Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Alasan Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kerugian Ternyata Tak Main-main

M Nurhadi

Minggu, 05 Mei 2024 | 13:25 WIB
Alasan Pabrik Sepatu Bata Tutup, Kerugian Ternyata Tak Main-main
Ilustrasi Pabrik Sepatu Bata [Ist]

Suara.com - PT Sepatu Bata Tbk telah memutuskan untuk menutup pabriknya di Purwakarta, Jawa Barat, mulai tanggal 30 April 2024. Keputusan ini diambil karena perusahaan mengalami kerugian.

"Kami memutuskan untuk menghentikan operasi Pabrik PT Sepatu Bata Tbk di Purwakarta," ujar Corporate Secretary Sepatu Bata, Hatta Tutuko, seperti yang dilaporkan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip pada Minggu (5/5/2024).

Hatta menjelaskan bahwa perusahaan telah melakukan berbagai upaya selama empat tahun terakhir untuk mengatasi kerugian dan tantangan industri yang disebabkan oleh pandemi serta perubahan perilaku konsumen yang cepat.

Namun, Hatta menegaskan bahwa perseroan tidak lagi dapat melanjutkan produksi di pabrik Purwakarta karena permintaan pelanggan terhadap produk yang diproduksi di sana terus menurun. Selain itu, kapasitas produksi pabrik tersebut jauh melebihi kebutuhan yang dapat dipenuhi secara berkelanjutan oleh pemasok lokal di Indonesia.

"Keputusan ini membuat perusahaan tidak bisa lagi menjalankan kegiatan produksi di pabrik yang terletak di Purwakarta," lanjut dia.

Sepatu Bata merupakan merek sepatu yang telah menjadi ikon di Indonesia sejak masa kolonial Belanda. Bisnis ini telah berkembang pesat, namun dampak pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu telah memberikan pukulan bagi bisnis sepatu dari Ceko tersebut.

Pada tahun 2021, perusahaan memutuskan untuk menutup sejumlah gerai yang tidak menguntungkan sebagai upaya untuk memperbaiki kinerja perusahaan.

Perusahaan mencatat penurunan penjualan sebesar 49 persen, dari Rp931,27 miliar pada tahun 2019 menjadi Rp459,58 miliar pada tahun 2020. Hal ini mengakibatkan kerugian perusahaan yang pada tahun 2019 hanya sebesar Rp23,44 miliar melonjak menjadi Rp177,76 miliar sepanjang tahun 2020.

Dalam laporan mereka, perusahaan menyatakan bahwa penurunan kinerja ini disebabkan oleh dampak pandemi COVID-19 yang mempengaruhi daya beli masyarakat. Situasi ini telah menyebabkan pertumbuhan belanja konsumen melambat dari 5,01 persen menjadi 2,84 persen pada kuartal I 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Duka! Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Bangkrut, PHK Ratusan Pekerja

Kabar Duka! Pabrik Sepatu Bata di Purwakarta Bangkrut, PHK Ratusan Pekerja

Bisnis | Sabtu, 04 Mei 2024 | 21:16 WIB

Dianggap Berisik, Lokasi Syuting Drama Park Eun Bin Dilempari Batu Bata

Dianggap Berisik, Lokasi Syuting Drama Park Eun Bin Dilempari Batu Bata

Your Say | Senin, 01 Mei 2023 | 11:04 WIB

Mengintip Proses Pembuatan Batu Bata di Talang Belido Muaro Jambi

Mengintip Proses Pembuatan Batu Bata di Talang Belido Muaro Jambi

Your Say | Senin, 13 Maret 2023 | 12:02 WIB

Bikin Haru! Siswa Ini Rela Kerja Buruh Batu Bata Demi Bisa Ikut Study Tour, Warganet: Kenapa Enggak Digratiskan?

Bikin Haru! Siswa Ini Rela Kerja Buruh Batu Bata Demi Bisa Ikut Study Tour, Warganet: Kenapa Enggak Digratiskan?

Lifestyle | Rabu, 25 Januari 2023 | 17:06 WIB

Potret Pria Perbaiki Mobil yang Sudah Hancur Bikin Publik Heran, Manfaatkan Semen dan Batu Bata

Potret Pria Perbaiki Mobil yang Sudah Hancur Bikin Publik Heran, Manfaatkan Semen dan Batu Bata

Otomotif | Kamis, 01 September 2022 | 08:30 WIB

Melihat Kemegahan Menara Spiral Malwiya di Irak

Melihat Kemegahan Menara Spiral Malwiya di Irak

Foto | Sabtu, 13 Agustus 2022 | 11:00 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB