Pengertian Rush Money dan Bahaya Dampaknya

M Nurhadi

Senin, 29 April 2024 | 10:24 WIB
Pengertian Rush Money dan Bahaya Dampaknya
Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Boy Rafly Amar memberikan keterangan pers terkait pelaku penyebar isu rush money di daerah Penjaringan, di Jakarta, Sabtu (26/11).

Suara.com - Rush Money pernah muncul dan populer pada fase awal pandemi Covid-19 lalu, di tahun 2020. Belakangan istilah ini kembali muncul dan jadi sorotan.

Pengertian Rush Money

Rush money mengacu pada sebuah fenomena ketika masyarakat melakukan penarikan tunai dari bank, yang terjadi serentak dan bersamaan dalam jumlah yang besar. 

Namun di sisi lain hal ini dapat membuat likuiditas bank menjadi terganggu. Bank secara praktis dapat mengalami pengurangan aliran dana yang signifikan di waktu bersamaan, dan berada di fase krisis tunai yang dapat membuat sistem perbankan menjadi kacau.

Beberapa hal dapat memicu terjadinya fenomena ini. Antara lain:

  • Terjadinya keresahan atau kepanikan yang berlebihan di masyarakat
  • Ketidakmampuan bank dalam mengelola dana dalam keadaan genting
  • Adanya suara yang memprovokasi hal ini terjadi
  • Keadaan ekonomi secara nasional atau umum yang kurang baik

Jika ditelusuri lebih jauh akan terdapat banyak sekali faktor penting yang dapat memicu terjadinya kondisi ini. Namun demikian secara singkat dapat Anda cermati pada empat poin singkat di atas tadi.

Lalu Apa Dampaknya?

Ketika rush money terjadi, terdapat beberapa dampak utama yang akan dirasakan, baik dari sisi perbankan atau dari sisi masyarakat sebagai nasabah.

  • Pertama, secara praktis bank akan kekurangan uang dalam bentuk tunai dan dapat mengalami kebangkrutan. Ketiadaan uang tunai ini akan membuat aktivitas bisnis bank dan kegiatan operasional kacau
  • Kedua, merugikan nasabah secara umum. Mengapa? Sebab simpanan jangka panjang yang dimiliki seperti deposito juga akan ditarik sebelum jatuh tempo, sehingga nilainya turun dan masyarakat masih harus membayar pinalti yang diberikan
  • Ketiga, membuat perekonomian menjadi rentan. Penarikan uang tunai dalam jumlah besar akan membahayakan pelaku usaha dan ekonomi, sebab uang tidak akan berputar
  • Keempat, hanya membawa keuntungan untuk provokator yang menjadi dalang fenomena ini. Mengapa? Sebab provokator akan mengambil keuntungan dari fluktuasi kurs dan indeks saham akibat kepanikan masyarakat

Sangat disarankan untuk memahami kondisi ekonomi sebelum menentukan langkah selanjutnya. Jangan mudah terbawa isu atau gosip yang membuat Anda terburu-buru mengambil keputusan.

baca juga

Penarikan secara besar-besaran justru akan merugikan masyarakat sebagai pemilik aset. 

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hampir Meninggal, Cerita Chicco Jerikho Pernah Alami Syok Sepsis

Hampir Meninggal, Cerita Chicco Jerikho Pernah Alami Syok Sepsis

Video | Senin, 29 April 2024 | 09:00 WIB

Anak Muda, Silakan Ikut Layanan Asuransi untuk Jamin Faktor Tidak Terduga

Anak Muda, Silakan Ikut Layanan Asuransi untuk Jamin Faktor Tidak Terduga

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 16:58 WIB

UMKM Ampuh Menopang Perekonomian Saat Pandemi, Angka Kemiskinan Ikut Turun

UMKM Ampuh Menopang Perekonomian Saat Pandemi, Angka Kemiskinan Ikut Turun

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 11:03 WIB

6 Proyek Penawaran Investasi PT MRT Jakarta Meluncur di TOD Jepang

6 Proyek Penawaran Investasi PT MRT Jakarta Meluncur di TOD Jepang

Bisnis | Kamis, 25 April 2024 | 16:45 WIB

Perputaran Cuan MotoGP Mandalika Rp 4,5 T: KEK Pentaskan JDM Funday 2024

Perputaran Cuan MotoGP Mandalika Rp 4,5 T: KEK Pentaskan JDM Funday 2024

Bisnis | Kamis, 25 April 2024 | 07:28 WIB

Di Balik Kepergian Sang Legenda, Terkuak Riwayat Kesehatan Mooryati Soedibyo

Di Balik Kepergian Sang Legenda, Terkuak Riwayat Kesehatan Mooryati Soedibyo

News | Rabu, 24 April 2024 | 20:07 WIB

Terkini

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

Pramono Dukung Konser Kanye West di Jakarta: Gerakkan Roda Ekonomi dan Wisata

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

4 Isu Sosial dalam Novel Klasik Pride and Prejudice,Tak Hanya Kisah Cinta!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:15 WIB

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

'Kalau Ganggu Kesehatan Harus Dilarang', Sinyal Tegas Mendagri Tertibkan Sound Horeg

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Kebakaran Lahan di Ciumbuleuit Bandung Diduga Dipicu Sampah Ilegal, Farhan Dorong Penyelidikan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:11 WIB

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

Orang Kepercayaan Nusron Wahid Diduga Minta Fee Rp2 Miliar untuk Urus HGB Summarecon

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:07 WIB

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

KPK Ungkap 8 Tersangka OTT BPN dan Barbuk Rp106,3 Miliar

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 20:06 WIB

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Gedor Wilayah Cicendo, Tim Gabungan Kota Bandung Eksekusi 18 Bangunan Liar demi Penataan Ruang

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 20:05 WIB

×