Jokowi Batal Ngantor di IKN Karena Proyek Molor, Kontraktor Bilang Targetnya Memang Oktober

Achmad Fauzi

Rabu, 10 Juli 2024 | 15:22 WIB
Jokowi Batal Ngantor di IKN Karena Proyek Molor, Kontraktor Bilang Targetnya Memang Oktober
Istana Garuda di IKN. [Ist]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) batal mengantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam waktu dekat ini. Hal ini imbas belum tersedianya infrastruktur yang memadai untuk Jokowi tinggal.

Padahal, direncanakan upacara HUT RI 17 Agustus bakal digelar di IKN.

"Airnya sudah siap belum? Listriknya sudah siap belum? Tempatnya sudah siap belum? Kalau siap pindah," kata Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (8/7/2024).

Lantas bagaimana tanggapan kontraktor atas pernyataan Jokowi tersebut?

Salah satu kontraktor pembangunan di IKN, PT PP (Persero) Tbk mengatakan, pembangunan infrastruktur di IKN masih berjalan sesuai rencana.

Kekinian, emiten bersandi saham PTPP ini menyebut, perseroan menggarap 16 proyek, di mana proyek yang terbeesar yaitu Istana Presiden dan Kantor Presiden.

"Untuk Istana Presiden progres hampir 80% kemudian Kantor Presiden 90%. Kami perseroan optimis terkait dengan project itu bisa dipakai dalam agenda upacara 17 Agustus. Jadi sampai sejauh ini kita optimis proyek itu bisa dipakai sebagaimana diamanatkan pemerintah," ujar Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Dia menegaskan, bahwa sebenarnya proyek pembangunan Istana maupun kantor presiden ditargetkan selesai pada Oktober 2024. Sehingga, bilang Joko, menjelang upacara HUT RI dua bangunan yang akan dihuni Kepala Negara statusnya masih fungsional.

"Namun perlu kami sampaikan juga kontrak dari proyek istana maupun kantor presiden masih sampai Oktober, jadi kita lakukan percepatan untuk kesiapan Upacara 17 Agustus bisa di sana. Istana dan kantor itu Oktober. 17 Agustus itu fungsional," ucap dia.

Joko menambahkan, pada dasarnya dua bangunan yang dihuni Jokowi sudah bisa ditempati dan digunakan. Selain itu, beberapa fasilitas seperti ruang-ruang khusus juga telah siap dipakai untuk menggelar upacara HUT RI ke-79.

baca juga

"Bisa (digunakan). Buat 17 Agustus ruangan-ruangan khusus buat upacara ruangan RI-1, ruangan penyambutan tamu sudah disiapin. Siap dipakai," tegas dia.

Sebelumnya, Jokowi sendiri mengaku telah menerima laporan terkait progres pembangunan IKN dari Kementerian PUPR, dimana hasilnya sejumlah proyek infastruktur tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

"Sudah (ada laporan) tapi belum (selesai). Sudah tapi belum," ujar Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Disebut Tak Mau Pindahkan Ibu Kota Jakarta ke IKN

Prabowo Disebut Tak Mau Pindahkan Ibu Kota Jakarta ke IKN

Bisnis | Rabu, 10 Juli 2024 | 11:20 WIB

Anggaran Bansos 2024 Terpakai Rp 75,8 Triliun, Begini Rinciannya

Anggaran Bansos 2024 Terpakai Rp 75,8 Triliun, Begini Rinciannya

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 14:19 WIB

Proyek Molor! Air dan Listrik Belum Siap, Jokowi Batal Ngantor di IKN Bulan Ini

Proyek Molor! Air dan Listrik Belum Siap, Jokowi Batal Ngantor di IKN Bulan Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 10:28 WIB

Terkini

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:14 WIB

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Air Fryer Apakah Boleh Dicuci? Ini Cara Membersihkannya yang Benar agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

Ayah Abzalul Riza, Korban Penembakan Maulid Nabi Aceh: Kenapa Anak Saya Dibunuh?

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:05 WIB

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

Lintasi Flyover Antasari, JEKATE Running 2026 Ajak Warga Nikmati Jakarta Sambil Berolahraga

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:04 WIB

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Dekatkan Akses Perbankan di Riau, Agen BRILink Bantu Transaksi Petani Sawit Kampar

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 17:01 WIB

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Segera Antre, Harga Emas Batangan Diproyeksi Turun Jadi Rp2,41 Juta

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:58 WIB

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

Kronologi Helikopter Pemadam Karhutla Jatuh di Sungai Barito Kalsel, 1 Kru WNI Hilang

News | Minggu, 08 November 2026 | 16:54 WIB

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Mengingat Kembali Pentingnya Pendidikan Lewat Novel Ronggeng Dukuh Paruk

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 16:53 WIB

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bukan Cuma Modal, UMK Perlu Perkuat Manajemen agar Bisa Naik Kelas

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 16:50 WIB

×