Hanya Modal Dengkul, UKM RI Bisa Rambah Pasar Ekspor

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 31 Mei 2024 | 15:29 WIB
Hanya Modal Dengkul, UKM RI Bisa Rambah Pasar Ekspor
Country Manager Mutigo Indonesia, Masni Eritrina mengatakan terdapat banyak cara yang dapat dilakukan oleh UKM Indonesia untuk merambah pasar ekspor.

Suara.com - Country Manager Mutigo Indonesia, Masni Eritrina mengatakan terdapat banyak cara yang dapat dilakukan oleh UKM Indonesia untuk merambah pasar ekspor.

Modal dengkul saja kata dia bisa dilakukan para UKM untuk bisa merangsek masuk ke pasar luar negeri.

Hal tersebut dikatakan Masni dalam sebuah diskusi yang diselenggarakan Core Indonesia X Suara.com bertajuk Ruang Gagasan "UKM Muda Berani Eksplor, Berani Ekspor" di Kantor Core Indonesia, Tebet, Jakarta pada Kamis (31/5/2024).

Meski demikian salah satu yang terpenting yang sebelum melakukan ekspor, para pelaku UKM RI harus meningkatkan kualitas produk dan layanannya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti pelatihan, sertifikasi, dan standarisasi produk.

"UKM juga harus memperhatikan desain produk dan kemasan yang menarik agar dapat bersaing di pasar internasional," kata Masni.

Selain itu, UKM RI juga harus memperkuat pemasarannya. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti pameran dagang internasional, melakukan promosi online, dan membangun jaringan dengan pembeli potensial di luar negeri. UKM juga dapat memanfaatkan platform e-commerce untuk menjangkau pasar global.

Selanjutnya, UKM harus memahami peraturan dan regulasi perdagangan internasional. Hal ini dapat dilakukan dengan mengikuti pelatihan atau seminar tentang ekspor-impor. UKM juga dapat berkonsultasi dengan lembaga terkait, seperti Kementerian Perdagangan hingga Direktorat Jenderal Pajak, untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap.

Selain itu, UKM harus membangun kerjasama dengan pihak lain. Hal ini dapat dilakukan dengan bergabung dengan asosiasi UKM, mengikuti business matching, dan menjalin kerjasama dengan perusahaan multinasional.

Dan yang tak kalah penting, UKM harus terus berinovasi. Hal ini dapat dilakukan dengan mengembangkan produk dan layanan baru, mengikuti tren pasar, dan memanfaatkan teknologi terbaru.

baca juga

Menurut dia Pemerintah sendiri telah memberikan berbagai dukungan kepada UKM untuk merambah pasar ekspor. Dukungan tersebut antara lain dalam bentuk pelatihan, pendanaan, promosi, dan fasilitasi akses pasar.

Meski demikian berbagai upaya itu akan sia-sia jika pelaku usaha tidak memiliki mental baja dalam melakukan bisnis.

"Wirausaha itu ibarat bermain infote game, pemenangnya adalah mereka yang mampu untuk bertahan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjang Pasar Ekspor, UKM RI Dinilai Lembek: Engga Laku Marah!

Terjang Pasar Ekspor, UKM RI Dinilai Lembek: Engga Laku Marah!

Bisnis | Jum'at, 31 Mei 2024 | 15:05 WIB

Kementerian Erick Thohir Puji Kolabolarasi BUMN dengan Swasta Untuk Tingkatakan TKDN Berbasi UKM

Kementerian Erick Thohir Puji Kolabolarasi BUMN dengan Swasta Untuk Tingkatakan TKDN Berbasi UKM

Bisnis | Senin, 27 Mei 2024 | 10:18 WIB

Pelaku UMKM Mesti Tangguh untuk Tumbuhkan Ekonomi Baru

Pelaku UMKM Mesti Tangguh untuk Tumbuhkan Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 24 Mei 2024 | 10:11 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×