Perbandingan Anggaran Pemeliharaan dan Kerugian PDN Diretas, Lebih Besar yang Mana?

Jum'at, 28 Juni 2024 | 16:18 WIB
Perbandingan Anggaran Pemeliharaan dan Kerugian PDN Diretas, Lebih Besar yang Mana?
Ilustrasi Hacker (Pexels/Mikhail Nilov)

Suara.com - Pusat Dana Nasional (PDN) masih terkena serangan ransomware, sejak Kamis (20/6) lalu. Serangan tersebut membuat membuat sejumlah instansi kerepotan datanya akan bobol dan negara mengalami kerugian.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute, Heru Sutadi mengatakan berdasarkan studi Gartner pada 2014, dampak ekonomi downtime per menitnya bisa mencapai USD 5.600. Dengan begitu dalam sehari kerugian ekonomi bisa mencapai USD 8,064 juta setara Rp132,2 miliar.

"Sampai hari ini, kerugian sudah mencapai Rp1,2 triliun," ujar  Heru, dikutip Jumat (28/6).

Tentunya angka kerugian terus bertambah jika PDN masih belum pulih juga hingga sekarang. Bahkan kerugian ditaksir bisa tak ternilai lantaran data dianggap sebagai ladang minyak baru.

Selain rugi finansial, lumpuhnya PDN juga mengganggu layanan pemerintahan dan kepercayaan masyarakat yang menurun.

Heru pun menyarankan pemerintah untuk segera perbaiki perencanaan keamanan siber. Salah satunya harus memiliki data recovey center yang terhubung dengan PDN utama. Dia juga mempertegas fitur keamanan lain sangat diperlukan, tidak hanya memakai Windows Defender saja.

Anggaran Khusus PDN

Teranyar, pihak Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tengah mendalami akar masalah serangan ransomware pada PDN.

Mengutip Bloomberg, berhembus kabar proyek PDN mash terus dipersiapkan hingga 2024. PDN telah mengeluarkan kocek Rp2,7 triliun dengan skema blended financing. Pengeluaran itu terbagi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 15 persen dan bantuan pemerintah Prancis senilai 85 persen.

Baca Juga: Sindiran Legislator PKS Ke Menkominfo Budi Arie Soal Peretasan PDN: Bukan Alhamdulillah Pak, Tapi Innalillahi

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani membeberkan sejumlah kategori anggaran yang teralisasi dari Kominfo, yakni total Rp4,9 triliun. Lebih rincinya, Rp1,6 triliun untuk operasional dan pemeliharaan BTS 4G, Rp1,1 triliun unutk operasional Palapa Ring, Rp700 miliar untuk pengembangan satelit, Rp700 miliar untuk pengembangan PDN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI