Bank Mandiri Taspen Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Para Pensiunan

Iwan Supriyatna

Rabu, 07 Februari 2024 | 15:16 WIB
Bank Mandiri Taspen Gelar Operasi Katarak Gratis untuk Para Pensiunan
Operasi katarak gratis dari Bank Mandiri Taspen.

Suara.com - Pagi itu Jumadi berangkat pagi-pagi buta dari rumahnya kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan. Jumadi menuju RS Islam Sukapura di Jakarta Utara untuk menjalani oraperasi katarak, sebuah program persembahan dari Bank Mandiri Taspen.

Pensiunan Kementrian Luar Negeri (Kemenlu) itu berjalan teratih-tatih menggunakan tongkat dan harus dituntun oleh sang anak lantaran matanya hampir mengalami kebutaan total karena penyakit katarak yang dideritanya.

Pria berusia 70 tahun itu bercerita, dirinya sejak pensiun di Kemenlu tahun 2009 lalu mulai mengalami gejala katarak, mata kanannya mulai berkurang pengelihatannya. Namun, beberapa tahun terakhir penyakitnya bertambah parah.

Mata bapak dua anak itu hampir mengalami kebutaan total. Karenanya, selain menggunakan tongkat dia pun harus dibantu oleh anaknya dalam kehidupannya sehari-hari.

“Untuk jalan susah, mau apapun dan mau jalan kemana-mana ya harus dibantu anak saya, sudah ga keliatan,” ujar Jumadi ditulis Rabu (7/2/2024).

Jumadi menuturkan selama 36 tahun mengabdi sebagai pegawai negeri sipil, dirinya tidak penah mengalami ganguan pengelihatan, dia mengaku kondisinya sekarang membuatnya merasa menjadi beban keluarga.

“Ya, kan saya mau apa-apa harus dibantu anak mantu, makan minum, kalau jalan ditemenin, katanya takut jatuh karena tidak bisa ngeliat, apalagi istri saya sudah meninggal dua tahun lalu, jadi anak mantu tambah repot,” kata Jumadi.

Jumadi bersyukur dan berterima kasih bisa mengikuti operasi katarak gratis dari Bank Mandiri Taspen. Dia berharap matanya bisa sembuh dan program ini bisa terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Harapannya operasi mata saya berjalan lancar dan saya bisa melihat lebih jelas lagi. Yang jelas adanya Bank Mandiri Taspen ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, apalagi seperti saya pensiunan ini,” ujar Jumadi.

baca juga

Senada dengan Jumadi, pasien Operasi Katarak lainnya, Marmi, juga harus berangkat lebih awal dari tempat tinggalnya di kawasan Jasingan, Kabupaten Bogor. Marmi merupakan istri dari seorang pensiunan guru yang juga menjadi nasabah bank Mandiri Taspen.

Ibu berusia 58 tahun yang sehari-harinya hanya sebagai rumah tangga biasa ini mengaku bersyukur program dari Bank Madiri Taspen yang bisa juga dirasakan oleh keluarga dari nasabahnya. Dia bercerita dirinya baru merasakan ada kelainan pada mata kanannya sejak setahun lalu. Awalnya Marni tidak memperdulikannya, namun lama kelamaan makin parah.

“Suami saya dapat info dari Bank Mandiri Taspen cabang Leuwiliang kalau ada Operasi Katarak. Alhamdulillah semoga mata saya bisa sehat lagi,” ujarnya.

Penyakit katarak merupakan gangguan degeneratif, menurut dr Rio Rhendy, Sp.M (K) dari Perhimpunan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI). Katarak mirip dengan uban di rambut. Katarak dapat dialami semua orang seiring dengan pertambahan usia.

“Meskipun munculnya berbeda pada setiap orang, biasanya katarak muncul di usia 56 tahun saat pensiun,” ujarnya saat pemeriksaan awal para pasien.

