Pengolahan Sampah Menjadi Kompos, Solusi Kurangi Sampah Domestik di Kutai Timur

Iwan Supriyatna

Sabtu, 11 Mei 2024 | 18:17 WIB
Pengolahan Sampah Menjadi Kompos, Solusi Kurangi Sampah Domestik di Kutai Timur
Cara Membuat Kompos dari Sampah Organik Rumahan. (Freepik)

Suara.com - Andika Yohantoro, tokoh muda Kutai Timur, telah lama berjuang dalam pengolahan sampah organik dan anorganik di CTC (Composting Training Center) yang ada di Sangatta. Awalnya, ia aktif sebagai Ketua Remaja Kreatif Peduli Lingkungan (RKPL) di wilayah penghasil tambang batubara terbesar di Indonesia ini. Kepedulian Andika dipicu saat melihat kebiasaan warga membuang sampah sembarangan di jalan-jalan perkampungan warga.

Mulanya, Andika mengajak warga memilah sampah di setiap rumah dan dikumpulkan dengan metode Bank Sampah. Memang tak mudah melakukannya, namun berkat kegigihannya, kini kebiasaan itu telah menjadi hal rutin yang dilakukan warga. Setiap Jumat, Andika mendorong nasabah Bank Sampah agar tabungan sampahnya disedekahkan.

“Hasil sedekah sampah digunakan untuk yatim piatu dan kegiatan sosial. Tiga rumah tak layak huni berhasil direnovasi menjadi rumah layak huni yang sumber dananya berasal dari Sedekah Sampah ini,” jelas Andhika ditulis Sabtu (11/5/2024).

Selain itu, menurutnya, kegiatan Jumat Berbagi juga digagas untuk membagikan makanan bagi yang membutuhkan.

“Pengelolaan sampah ini akhirnya dapat menjadi berkah bagi semua,” tutur Andika.

Tak hanya pengangkutan sampah rumah tangga dan pemilahan sampah yang dilakukan di Pusat Pengolahan Sampah atau CTC, program lainnya adalah daur ulang sampah menjadi kompos.

Kompos yang dihasilkan dapat mencapai 20kg/karung dan dijual seharga Rp45ribu. Omzet dari kompos mencapai Rp40juta per bulan. Sementara itu, sampah plastik diolah menjadi BBM Pertalite, solar, dan minyak tanah.

Sampah organik yang dihasilkan per hari adalah sekitar 3 ton, dan sampah anorganik 1 kuintal atau 2 ton per minggu.

“Pengolahan sampah menjadi kompos adalah salah satu solusi dalam mengurangi sampah domestik di Kutai Timur,” jelas Andhika lagi.

baca juga

Andika adalah peraih penghargaan Kalpataru pada 2022 di tingkat Kaltim untuk kategori Penyelamat Lingkungan. Sepak terjangnya dalam pelestarian lingkungan membuat Andika menjadi juara 1 Local Heroes setelah sebelumnya memenangkan Lomba Kampung Bersemi dan penerima PNPM Mandiri terbaik se-Indonesia.

Composting Training Center (CTC) adalah salah satu program tanggung jawab sosial dan lingkungan atau CSR (Corporate Social Responsibility) yang secara konsisten dilakukan PT Kaltim Prima Coal (KPC).

CTC dan berbagai program lain, seperti Dusun Konservasi dan Program Kampung Iklim (Proklim) merupakan contoh kolaborasi program yang dilakukan antara KPC dengan berbagai pihak di Kabupaten Kutai Timur untuk menangani permasalahan lingkungan yang terkait pengelolaan sampah domestik.

KPC senantiasa menerapkan prinsip Good Mining Practice dalam operasional tambang dengan mekanisme ramah lingkungan, yang salah satu tujuannya adalah meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan.

Komitmen implementasi pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan dilakukan oleh emiten batubara terbesar di Indonesia sekaligus induk usaha KPC, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI).

Perubahan komposisi lingkungan sebagai bagian dari proses penambangan harus dapat memberikan dampak positif dan dengan nilai ekonomi sosial yang tinggi bagi pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar lokasi tambang.

Pengelolaan lingkungan yang berbasis pada inovasi teknologi tentu merupakan hal penting untuk bersaing dalam pertambangan global.

Presiden Direktur BUMI, Adika Nuraga Bakrie menekankan, “BUMI melalui anak usahanya di wilayah sekitar tambang selalu memegang komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam menyukseskan kegiatan SDGs.”

Aga menambahkan, “Praktik-praktik terbaik diharapkan dapat menciptakan kemandirian dan memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan dan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daur Ulang 7,5 Kuintal Sampah Jadi Sumber Daya Bernilai, Bobobox Tekan Emisi Gas Rumah Kaca 334.5 Ton CO

Daur Ulang 7,5 Kuintal Sampah Jadi Sumber Daya Bernilai, Bobobox Tekan Emisi Gas Rumah Kaca 334.5 Ton CO

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2024 | 07:40 WIB

INAPLAS Tegaskan Komitmen untuk Dukung Pemerintah Atasi Polusi Sampah Plastik

INAPLAS Tegaskan Komitmen untuk Dukung Pemerintah Atasi Polusi Sampah Plastik

Bisnis | Selasa, 30 April 2024 | 16:27 WIB

SIG 'Sulap' 559 Ribu Ton Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Pengganti Batu Bara

SIG 'Sulap' 559 Ribu Ton Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif Pengganti Batu Bara

Bisnis | Rabu, 24 April 2024 | 18:49 WIB

Terkini

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum

Jakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:03 WIB

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

Kericuhan Malioboro Dinilai Jadi Kanal Frustrasi Sosial, Represif Aparat Hanya Perburuk Keadaan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Buku Revolusi Nuklir: Menjelajahi Masa Depan dan Keganjilan Hidup Manusia

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

Bicara Kasus Keracunan MBG, Kepala BGN Sudaryono: Hancur Hatiku, Saya Baper

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:59 WIB

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Wisatawan Arab Saudi Mabuk Tusuk Ojol dan Sekuriti di Denpasar

Bali | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Harga dan Spesifikasi HP Flagship Terbaru di Indonesia: Mewah, Performa Gahar!

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bos Danantara Pandu Sjahrir Tak Bantah Miliki Saham di Supra Sekuritas

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:55 WIB

×