Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Profil 3 Bank Syariah Pilihan Muhammadiyah Setelah Tinggalkan BSI

Iwan Supriyatna, Kevino Dwi Velrahga

Selasa, 11 Juni 2024 | 07:25 WIB
Profil 3 Bank Syariah Pilihan Muhammadiyah Setelah Tinggalkan BSI
Ilustrasi BSI [Antara]

Suara.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah berencana mengalihkan dana simpanannya yang berada di PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) ke beberapa bank syariah lain. Rencana ini tertuang dalam memo Surat Keputusan PP Muhammadiyah Nomor 320/I.0/A/2024 tertanggal 30 Mei 2024.

“Dengan ini kami minta dilakukan rasionalisasi dana simpanan dan pembiayaan di BSI dengan pengalihan ke bank syariah lain, seperti Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat, bank-bank syariah daerah, dan bank lain yang selama ini bekerja sama baik dengan Muhammadiyah,” demikian dalam keterangan tertulis yang dikutip Senin (10/6/2024).

Dalam memo, tertulis tiga bank syariah ternama yakni Bank Syariah Bukopin, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat yang akan jadi pilihan baru PP Muhammdiyah menaruh dana.

Tiga bank ini merupakan pemain lama dalam perbankan syariah Indonesia dan memiliki kinerja yang beragam di kuartal awal tahun ini.

Bank KB Bukopin Syariah

PT Bank KB Bukopin Syariah atau KB Bank Syariah dahulu pernah beroperasi di bawah Organisasi Muhammadiyah dengan nama PT Bank Persyarikatan Indonesia. Hingga pada 2008, bank tersebut diakuisisi oleh PT Bank Bukopin Tbk dan berubah nama jadi PT Bank Syariah Bukopin.

Kemudian pada 2021, akuisisi kembali terjadi dan saat itu dilakukan oleh bank terbesar di Korea Selatan, KB Kookmin Bank, kepada perusahan induk yakni PT Bank Bukopin Tbk.

Bank Syariah Bukopin pun merubah namanya menjadi Bank KB Bukopin Syariah sebagai usaha sinergi dengan induknya.

Pada kuartal I-2024, KB Bank Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp7,37 miliar, tumbuh 131,99% (year on year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sekitar Rp3,16 miliar.

baca juga

Pendapatan setelah distribusi bagi hasil juga tumbuh menjadi Rp56,93 miliar, tumbuh 14,41% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sekitar Rp49,76 miliar.

Dari segi pendanaan, KB Bank Syariah berhasil mendapatkan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp5,99 triliun, naik 10,95% (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sekitar Rp5,4 triliun.

Bank Mega Syariah

PT Bank Mega Syariah (BMS) merupakan bagian dari usaha perbankan CT Corp yang berfokus pada prinsip syariah. Bank ini mulai beroperasi 25 Agustus 2004 dengan nama awal PT Bank Syariah Mega Indonesia.

Barulah pada 2 November 2010, PT Bank Syariah Mega Indonesia resmi mengganti namanya menjadi PT Bank Mega Syariah.

Pada kuartal-2024, bank ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp50,06 miliar, turun 35,98% (yoy) dibanding laba bersih periode yang sama tahun 2023 yakni Rp78,2 miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Dokter hingga Komisaris BSI, Mengungkap Perjalanan Karir Felicitas Tallulembang

Dari Dokter hingga Komisaris BSI, Mengungkap Perjalanan Karir Felicitas Tallulembang

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 18:10 WIB

Imbas PP Muhammadiyah Hengkang, Netizen Mulai Cemas Simpan Dana di BSI

Imbas PP Muhammadiyah Hengkang, Netizen Mulai Cemas Simpan Dana di BSI

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 14:46 WIB

Saham BSI (BRIS) Kian Tertekan Dekati 2000-an Usai Muhammadiyah Tak Lagi Jadi Nasabah

Saham BSI (BRIS) Kian Tertekan Dekati 2000-an Usai Muhammadiyah Tak Lagi Jadi Nasabah

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 12:27 WIB

Terkini

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:30 WIB

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Perjalanan Putra Samuel Silitonga Dikenal Jutaan Penonton Berkat Sosok Mumu Warintil

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:29 WIB

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Cluster Beverly Hills Resmi Show Unit, Tawarkan Hunian American Classic di Semarang

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:28 WIB

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

Mau ke Monas Malam Ini? Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkir Konser Akbar 2026

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:19 WIB

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

Dua Mahasiswa Diduga Jadikan Instagram Lapak Tembakau Sintetis

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Pelatih Spanyol Lebih Takut Naik Helikopter Dibanding Lawan Lionel Messi di Final Piala Dunia 2026

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:05 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Dari Propaganda hingga Pengawasan: Mengapa 1984 Tetap Relevan di Zaman Digital

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

DPR Sentil Pihak SPPG saat Rapat: 120 Juta Penerima Manfaat, Siapa yang Mau Diberi Makan?

Video | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:00 WIB

×