Dia menyebutkan katarak bisa berdampak sosial dan ekonomi pada keluarga penderita. Penderita katarak harus ditemani anggota keluarga untuk membantu aktivitas dan kesehariannya.

“Ibunya sakit katarak otomatis anaknya harus menemani, takut ibunya terjatuh dan lainnya,” ujarnya.

Hal ini mengakibatkan produktivitas dan aktivitas anggota keluarga itu menurun.

“Hasilnya, ekonomi keluarga pun ikut berkurang,” ungkapnya.

Sementara, Direktur Utama Bank Mantap Elmamber Petamu Sinaga mengungkapkan, operasi katarak ini merupakan wujud kepedulian dan syukur Bank Mandiri Taspen di hari jadinya yang ke-9 sekaligus wujud dari tiga pilar program Bank Mandiri Taspen.

Operasi Katarak ini merupakan program Mantap Melihat dari Bank Mandiri Taspen. Dalam pelaksanaanya, sejak tahap screening,operasi, dan pasca operasi, Bank Mandiri Taspen bekersama dengan PT Asuransi Allianz Life Indonesia, dan PERDAMI.

Untuk awal tahun 2024 ini, program ini digelar di dua kota yakni di Jakarta dan Surabaya. Selanjutnya, masih dalam tahun 2024, Bank Mandiri Taspen akan menggelar di kota-kota lainnya di Indonesia, seperti Makassar atau kota lainnya.

Para pasien Operasi Katarak ini adalah para nasabah atau keluarganya yang sebelumnya telah mengikuti pemeriksaan awal atau screening di gedung Graha Mantap, Menteng Jakarta Pusat pada Rabu (24/1) lalu. Dalam screeening ini, Bank Mandiri Taspen bekerjsama dengan Allianz Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada, Katarak Bisa Terjadi Pada Bayi Lahir Akibat Toksoplasma: Begitu Cara Atasinya

Waspada, Katarak Bisa Terjadi Pada Bayi Lahir Akibat Toksoplasma: Begitu Cara Atasinya

Health | Kamis, 25 Januari 2024 | 14:38 WIB

Pos Indonesia Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak, Gandeng Pertiwi Jabar

Pos Indonesia Gelar Bakti Sosial Operasi Katarak, Gandeng Pertiwi Jabar

Video | Minggu, 21 Januari 2024 | 12:00 WIB

Pertiwi Jabar Gelar Baksos Operasi Katarak, Masyarakat Antusias Mendaftar

Pertiwi Jabar Gelar Baksos Operasi Katarak, Masyarakat Antusias Mendaftar

Bisnis | Rabu, 17 Januari 2024 | 06:49 WIB

Terkini

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bosnya Keciduk, Saham Summarecon Agung Anjlok 6,02 Persen

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:31 WIB

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja

Review Last Seen: Thriller yang Menekan Emosi, Bukan Cuma Twist Saja

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:30 WIB

Polda Metro Sita 518 Cartridge Vape Berisi Etomidate, Satu Pria Ditangkap.

Polda Metro Sita 518 Cartridge Vape Berisi Etomidate, Satu Pria Ditangkap.

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural

Ulasan Drakor Head Over Heels: Melawan Takdir Berbalut Romansa Remaja Supernatural

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Pasokan Minyak Dunia Terancam Lumpuh Total Usai Houthi Gempur Arab Saudi

Pasokan Minyak Dunia Terancam Lumpuh Total Usai Houthi Gempur Arab Saudi

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:29 WIB

Pemerintah Perlu Terapkan 5 Langkah untuk Atasi Transfer Pricing dan Underinvoicing CPO

Pemerintah Perlu Terapkan 5 Langkah untuk Atasi Transfer Pricing dan Underinvoicing CPO

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:25 WIB

Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan

Milad ke-23 AASI, Industri Asuransi Syariah Jaga Momentum Pertumbuhan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:21 WIB

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

×