Bank Mandiri Taspen Masuk ke Kelompok KBMI 2 di Q1 2024

Iwan Supriyatna

Rabu, 24 April 2024 | 10:40 WIB
Bank Mandiri Taspen Masuk ke Kelompok KBMI 2 di Q1 2024
Karyawan Bank Mandiri Taspen sedang melayani nasabah saat melakukan transaksi di KCP Rawamangun, Jakarta, Rabu (23/4). Konsisten dalam menjalankan transformasi yang berkelanjutan, Bank Mandiri Taspen berhasil naik kelas menjadi Bank yang masuk ke kelompok KBMI 2 di Q1 2024.

Suara.com - Konsisten dalam menjalankan transformasi yang berkelanjutan, Bank Mandiri Taspen berhasil naik kelas menjadi Bank yang masuk ke kelompok KBMI 2 di Q1 2024.

Hal ini didorong dari pertumbuhan yang sustain dan sehat yang ditunjukkan dengan NPAT per Desember 2023 sebesar Rp. 1,4 Triliun yang merupakan pencapaian NPAT tertinggi yang dicapai Bank Mandiri Taspen dan yang tertinggi di antara Bank di kelompok KBMI 1 di tahun 2023.

Pencapaian NPAT tersebut dihasilkan dari pertumbuhan aset yang sehat dengan rasio NPL per Desember 2024 terjaga di kisaran 0.44% (gross).

“Hal ini menjadi milestone baru yang tentunya akan semakin meningkatkan trust level nasabah dan membuat kami lebih competitive dalam meningkatkan akuisisi dana pihak ketiga,” ujar Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Elmamber P. Sinaga ditulis Rabu (24/4/2024).

Bank Mandiri Taspen akan konsisten dalam mengembangkan dan meluncurkan produk-produk inovatif yang memudahkan bagi nasabah, khususnya ASN/TNI/POLRI/Pegawai swasta aktif maupun pensiunan.

Sesuai dengan tagline, “Tiada Kata Pensiun Untuk Berkarya” Bank Mandiri Taspen menyediakan wadah dan men-support kegiatan-kegiatan di Komunitas Mantap Indonesia untuk mendorong nasabah pensiunan tetap sehat, aktif dan produktif di masa pensiun.

Bank Mandiri Taspen akan terus melakukan transformasi berkelanjutan untuk meningkatkan kehandalan sistem dan layanan kepada nasabah, salah satunya melalui pengembangan new core banking system yang direncanakan akan live di tahun 2024 ini.

Melalui new core banking system yang dikembangkan Bank Mandiri Taspen optimis dapat bersaing untuk menjadi salah satu yang terbaik di kelompok Bank KBMI 2.

Saat ini Bank Mandiri Taspen telah memiliki layanan mobile banking app yang diberi nama Movin. Sejak diluncurkan di tahun 2022 saat ini total transaksi Movin telah mencapai ½ juta transaksi per bulan dari 85 ribu nasabah aktif.

baca juga

Sejalan dengan trend perbankan ke depan, Bank Mandiri Taspen akan terus menyempurnakan Movin sebagai layanan mobile banking yang unggul dengan kelengkapan produk dan fitur finansial perbankan, mendukung kebutuhan finansial hingga kebutuhan lainnya dan tetap mudah digunakan, khususnya oleh nasabah pensiunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Taspen Umumkan Para Pemenang Undian Bertabur Hadiah Bank Mandiri Taspen 900 Juta

Bank Mandiri Taspen Umumkan Para Pemenang Undian Bertabur Hadiah Bank Mandiri Taspen 900 Juta

Bisnis | Jum'at, 29 Maret 2024 | 10:12 WIB

Bank Mandiri Taspen Gelar Safari Ramadan di Seluruh Kantor Cabang di Indonesia

Bank Mandiri Taspen Gelar Safari Ramadan di Seluruh Kantor Cabang di Indonesia

Bisnis | Senin, 25 Maret 2024 | 08:59 WIB

Bank Mandiri Taspen Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Para Pensiunan

Bank Mandiri Taspen Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Para Pensiunan

Bisnis | Rabu, 07 Februari 2024 | 15:16 WIB

Terkini

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:41 WIB

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

BB Cream Emina Apakah Waterproof? Intip Formula dan Ketahanannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:39 WIB

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

5 Zodiak yang Jago Menawar Harga saat Belanja, Bukan Pelit tapi Cerdik

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

Presiden Apresiasi Perjuangan Atlet di Asian Games, Komitmen Tingkatkan Bina Olahraga Sejak Dini

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet

Huawei FreeClip 2 Dual Color Rilis: TWS Unik dengan Desain Jepit Telinga dan Baterai Awet

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

Viral Cerdas Cermat Aneh di Sibolga, Pertanyaan Belum Selesai Tapi Jawabannya Sudah Tahu

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Peredaran Rokok Ilegal Tembus 13,9 Persen, Potensi Kehilangan Cukai Hampir Rp40 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:23 WIB

×