Bosnya 'Babak Belur' Dikritik DPR, Saham Timah (TINS) Kebakaran Pagi Ini

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 03 April 2024 | 09:39 WIB
Bosnya 'Babak Belur' Dikritik DPR, Saham Timah (TINS) Kebakaran Pagi Ini
Ilustrasi. Pergerakan saham PT Timah Tbk (TINS) pada perdagangan pagi hari ini Rabu (3/4/2024) tampak kebakaran jenggot pagi ini.

Suara.com - Pergerakan saham PT Timah Tbk (TINS) pada perdagangan pagi hari ini Rabu (3/4/2024) tampak kebakaran jenggot, pasalnya emiten timah plat merah tersebut terpantau mengalami pelemahan cukup dalam.

Mengutip data RTI, saham TINS pagi ini sempat dibuka pada level hijau di 930 pada pukul 09:00 Wib tapi sayangnya penguatannya tak terlalu lama. Setelah itu TINS terhempas ke zona merah ke level paling bawah di 875 pada pukul 09:15 Wib.

Saham TINS melemah cukup dalam sebesar 3,78 persen dengan turun 35 poin pada awal mula perdagangan hari ini.

Terpantau sebanyak 37 juta lembar saham TINS sudah dilego dengan nilai mencapai Rp33 miliar dan frekuensi perdagangan sebanyak 3.163 ribu kali.

Sentimen pelemahan saham TINS boleh dibilang imbas skandal kasus mega korupsi yang menjerat petinggi TINS dengan sejumlah pengusaha tambang dan negara berpotensi mengalami kerugian lingkungan mencapai Rp271 triliun. 

Kemarin, Selasa (2/4/2024) Komisi VI DPR RI melakukan rapat dengar pendapat dengan BUMN PT Timah Tbk. Dalam RDP itu Direktur Utama Timah Ahmad Dani terlihat 'babak belur' dikritik habis oleh para anggota dewan.

Dani dianggap tak bisa menerangkan alasan kenapa kinerja keuangan perusahaan mengalami penurunan drastis.

Semua kinerja keuangan terlihat hancur semua, habis ini kan, betul-betul dirampok habis. Ini hebat sekali banyak nggak tahu tiba-tiba besar! Bahkan dirut yang rampok itu tahun 2020 dipilih kembali. Saking hebatnya merampok 2020 dipilih lagi," kata Anggota Komisi VI Darmadi Durianto, Selasa (2/4/2024).

Dalam presentasi dengan anggota Komisi VI DPR tersebut, Dani memang terlihat sangat gugup dan ucapannya terkadang terbata-bata. Dani diketahui baru saja menjadi Dirut emiten timah tersebut sejak 6 bulan lalu.

baca juga

"Presentasi ini menandakan bapak nggak siap datang sini. Karena berbagai pertanyaan yang diminta tadi terlihat jelas bapak tidak siap. Mungkin bapak bisa berkelit bapak baru 6 bulan, tapi bapak terlihat sangat stres, tidak ada nafsu, tidak punya spirit, dan tenaga datang ke sini," kata Darmadi.

Sementara itu, anggota komisi lainnya Deddy Sitorus meminta RDP kali ini dihentikan karena tidak siapnya Dani dalam menjawab pertanyaan yang akan diutarakan para anggota dewan.

"Saya berharap kita selesaikan saja sekarang! Tetapi pertemuan ini dengan tegas meminta PT Timah berikan laporan terperinci termasuk menjelaskan kasus yang sedang hangat itu satu, kemudian bagaimana menjelaskan tata niaga itu merugikan," kata Deddy Sitorus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diajak Susah Sebelum Menikah, Sandra Dewi Malah Ngerasa Beruntung Mau Menemani Harvey Moeis

Diajak Susah Sebelum Menikah, Sandra Dewi Malah Ngerasa Beruntung Mau Menemani Harvey Moeis

Lifestyle | Rabu, 03 April 2024 | 09:34 WIB

Rugikan Negara Rp271 T, Harvey Moeis Cuma Perlu Jual 1 Jam Tangan buat Bayar Denda Korupsi Timah

Rugikan Negara Rp271 T, Harvey Moeis Cuma Perlu Jual 1 Jam Tangan buat Bayar Denda Korupsi Timah

Lifestyle | Rabu, 03 April 2024 | 09:10 WIB

Bak Superhero, Harvey Moeis Lebih Disayang Anak Ketimbang Sandra Dewi Gegara Sering Beliin Ini

Bak Superhero, Harvey Moeis Lebih Disayang Anak Ketimbang Sandra Dewi Gegara Sering Beliin Ini

Lifestyle | Rabu, 03 April 2024 | 09:06 WIB

Terkini

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Utama, Pasokan Anjlok ke Level Terendah dalam 3 Dekade

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 07:53 WIB

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Menurut Weton dan Primbon Jawa

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

Donald Trump Sebut Perang Iran Segera Berakhir Usai Pemilu AS

News | Minggu, 13 September 2026 | 07:25 WIB

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Apa Perbedaan antara Cleansing Gel dan Cleansing Foam?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 07:18 WIB

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 07:15 WIB

×