Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Produk Tembakau Alternatif, Pilihan Realistis untuk Beralih dari Merokok

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 02 Juli 2024 | 09:11 WIB
Produk Tembakau Alternatif, Pilihan Realistis untuk Beralih dari Merokok
Ilustrasi vape.

Suara.com - Penerapan pengurangan risiko dalam produk tembakau alternatif, seperti rokok elektronik atau vape dan produk tembakau yang dipanaskan, menjadi salah satu bahasan para praktisi kesehatan global dalam kongres Collegium International Neuro-Psychopharmacologicum (CINP) 2024 di Jepang belum lama ini.

Sebagai pertemuan internasional yang menaungi praktisi kesehatan dari berbagai negara, Kongres CINP memiliki salah satu tujuan untuk mempromosikan penelitian dan memaparkan hasil riset terkini. Berkat penerapan pengurangan risiko tersebut, produk tembakau alternatif merupakan opsi terbaik bagi perokok dewasa yang ingin beralih dari kebiasaan merokok. 

Praktisi Kesehatan, dr. Felya Sandra Pramita Effendi, menjelaskan penerapan pengurangan risiko pada produk tembakau alternatif telah terbukti secara kajian ilmiah mereduksi paparan zat-zat berbahaya sehingga mengurangi dampak terhadap kesehatan.

Oleh sebab itu, mendorong perokok dewasa untuk memanfaatkan produk tembakau alternatif merupakan pilihan yang realistis mengingat banyaknya perokok yang kesulitan berhenti merokok secara mendadak (cold turkey). 

Untuk mendorong terjadinya peralihan, dr. Felya menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung konsep pengurangan risiko melalui optimalisasi produk tembakau alternatif. Dengan demikian, risiko penyakit dapat ditekan sekaligus membantu perokok dewasa beralih dari kebiasaan merokok.

Lebih lanjut, dr. Felya juga berharap agar produk tembakau alternatif tidak disamakan dengan rokok lantaran memiliki profil risiko yang lebih rendah. Ia mencontohkan keberhasilan negara maju seperti Jepang, yang pemerintahnya turut memaksimalkan produk tembakau alternatif untuk menurunkan prevalensi merokok.

Hal ini antara lain dilakukan melalui penelitian ilmiah, maupun lokasi penggunaan produk, di mana produk tembakau alternatif dapat digunakan di sejumlah ruangan khusus tempat makan dan minum.

“Hasil penelitian Public Health England (sekarang UK Health Security Agency) pun menyatakan presentase risiko produk tembakau alternatif lebih rendah dibandingkan rokok,” kata dr. Felya seraya menambahkan bahwa produk tembakau alternatif tidak diperuntukkan bagi orang yang tidak merokok, dikutip Selasa (2/7/2024).

Pada kegiatan yang sama, Psychiatrist dan President of African Global Health, Dr. Imane Kendili menyampaikan, dengan memasukkan strategi pengurangan risiko melalui pemanfaatan produk tembakau alternatif ke dalam rutinitas sehari-hari, perokok dewasa dapat mengurangi risiko penyakit akibat merokok. 

“Pengurangan risiko adalah membuat pilihan dan menerapkan praktik-praktik yang meminimalkan risiko. Dalam kasus merokok, hal ini berarti memberikan pilihan yang realitis bagi individu yang tidak mampu beralih merokok sepenuhnya,” ujarnya. 

Selain memberikan alternatif dan edukasi, Dr. Imane juga menekankan pentingnya regulasi yang mendukung upaya pengurangan risiko. Hal ini termasuk membuat kebijakan yang memfasilitasi ketersediaan dan keterjangkauan produk tembakau alternatif, serta menerapkan langkah-langkah untuk mencegah penyalahgunaan dan memastikan keamanan produk.

"Pemerintah dan organisasi kesehatan harus bekerja sama untuk mencapai keseimbangan antara regulasi dan aksesibilitas, memastikan bahwa produk tembakau alternatif tersedia secara luas bagi perokok dewasa yang membutuhkannya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Diminta Maksimalkan Alternatif Lebih Rendah Risiko bagi Perokok Dewasa

Pemerintah Diminta Maksimalkan Alternatif Lebih Rendah Risiko bagi Perokok Dewasa

Bisnis | Rabu, 19 Juni 2024 | 11:12 WIB

Asosiasi Konsumen: Produk Tembakau Alternatif Tak Pernah Ditujukan bagi Anak-anak

Asosiasi Konsumen: Produk Tembakau Alternatif Tak Pernah Ditujukan bagi Anak-anak

Bisnis | Senin, 10 Juni 2024 | 14:48 WIB

Asosiasi Tegaskan Komitmen Lindungi Anak-anak dari Produk Tembakau Alternatif

Asosiasi Tegaskan Komitmen Lindungi Anak-anak dari Produk Tembakau Alternatif

Bisnis | Senin, 27 Mei 2024 | 11:02 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB