Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.500,187
LQ45 746,355
Srikehati 345,870
JII 522,139
USD/IDR 17.117

Gaduh Soal Jerat Utang Pinjol ke Mahasiswa, Indonesia Ternyata Sudah Telat

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 29 Maret 2024 | 00:36 WIB
Gaduh Soal Jerat Utang Pinjol ke Mahasiswa, Indonesia Ternyata Sudah Telat
Ilustrasi pinjol. Gaduh kasus mahasiswa harus berutang melalui pinjaman online (pinjol) demi membayar uang kuliah ternyata bukan barang baru di luar negeri.

Suara.com - Gaduh kasus mahasiswa harus berutang melalui pinjaman online (pinjol) demi membayar uang kuliah ternyata bukan barang baru di luar negeri.

Indonesia boleh dikatakan telat dalam menerapkan metode pembayaran biaya kuliah melalui fintech ini.

Co-Founder Modal Rakyat Fintech Stanislaus M mengatakan pinjaman pembiayaan bagi mahasiswa melalui pinjol adalah hal yang lumrah di sejumlah negara. Bahkan kata dia ada Fintech yang memberanikan diri untuk melakukan pinjaman sebesar Rp2 miliar kepada calon setiap mahasiswa. 

"Fintech lending untuk edukasi itu bukan yang baru, Indonesia sebetulnya sudah telat. Karena banyak pemain-pemain fintech di luar negeri seperti US (Amerika Serikat) seperti SoFi yang biasa meminjamkan anak-anak S2, MBA sampai Rp2 miliar," kata Stanislaus dalam diskusi Core Indonesia bertajuk 'Biaya Kuliah Kelas Menengah' di Jakarta pada Kamis (28/3/2024).

Menurut Stanislaus fintech-fintech ini sangat berani untuk memberikan pinjaman utang kepada calon nasabahnya karena tahu mahasiswa tersebut memiliki masa depan yang cerah sehingga dirasa cukup menguntungkan. 

"Mereka tahu akan kualitas anak-anak tersebut, mereka tahu bahwa mereka adalah future the leader," ungkapnya. 

Lainnya halnya dengan Indonesia kata, industri ini kata dia masih di pandang sebelah mata dan cukup menakutkan bagi setiap kalangan termasuk juga mahasiswa. 

"Fintech ini sebetulnya sangat membantu, tapi karena ada pemain ilegal jadi merusak citra semua fintech. Kita tidak mendistraksi bank, yang ada kita justru membantu bank " katanya.

"Jadi kalau fintech ini banyak yang bilang mencekik, saya katakan itu hanya oknum yang melakukan. Kita hanya membantu karena fintech bisa jadi pilihan karena bank tidak membantu atau dengan limited option," pungkasnya. 

Sebelumnya viral di media sosial X dengan postingan akun @ITBfess tentang kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menawarkan mahasiswa membayar uang kuliah tunggal (UKT) menggunakan pinjaman online atau biasa di kenal Pinjol berbunga.

Diketahui dalam postingan tersebut berisi selebaran yang berisikan tentang pengajuan pinjaman berserta cicilan untuk biaya kuliah di ITB. Disebutkan di selembaran tersebut, pihak ketiga merupakan mitra resmi ITB. Selain itu terdapat program cicilan enam bulan hingga 12 bulan. Proses pengajuan tanpa down payment (DP) dan tanpa jaminan apapun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri-ngeri Sedap Perbankan Berikan Pinjaman Kuliah ke Mahasiswa

Ngeri-ngeri Sedap Perbankan Berikan Pinjaman Kuliah ke Mahasiswa

Bisnis | Kamis, 28 Maret 2024 | 17:31 WIB

Buru Dua Tersangka TPPO Modus Ferienjob Mahasiswa ke Jerman, Polri: Kemanapun Kita Kejar!

Buru Dua Tersangka TPPO Modus Ferienjob Mahasiswa ke Jerman, Polri: Kemanapun Kita Kejar!

News | Kamis, 28 Maret 2024 | 10:56 WIB

Mahasiswi Tewas Terjatuh dari Lantai 9 Apartemen Laguna Pluit, Polisi Temukan Sepucuk Surat dan Sketsa Gambar

Mahasiswi Tewas Terjatuh dari Lantai 9 Apartemen Laguna Pluit, Polisi Temukan Sepucuk Surat dan Sketsa Gambar

News | Senin, 25 Maret 2024 | 23:26 WIB

Terkini

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

IHSG Terus Terbang, Tembus Level 7.600 Pagi Ini

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 09:16 WIB

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Ritual Aneh Investor Agar Cuan: Dari Punggung Sakit George Soros Hingga Ramalan Bintang

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

18 Saham Ditendang dari Bursa, BEI: Itu Peringatan Buat Emiten

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:52 WIB

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Transaksi Digital Melonjak, Bank Mega Syariah Raup DPK Rp709 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS

Prabowo Temui Vladimir Putin saat Menhan Teken Kesepakatan Menteri Perang AS

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:42 WIB

Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik

Klaim Pemerintah Strategi One Way Berhasil Tekan Kepadatan Kendaran saat Mudik

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:11 WIB

Emiten PPRO Keluarkan Strategi Gali Pendapatan Berulang di Kawasan Hunian

Emiten PPRO Keluarkan Strategi Gali Pendapatan Berulang di Kawasan Hunian

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:07 WIB

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Wall Street Masih Terbang Setelah Trump Pede Bisa Damai dengan Iran

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 08:01 WIB

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

OJK Izinkan Punya Utang di Bawah Rp1 Juta Bisa Ajukan KPR, Ini Aturan Barunya

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:32 WIB

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Biaya Asuransi Masih Mahal, OJK Sebut Masyarakat Keluarkan Dana Rp 175 T

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 07:29 WIB