Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Profil Indofarma, BUMN Farmasi Tunggak Gaji Pegawai, Ini Rincian Nominal yang Harus Diberikan

Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 22 Mei 2024 | 20:57 WIB
Profil Indofarma, BUMN Farmasi Tunggak Gaji Pegawai, Ini Rincian Nominal yang Harus Diberikan
Ilustrasi pegawai Indofarma/(Dok Indofarma.id) - Profil Indofarma, BUMN Farmasi Tunggak Gaji Pegawai, Ini Rincian Nominal yang Harus Diberikan

Suara.com - Baru-baru ini publik telah dikejutkan dengan berita pegawai Indofarma yang tidak menerima gaji. Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengungkapkan bahwa Kementerian BUMN belum menentukan nasib para pegawai PT Indofarma Tbk (INAF). Saat ini, Kementerian BUMN masih menunggu hasil dari proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang sedang dijalani oleh Indofarma.

Arya menambahkan bahwa selama menunggu hasil proses PKPU, karyawan Indofarma akan terus bekerja. Biofarma, menurut Arya, masih mencari proyek-proyek yang dapat dikerjakan oleh Indofarma.

Sementara itu, menepis pemberitaan mengenai gaji pegawai Indofarma yang tidak dibayarkan, Arya mengungkapkan bahwa gaji pegawai PT Indofarma Tbk sebetulnya sudah selalu dibayarkan oleh induk usahanya PT Biofarma (Persero). Bahkan, pembayaran gaji pegawai emiten bersandi saham INAF ini juga telah ditanggung Biofarma selama berbulan-bulan lalu.

Perlu diketahui bahwa Indofarma ini adalah anak perusahaan PT Biofarma (Persero), bagian dari Holding BUMN Farmasi, yang bergerak di bidang alat-alat kesehatan. Untuk mengetahui lebih lanjut seputar profil Indofarma, mari simak ulasannya di bawah ini. 

Sejarah Indofarma

Perusahaan ini memulai sejarahnya pada 11 Juli 1918 sebagai pabrik salep dan kasa pembalut di lingkungan Centrale Burgerlijke Ziekenhuis, yang sekarang dikenal sebagai RS Cipto Mangunkusumo.

Pada tahun 1931, pabrik tersebut dipindahkan ke Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, dan mulai memproduksi tablet serta injeksi. Selama masa pendudukan Jepang di Indonesia, pabrik ini dikelola oleh Takeda Pharmaceutical Company.

Setelah Indonesia merdeka, pada tahun 1950, pabrik tersebut diambil alih oleh Departemen Kesehatan dan diberi nama "Pusat Produksi Farmasi". Pabrik ini kemudian mulai memproduksi obat-obatan esensial.

Pada tanggal 11 Juli 1981, status Pusat Produksi Farmasi diubah menjadi perusahaan umum (Perum) dengan nama "Indonesia Farma" (Indofarma). Pada tahun 1988, perusahaan ini membangun pabrik baru di atas lahan seluas 200 hektar di Cibitung, Bekasi, yang mulai beroperasi tiga tahun kemudian. Pada tahun 1996, status perusahaan ini diubah kembali menjadi persero.

Pada tahun 2000, perusahaan ini memperluas usahanya ke bidang distribusi dan perdagangan farmasi dengan mendirikan PT Indofarma Global Medika (IGM). Pada tanggal 17 April 2001, perusahaan ini resmi terdaftar di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya.

Pada tahun 2012, perusahaan ini mulai mengkomersialisasikan unit bisnis yang memproduksi alat-alat pabrik farmasi, yaitu Indomach. Pada tahun 2013, melalui IGM, perusahaan ini mendirikan PT Farmalab Indoutama untuk bergerak di bidang laboratorium pengujian ekivalensi dan klinis.

Pada tanggal 31 Januari 2020, pemerintah resmi menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini kepada Bio Farma sebagai bagian dari upaya membentuk holding BUMN di sektor farmasi.

Produk Indofarma

Indofarma Tbk (INAF) adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang farmasi dan telah berdiri sejak tahun 1918. Perusahaan ini terus berkembang dan memperluas usahanya ke bidang farmasi, diagnostik, alat kesehatan, serta industri makanan.

Indofarma memproduksi berbagai jenis produk, termasuk Obat Generik Bermerek (OGB), Over The Counter (OTC) & Makanan, Obat Keras Bermerek (Ethical Branded), Alat Kesehatan, Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga, dan Non-Alat Kesehatan. Selain memproduksi produk sendiri, Indofarma juga menawarkan layanan Toll In Manufacturing, di mana mereka memproduksi obat menggunakan fasilitas mereka berdasarkan pesanan dari perusahaan lain.

Pemilik Indofarma

Pada tahun 1918, sebuah pabrik kecil yang terletak di lingkungan Rumah Sakit Pusat Pemerintah Kolonial Belanda mulai memproduksi beberapa jenis salep dan kasa pembalut, menandai awal berdirinya PT Indonesia Farma (Persero) Tbk. Kini, Indofarma telah berkembang menjadi salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan penting dalam mendukung program Pemerintah Indonesia untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Direksi BUMN Tak Akan Berani Ambil Risiko apabila Keputusan Bisnis Dipidana

Direksi BUMN Tak Akan Berani Ambil Risiko apabila Keputusan Bisnis Dipidana

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2024 | 17:28 WIB

Stafsus Erick Ungkap Nasib Karyawan Indofarma Setelah Ada Manipulasi Laporan Keuangan

Stafsus Erick Ungkap Nasib Karyawan Indofarma Setelah Ada Manipulasi Laporan Keuangan

Bisnis | Rabu, 22 Mei 2024 | 09:52 WIB

Gaji Karyawan Indofarma Seret, Stafsus Erick Thohir: Udah Kebanyakan Dibantu Biofarma

Gaji Karyawan Indofarma Seret, Stafsus Erick Thohir: Udah Kebanyakan Dibantu Biofarma

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 15:56 WIB

Wamen BUMN Janji Mau Bayar Gaji Karyawan Indofarma, Tapi Kapan?

Wamen BUMN Janji Mau Bayar Gaji Karyawan Indofarma, Tapi Kapan?

Bisnis | Selasa, 21 Mei 2024 | 12:31 WIB

Terkini

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Target Harga CBDK saat Saham Kuatkan Basis Recurring Income

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 20:08 WIB

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Hutama Karya Mempercepat Proyek Sekolah Rakyat di 4 Provinsi, Mana Saja?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:58 WIB

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Kisah Potorono Bantul Jadi Desa BRILian, UMKM Tumbuh dan Ekonomi Warga Kian Menggeliat

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:05 WIB

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

BRI Hadir di Jogja 10K 2026, Perkuat Sport Tourism dan Digitalisasi UMKM

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:29 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Mengetuk Pintu Langit, Pegadaian Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Medan

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Rupiah Anjlok ke Level Terburuk Sepanjang Masa, 'Kalah' dari Mata Uang Zimbabwe

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:20 WIB

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

5 Investasi yang Aman untuk Anak Muda dan Pemula, Minim Risiko

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 11:05 WIB

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Trump Terima Usulan Damai Perang Iran, Selat Hormuz Mulai Kondusif?

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:45 WIB

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Pergerakan Harga Emas Hari Ini, Minggu 3 Mei 2026

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Kisah Shiroshima, UMKM Batik Asal Yogyakarta yang Go Internasional dan Tembus Paris Fashion Week

Bisnis | Minggu, 03 Mei 2026 | 08:53 WIB