Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Apa Itu GovTech? Berikut Hal-hal yang Wajib Diketahui dari Government Technology

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 27 Mei 2024 | 11:56 WIB
Apa Itu GovTech? Berikut Hal-hal yang Wajib Diketahui dari Government Technology
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Presiden Jokowi secara resmi meluncurkan GovTech setelah dasar kebijakan ini ditekan pada akhir tahun 2023 lalu melalui Perpres No. 82/2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional. Di dalamya mengatur soal percepatan Government Technology (GovTech).

Lantas apa itu GovTech atau Government Technology? GovTech adalah kebijakan pemerintah yang memanfaatkan perangkat lunak  guna mengalihkan pemerintah dari alur kerja berbasis tradisional yang mengandalkan perangkat lama seperti kertas dan beralih ke infrastruktur digital yang lebih modern.

GovTech, menurut Bank Dunia , adalah pendekatan pemerintah terhadap modernisasi sektor publik berbasis teknologi.

GovTech menekankan tiga poin utama yaitu aksesibilitas universal, layanan yang mengutamakan masyarakat, penyelenggaraan pemerintahan yang efisien dan transparan.

Aplikasi GovTech dirancang untuk mengotomatisasi alur kerja administratif, menyederhanakan komunikasi antardepartemen dan pemerintah-konstituen, serta menjaga cadangan data pemerintah dan mudah diakses melalui sistem berbasis cloud yang aman di dunia maya.

GovTech disebut-sebut mirip dengan FinTech dengan tipe pelayanan yang berbeda dan tidak berfokus pada keuangan.

Manfaat GovTech

Mengotomatiskan alur kerja pemerintah dan menyimpan data daerah di cloud sangat memudahkan pemegang kebijakan. Melansir GovPilot, berikut 5 manfaat GovTech.

1. Otomatisasi Sistem Pemerintahan

Patut diakui, sebagian besar tugas dan layanan pemerintah kepada masyarakat berkutat pada banyak tugas administratif seperti mengisi dokumen, mengarsipkan dokumen, menyerahkan dokumentasi kepada pejabat pemerintah terkait dan mitra sektor swasta dan lain sebagainya.

Terlepas dari birokrasi yang ruwet, alur tersebut di atas tentu akan memakan waktu yang lama. GovTech menggunakan teknologi otomatisasi proses robotik yang dirancang untuk mengotomatiskan banyak tugas tanpa memakan waktu yang lama.

Dengan adanya GovTech, petugas yang biasanya berkutat dengan administrasi bisa dialihfungsikan bekerja untuk tugas yang lebih membutuhkan tenaga manusia.

Anda bisa bayangkan, bagaimana otomatisasi seperti pengumpulan data kesehatan masyarakat seperti BPJS Kesehatan membuat laporan semakin cepat dan ringkas?

2. Hemat Waktu

GovTech diklaim mampu mengurangi jumlah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan alur kerja pemerintah. Dengan otomatisasi proses robotik yang dibahas di atas, berikut contoh penghematan waktu antar departemen melalui solusi perangkat lunak pemerintah:

Departemen panitera di Galloway, NJ beralih ke GovPilot untuk menangani permintaan catatan publik terbuka secara digital.

Karyawan melaporkan penghematan waktu sebesar 80% dengan menggunakan perangkat lunak permintaan catatan publik dibandingkan dengan rute tradisional berbasis kertas, dengan permintaan catatan terbuka turun dari rata-rata 50% dari waktu kerja mereka menjadi hanya 10%. 

3. Biaya yang Lebih Murah

Lantaran lebih hemat waktu, adanya GovTech juga menghemat anggaran pemerintah lebih besar. Hal ini karena ketika memanfaatkan GovTech lebih tepat sasaran maka lebih banyak pekerjaan yang selesai tepat waktu tanpa menghabiskan banyak energi dan biaya tambahan.

4. Pengumpulan Data yang Efisien

Dengan memanfaatkan GovTech berbasis cloud, data akan dikumpulkan dan disampaikan menjadi laporan yang informatif dan dapat disesuaikan secara real-time.

Setiap kedinasan akan dapat memantau berbagai hal seperti jumlah pengeluaran, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas, tingkat penyelesaian aplikasi, dan lainnya, untuk mendukung pengambilan keputusan di masa depan.

