Daftar Wilayah Penghasil Emas di Indonesia

Iwan Supriyatna, Syifa Nur Layla

Selasa, 30 April 2024 | 11:00 WIB
Daftar Wilayah Penghasil Emas di Indonesia
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Suara.com - Sejumlah wilayah Ibu Pertiwi dikaruniai kekayaan sumber daya mineral yang tak ada habisnya. Mulai dari tembaga, batu bara, minyak bumi, nikel hingga emas.

Tak heran jika Indonesia punya cadangan terbesar keenam dunia dengan kelimpahan emasnya. Indonesia menduduki peringkat satu dalam hal kepemilikan tambang emas terbesar dunia. Lalu, wilayah Indonesia bagian apa saja yang paling kaya kandungan emasnya?

Papua Tengah

PT Freeport Indonesia membangun lokasi smelter emas di Mimika, Papua Tengah. The Grasberg Mine adalah nama termasyur yang didapat perseroan tersebut, sebab menjadi salah satu smelter emas terbesar di Indonesia.

Adapun produksi emas pada kuartal I/2024 mencapai 545.00 ounce. Produksi meningkat ketimbang tahun kemarin yaitu 402.000 ounce. Sementara itu, emas yang berhasil terjual sebanyak 564.000 ounce dengan harga jual yang merangkak naik sebesar US$2,145 per ounce.

Nusa Tenggara Barat

Selain Papua Tengah, provinsi penghasil emas lainnya ada di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Di lokas ini, berdiri smelter emas milik PT Amman Mineral Tbk.

Awal mulanya, perseroan tersebut memproduksi 25.000 ha emas. Kemudian seiring berjalannya waktu mengeksplorasi wilayah IUPK seperti prospek eksplorasi Elang.

Di sana, eksplorasi semakin meluas ke Site Batu Hijau, Kabupaten Sumbawa Barat. Ternyata wilayah itu mampu memproduksi 17,8 ton emas.

baca juga

Kalimantan Tengah

Pulau Kalimantan merupakan wilayah yang kaya akan simpanan cadangan alam, salah satunya emas. Cadangan emas tersebut bisa mengantongi 40 juta ton.

Adapun daerah terbesarnya berada di Desa Pujon, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Desa tersebut bahkan mendapat julukan desa emas sebab mayoritas masyarakat bekerja sebagai penambang emas.

Jawa Timur

Tambang Tujuh Bukit populer dengan nama Tumpang Pitu. Berlokasi di Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur. Cadangan emas di sana bisa mencapai 28 juta ons.

PT Bumi Suksesindo telah mengelola emas di Tumpang Pitu sejak 2017 silam. Perseroan tersebut punya rencana usia tambang selama 9 tahun lamanya. Pada 2020, cadangan mineral Tumpung Pitu diperkirakan masih 702.000 ons emas.

Sumatera

Pada 2008, Pulau Sumatera terdeteksi punya cadangan emas sebesar 168 juta ton. Pada tahun yang sama, kemudian dimulai adanya konstruksi pertambangan emas.

Berdasarkan kontrak kaya dengan pemerintah Indoensia, rencana produksi akan berlangsung sampai 2033 mendatang. Adapun luas dari area tambang mencapai 1.303 km persegi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Harga Rp 1.325.000/Gram

Emas Antam Hari Ini Tertahan di Harga Rp 1.325.000/Gram

Bisnis | Selasa, 30 April 2024 | 08:34 WIB

Emas Antam Lagi Turun Nih, Cek Deretan Harganya

Emas Antam Lagi Turun Nih, Cek Deretan Harganya

Bisnis | Senin, 29 April 2024 | 08:49 WIB

Pelaku Usaha Toko Emas Mulai Beralih Jualan Secara Online

Pelaku Usaha Toko Emas Mulai Beralih Jualan Secara Online

Bisnis | Sabtu, 27 April 2024 | 15:43 WIB

Terkini

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Rokan Hulu Kembali Perpanjang Sistem Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

Babak Baru Kasus TPPU: Tepis Aset Rp846 Miliar, Febrie Adriansyah Siap 'Tarung' di Pengadilan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:48 WIB

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum

Bekaci | Rabu, 16 September 2026 | 09:47 WIB

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

×