Penyebab Toshiba Bangkrut dan Didepak dari Bursa Saham Jepang

M Nurhadi Suara.Com
Minggu, 25 Februari 2024 | 20:52 WIB
Penyebab Toshiba Bangkrut dan Didepak dari Bursa Saham Jepang
Ilustrasi Toshiba (Istimewa)

Melansir dari pemberitaan Reuters, pada Rabu, 20 Desember 2023 lalu, Toshiba secara resmi dihapus dari Bursa Saham Tokyo di hari itu juga. Alasannya yaitu telah terjadi pergolakan dan skandal yang ada di lingkup internal perusahaan. 

Hal ini pun berdampak terhadap antusias pembelian saham disertai dengan masa depan Toshiba yang semakin tidak jelas. Masih melansir sumber yang sama, Toshiba pada akhirnya dibeli oleh salah satu investor domestik yang dipimpin Japan Industrial Partners (JIP). 

JIP sendiri merupakan sebuah perusahaan ekuitas swasta asal Jepang. Di dalamnya termasuk ada Chubu Electric Power (perusahaan utilitas), Orix (perusahaan jasa keuangan), dan juga Rohm (produsen chip). Menurut kabar yang beredar, Toshiba dijual dengan harga $14 miliar.  

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI