Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.855.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.195,229
LQ45 726,150
Srikehati 345,455
JII 489,856
USD/IDR 17.090

Daftar Perusahaan Milik Bahlil Lahadalia, Moncer di Sektor Tambang

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 19 Maret 2024 | 15:38 WIB
Daftar Perusahaan Milik Bahlil Lahadalia, Moncer di Sektor Tambang
Bahlil Lahadalia saat di arena debat keempat yang digelar di JCC Senayan, Minggu (21/1/2024). [Suara.com/Novian]

Suara.com - Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia kembali jadi perbincangan karena dugaan pelanggaran yang mencatut namanya. Kali ini terkait dengan daftar perusahaan milik Bahlil Lahadalia yang dipersoalkan oleh publik.

Jabatan sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal diembannya selama beberapa tahun, dan menghasilkan cukup banyak kebijakan. Belakangan perbincangan tentang dirinya semakin santer, setelah ia menyatakan akan mendistribusikan IUP yang telah dicabut kepada masyarakat, UMKM, hingga koperasi. Berikut daftar perusahaan milik Bahlil,

1. PT Rifa Capital

Perusahaan ini adalah induk dari 10 anak usaha lain yang dimilikinya. Letaknya ada di Jakarta Selatan, dan memiliki anak usaha di bidang perkebunan, properti, transportasi, pertambangan, hingga konstruksi.

Beberapa nama perusahaan yang ada di bawahnya antara lain adalah PT Ganda Nusantara, PT MAP Surveillance, dan PT Pandu Selaras. Asetnya berupa lahan tambang batu bara di Fak-Fak dan Halmahera.

2. PT Dwijati Sukses

Meski telah memiliki Rifa Capital yang bergerak di banyak jenis industri, ternyata menteri yang satu ini juga memiliki perusahaan lain yang bergerak di bidang konstruksi atau properti. Nama perusahaan ini sering muncul di situs lelang proyek pemerintah.

Tentu hal ini cukup membuat banyak orang gusar, sebab secara praktis perusahaan ini adalah milik menteri yang menjabat di pemerintahan, dan rawan terjadi konflik kepentingan pada urusan lelang yang dilakukan oleh pemerintah pada proyek-proyeknya.

3. PT Bersama Papua Unggul

Perusahaan ini berfokus pada bidang konstruksi, dan menjadi salah satu perusahaan yang berhasil memenangkan lelang proyek pembangunan Jalan Bofuwer-Windesi atau MYC bersama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Di samping bidang konstruksi, perusahaan ini juga bergerak di bidang perdagangan, instalasi listrik, telekomunikasi, hingga mekanikal.

4. PT Meta Mineral Pradana

Dengan izin tambang yang luas konsesi gabungannya mencapai lebih dari 600 hektar di Konawe Utara, perusahan ini menjadi bisnis selanjutnya yang dimiliki oleh Bahlil. Dari komposisi sahamnya, PT Rifa Capital memiliki sebesar 10% saham, sedangkan PT Bersama Papua Unggul memiliki sebesar 90% saham.

Secara praktis, PT Meta Mineral Pradana juga adalah miliki Bahlil selaku pemilik dari dua perusahaan yang memiliki saham di sana.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Menteri Bahlil Mau Kasih Izin Tambang ke Ormas

Alasan Menteri Bahlil Mau Kasih Izin Tambang ke Ormas

Bisnis | Selasa, 19 Maret 2024 | 08:30 WIB

Bahlil Dikabarkan Bersitegang dengan Luhut Soal Tambang, Ini Kondisi yang Sebenarnya

Bahlil Dikabarkan Bersitegang dengan Luhut Soal Tambang, Ini Kondisi yang Sebenarnya

Bisnis | Selasa, 19 Maret 2024 | 07:47 WIB

JATAM Singgung Korupsi Politik dan Gurita Bisnis Bahlil, KPK Didesak Bergerak

JATAM Singgung Korupsi Politik dan Gurita Bisnis Bahlil, KPK Didesak Bergerak

News | Senin, 18 Maret 2024 | 20:59 WIB

Diduga Biayai Kampanye Jokowi-Maruf di Pilpres 2019, JATAM Bongkar Gurita Bisnis Tambang Menteri Bahlil Lahdalia

Diduga Biayai Kampanye Jokowi-Maruf di Pilpres 2019, JATAM Bongkar Gurita Bisnis Tambang Menteri Bahlil Lahdalia

News | Senin, 18 Maret 2024 | 19:14 WIB

Dituding Tarik Upeti, Bahlil: Kita Proses Hukum, Biar Tidak Ada Dosa di Antara Kita!

Dituding Tarik Upeti, Bahlil: Kita Proses Hukum, Biar Tidak Ada Dosa di Antara Kita!

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 17:01 WIB

Daftar 'Operator' Bahlil Dalam Jalankan Gurita Bisnis

Daftar 'Operator' Bahlil Dalam Jalankan Gurita Bisnis

Bisnis | Senin, 18 Maret 2024 | 16:40 WIB

Terkini

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 21:11 WIB

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:47 WIB

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:18 WIB

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 20:05 WIB

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:27 WIB

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 19:05 WIB

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:58 WIB

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:57 WIB

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:51 WIB

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit

Bisnis | Rabu, 08 April 2026 | 18:17 WIB