5. Alur yang Lebih Simpel

Meskipun banyak bisnis dan organisasi pemerintah telah beralih ke metode pengarsipan online, namun pemerintah daerah diduga masih banyak menggunakan penyimpanan dokumen kertas fisik.

Pendekatan berbasis kertas ini sangat tidak efisien karena pekerja administratif harus mengarsipkan dokumen secara manual, dan pejabat harus pergi ke kantor panitera atau departemen terkait untuk mengakses file yang diperlukan. Jika terjadi kebakaran atau badai, dokumentasi penting bisa hilang selamanya.

Dengan alur kerja pemerintahan tanpa kertas, dokumen yang relevan secara otomatis dikirimkan kepada pejabat pemerintah setelah diserahkan dan disimpan di cloud, menghemat waktu dan menjaga keamanan data pemerintah.

Proses inspeksi juga akan disederhanakan untuk semua departemen, termasuk inspeksi kesehatan, inspeksi bangunan, dan inspeksi properti kosong dengan GovInspect, sehingga menghemat waktu berharga pemerintah.

GovTech memiliki potensi untuk secara menyeluruh mengubah alur kerja, efisiensi, produktivitas, dan transparansi pemerintah. Dengan peningkatan efisiensi, pekerjaan pemerintah daerah dapat diselesaikan lebih cepat melalui otomatisasi dan platform online yang sederhana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adab Ahok Dipuji Setinggi Langit oleh Megawati, Intip Pendidikan-Karier Eks Partner Jokowi Ini

Adab Ahok Dipuji Setinggi Langit oleh Megawati, Intip Pendidikan-Karier Eks Partner Jokowi Ini

Lifestyle | Minggu, 26 Mei 2024 | 18:56 WIB

Jokowi Resmikan GovTech Besok, Sistem Digital Pemerintah yang Diklaim Jadi Sejarah Baru

Jokowi Resmikan GovTech Besok, Sistem Digital Pemerintah yang Diklaim Jadi Sejarah Baru

Tekno | Minggu, 26 Mei 2024 | 18:56 WIB

Tanggapi Kasus Pembunuhan Vina dan Eky, Hotman Paris Kasihan Lihat Muka Pegy Saat Pers Rilis: Darurat Hukum

Tanggapi Kasus Pembunuhan Vina dan Eky, Hotman Paris Kasihan Lihat Muka Pegy Saat Pers Rilis: Darurat Hukum

Entertainment | Minggu, 26 Mei 2024 | 16:57 WIB

Beda Kelas Iriana Jokowi dan Ibu Syahrini Saat Sambut Cucu: Istri Presiden vs Besan Konglomerat

Beda Kelas Iriana Jokowi dan Ibu Syahrini Saat Sambut Cucu: Istri Presiden vs Besan Konglomerat

Entertainment | Minggu, 26 Mei 2024 | 17:15 WIB

Ramai Dikritik, Menkominfo Akui Jokowi Belum Terima Draf RUU Penyiaran

Ramai Dikritik, Menkominfo Akui Jokowi Belum Terima Draf RUU Penyiaran

Tekno | Minggu, 26 Mei 2024 | 16:14 WIB

Liburan ke Candi Borobudur Bareng Jokowi, Sikap Iriana Jokowi Malah Bikin Salfok Gegara Lakukan Hal Ini

Liburan ke Candi Borobudur Bareng Jokowi, Sikap Iriana Jokowi Malah Bikin Salfok Gegara Lakukan Hal Ini

Lifestyle | Minggu, 26 Mei 2024 | 10:50 WIB

Terkini

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB

Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Satgas PASTI Blokir 951 Entitas

Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Satgas PASTI Blokir 951 Entitas

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:14 WIB

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:44 WIB

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Rupiah Babak Belur Pagi Ini ke Level Rp17.289 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:30 WIB

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

IHSG Menghijau di Awal Perdagangan Rabu, Simak Saham yang Cuan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:14 WIB

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bos OJK Dorong Perempuan Melek Keuangan Digital

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:03 WIB

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bos Agung Sedayu: Kami Tak Sekadar Jual Properti, tapi Bangun Kawasan Masa Depan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 09:01 WIB

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Marak Penyalahgunaan Narkoba, Pengusaha Liquid Tegaskan Vape Legal Aman

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:40 WIB

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Harga Emas Antam Merosot Tajam, Jadi Rp 2,78 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 08:38 WIB