Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.185,783
LQ45 612,558
Srikehati 299,552
JII 369,759
USD/IDR 17.990

Harga Cabai Makin Pedas, Mendag Zulhas Ungkap Biang Keroknya

Achmad Fauzi

Jum'at, 15 Maret 2024 | 14:38 WIB
Harga Cabai Makin Pedas, Mendag Zulhas Ungkap Biang Keroknya
Aksi Borong Mendag Zulhas saat mengunjungi Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (15/3/2024)/(Suara.com/Achmad Fauzi).

Suara.com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Mendag Zulhas) mengakui harga cabai memang tengah alami kenaikan di awal ramadan ini. Apalagi kenaikan itu didengar sendiri dari pedagang saat Mendag Zulhas meninjau Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur Jumat (15/3/2024).

Dalam kunjungannya itu, Ketua Umum PAN ini menemukan harga cabai bisa tembus Rp 100 ribu per kilogram. Akan tetapi, meski harganya naik, diklaimnya pasokan cabai tetap melimpah.

"Ada yang harganya naik, cabai. Kemarin kata ibu tadi ada yang Rp 70.000, pagi hari ini Rp 100.000 dan ada yang Rp 90.000, tapi barangnya ada," ujarnya usai meninjau Pasar Kramat Jati.

Mendag Zulhas menyebut, ada penyebab harga cabai melambung tinggi. Salah satunya, karena adanya gagal panen akibat curah hijau yang tinggi.

Dirinya menambahkan, komoditas tanam cabai ini serba salah, sebab jika hujan bisa gagal panen dan membusuk. Sedangkan, kalau musim panas dikerubuti kutu air.

"Cabai kalau hujan begini terus panennya gagal, kalau hujannya lebat besar panennya gagal, cabainya busuk kan, gitu. Jadi cabai itu susah, kalau kemarau terlalu panjang susah, kutu air banyak. Tapi kalau hujan ga berhenti-berhenti, dia juga panennya gagal," kata dia.

Kaget harga naik Rp 20.000/kg

Sebelumnya, Ketika berbincang dengan pedagang sayur mayur, Mendag Zulhas sempat kaget harga cabai naik Rp 20.000 setiap hari.

"Berapa harga-harga bu," tanya Mendag.

baca juga

"Cabai sekarang Rp 100.000/kg, kemarin Rp 70.000, Rp 80.000/kg," jawab Yuni, pedagang sayur mayur tersebut

"Naik Rp 20.000 sehari?" Zulhas kembali bertanya.

Lalu, pedagang menjawab bahwa memang di awal ramadan harga-harga pangan seperti cabai alami kenaikan. Menurut dia, sebelumnya harga cabai masih dibanderol Rp 60.000 per kg.

"Ini aja sebelumnya hanya Rp 60.000/kg.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sidak ke Pasar Kramat Jati, Mendag Zulhas Kaget Cabai Naik Rp 20.000 dalam Sehari

Sidak ke Pasar Kramat Jati, Mendag Zulhas Kaget Cabai Naik Rp 20.000 dalam Sehari

Bisnis | Jum'at, 15 Maret 2024 | 11:09 WIB

Datangi Pasar Kramat Jati, Mendag Zulhas Borong Jualan Pedagang

Datangi Pasar Kramat Jati, Mendag Zulhas Borong Jualan Pedagang

Bisnis | Jum'at, 15 Maret 2024 | 10:35 WIB

Mendag Zulhas Merasa Gembira Pasar Tanah Abang Kini Tak Lagi Sepi

Mendag Zulhas Merasa Gembira Pasar Tanah Abang Kini Tak Lagi Sepi

Bisnis | Kamis, 14 Maret 2024 | 15:35 WIB

Terkini

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:03 WIB

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:01 WIB

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 08:00 WIB

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku

Jawa Tengah | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:55 WIB

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:52 WIB

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:50 WIB

Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya

Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:39 WIB

IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara

IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:37 WIB

Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah

Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:35 WIB

Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie

Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 07:35 WIB

×