati-matian mencari pekerja yang memenuhi skill," terang Alam ditulis Rabu (31/1/2024).

Untuk itu, pentingnya kegiatan di luar aktifitas akademik dalam menunjang soft skill tersebut.

"Cari pengalaman melalui organisasi, volunteering, kompetisi atau bahkan NGO. Hal-hal seperti itu yang akan membentuk mindset dan menambah portofolio," lanjutnya.

Alam menambahkan pendidikan di kampus tidak hanya berbicara soal akademik saja, pentingnya berjejaring mencari teman sebanyaknya agar bisa berkolaborasi dalam berkarya, berwirausaha atau bahkan menemukan lapangan kerja.

"Kita harus berani mencoba untuk kita bisa keluar dari zona nyaman agar kita bisa beradaptasi di kemudian hari dan itu menjadi modal kita untuk mempersiapkan diri di lapangan pekerjaan," jawab Putra Ganjar Pranowo dan Siti Atiqoh.

Ditanya mengenai bagaimana seharusnya anak muda memilih antara berpikir idealis atau pragmatis, Alam mengatakan hal tersebut kembali pada diri masing-masing. Namun dirinya menyebutkan bahwa perlu ada keseimbangan antara keduanya.

baca juga

"Kondisi orang beda-beda, ada yang didorong untuk tetap realistis tapi ada yang bisa menggunakan idealismenya. Disesuaikan dengan kondisi masing-masing tapi yang pasti bisa kita memilih jalan yang pragmatis atau realistis tetap harus ada sisi idealisnya, begitulah sebaliknya," jawab Alam.

"Cuman kalau pendapat pribadi sebagai anak muda kita masih ada waktu dan masih ada akses untuk mengedepankan idealisme karena itu suatu harga yang mahal untuk anak muda," pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan masyarakat yang terdiri dari sejumlah karang taruna turut serta hadir dalam urun rembuk tersebut. Selain diskusi, turut serta penampilan dari sejumlah pegiat kesenian.

Dalam kesempatan tersebut, Alam pun mendeklarasikan komitmen Ikrar pemuda desa bersama pemuda desa lainnya yang berkomitmen untuk bersama-sama membangun anak muda dari desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Nyanyi saat Kampanye Disorot, Ini Beda Latar Belakang dan Pendidikan Alam Ganjar vs Kiesha Alvaro

Aksi Nyanyi saat Kampanye Disorot, Ini Beda Latar Belakang dan Pendidikan Alam Ganjar vs Kiesha Alvaro

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 19:09 WIB

Dijodoh-jodohkan dengan Eca Aura, Intip Latar Pendidikan El Rumi dan Alam Ganjar

Dijodoh-jodohkan dengan Eca Aura, Intip Latar Pendidikan El Rumi dan Alam Ganjar

Entertainment | Selasa, 30 Januari 2024 | 18:45 WIB

Adu Jejak Pendidikan Alam Ganjar dan Kiesha Alvaro, Mana Paling Mentereng?

Adu Jejak Pendidikan Alam Ganjar dan Kiesha Alvaro, Mana Paling Mentereng?

Lifestyle | Selasa, 30 Januari 2024 | 17:30 WIB

Terkini

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

×