Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.319,613
LQ45 635,207
Srikehati 308,696
JII 378,581
USD/IDR 18.032

Cadangan Devisa Dikuras Buat Tahan Jebloknya Rupiah, Bos BI: Ya Memang Wajarnya Gitu

Achmad Fauzi

Rabu, 08 Mei 2024 | 16:53 WIB
Cadangan Devisa Dikuras Buat Tahan Jebloknya Rupiah, Bos BI: Ya Memang Wajarnya Gitu
Gubernur BI, Perry Warjiyo (Bloomberg via Getty Images/Bloomberg)

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo meminta semua pihak tidak khawatir dengan turunnya nilai cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2024.

Menurut dia, kondisi itu adalah hal yang wajar dalam penggunaan cadangan devisa untuk menahan ajloknya rupiah terhadap dolar AS.

Tercatat Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2024 sebesar 136,2 miliar dolar AS, jumlah itu menurun dibandingkan posisi pada akhir Maret 2024 sebesar 140,4 miliar dolar AS. 

"Jadi kenapa cadangan devisa nggak usah gundah gulana, nggak usah insecure, ya memang wajarnya gitu," ujar Perry dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Dia memaparkan, sebenarnya cadangan devisa itu salah satu alat atau instrumen untuk menjaga nilai tukar rupiah tetap stabil.

Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas menunjukkan mata uang Rupiah dan Dolar AS di tempat penukaran uang Dolar Indo, Jakarta, Kamis (20/10/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

Perry bilang, cadangan devisa bakal bertambah jika dapat guyuran dari neraca arus modal masuk atau inflow dan surplusnya neraca perdagangan.

"Tapi akan turun kalau memang terjadi outflow dan stabilisasi nilai tukar, itu adalah begitu," ucap dia.

Perry mengklaim bahwa jumlah cadangan devisa masih jauh dari cukup. Hal ini tercermin dari standar kecukupan pembayaran impor yang hanya 3 bulan, saat ini posisi cadangan devisa tinggi di level 6,1 bulan.

Kemudian, ungkap dia, dari ukuran IMF juga, cadangan devisa masih jauh lebih tinggi dari berdasarkan Reserve Adequacy Ratio.

baca juga

"Ya memang kita kumpulkan pas panen, sekarang lagi terjadi outflow dan stabilitas ya turun, tapi kami pastikan bahwa stoknya itu, jauh lebih cukup, dari yang kita perlukan," tegas Perry

"Ukurannya internasional 3 bulan dan juga ada ukuran IMF yang lebih tinggi dari kebutuhan, sehingga singkatnya cadangan devisa akan naik, caranya dengan kebijakan kemaren dan terjadi inflow termasuk ada demand," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Pakai Cadangan Devisa Hingga Ciut Demi Bayar Utang Hingga Tahan Rupiah Agar Tak Jeblok

BI Pakai Cadangan Devisa Hingga Ciut Demi Bayar Utang Hingga Tahan Rupiah Agar Tak Jeblok

Bisnis | Rabu, 08 Mei 2024 | 14:01 WIB

Data Pertumbuhan Ekonomi RI Belum Bantu, Rupiah Masih Melemah Terhadap Dolar AS

Data Pertumbuhan Ekonomi RI Belum Bantu, Rupiah Masih Melemah Terhadap Dolar AS

Bisnis | Selasa, 07 Mei 2024 | 10:05 WIB

Rupiah Menguat di Bawah Rp 16.000/USD Pagi Ini

Rupiah Menguat di Bawah Rp 16.000/USD Pagi Ini

Bisnis | Senin, 06 Mei 2024 | 10:32 WIB

Terkini

Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:51 WIB

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:49 WIB

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:48 WIB

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:47 WIB

Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak

Serial Monster Kembali dengan Season Baru, Angkat Kasus Pembunuh Berkapak

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata

Menteri LH dan Gubernur Sulsel Turun Tangan Percepat Proyek PSEL Mamminasata

Sulsel | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

Waspada Video Lawas! Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Demo Anarkis Bisa Dipidana

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:39 WIB

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Link Download Logo Hari Pramuka 2026 ke-65 Format PNG Resmi dan Maknanya

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

Menko Polkam Bantah Pagar Tinggi Mal Terkait Isu Keamanan Agustus 2026

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:34 WIB

×