Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Katadata SAFE 2024 Bahas Ekonomi Bisnis dari Semua Sektor

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 23 Juli 2024 | 07:11 WIB
Katadata SAFE 2024 Bahas Ekonomi Bisnis dari Semua Sektor
Katadata Sustainability for the Future Economy (SAFE) akan kembali digelar pada 7-8 Agustus 2024.

Suara.com - Event tahunan Katadata Sustainability for the Future Economy (SAFE) akan kembali digelar pada 7-8 Agustus 2024. Ini merupakan event sustainability terintegrasi yang terbesar digelar di Indonesia karena menampilkan banyak kegiatan dengan melibatkan beragam pembicara dan kolaborator dari semua pemangku kepentingan.

Di tahun kelima penyelenggaraannya, Katadata SAFE 2024 juga menampilkan denyut terkini penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan di Indonesia lewat Katadata ESG Index 2024 dan pembahasan aneka topik serta kolaborasi banyak pemangku kepentingan.

Katadata ESG Index merupakan transformasi dari Katadata Corporate Sustainability Index yang dirilis Katadata Green dan Katadata Insight Center (KIC) sejak tahun 2021. Indeks ini menjadi alat untuk memperbandingkan (benchmarking) kinerja Environmental, Social, Governance (ESG) antarperusahaan di Indonesia.

Dengan cakupan lebih 300 perusahaan publik atau sekitar sepertiga dari total emiten yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, Katadata ESG Index yang terbesar di Indonesia.

Katadata ESG Index 2024 mencakup delapan sektor: perkebunan, pertambangan, makanan dan minuman, keuangan, transportasi dan logistik, bahan kimia, energi, serta industri berbasis layanan atau hospitality.

Adapun, tahun ini, SAFE 2024 mengangkat tema “Indonesia Ecosphere” sebagai refleksi atas “ruang” yang berisi forum diskusi, kolaborasi, dan showcase berbagai inovasi ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, yang dilakukan oleh banyak pemangku kepentingan.

SAFE 2024 akan membahas berbagai topik di seluruh sektor terkait target Nationally Determined Contribution (NDC) seperti transisi energi, hutan dan lahan, industri, ekonomi sirkular, serta pembiayaan berkelanjutan. Pembahasan juga akan berfokus pada implementasi ESG.

Konferensi akan terdiri atas empat sesi keynote speech, delapan one-on-one session, sembilan panel diskusi, dan enam sesi monolog. Seluruh sesi tersebut melibatkan lebih 50 pembicara ahli yang berasal dari kalangan pemerintahan, bisnis, peneliti, dan kelompok masyarakat sipil.

CEO Katadata Metta Dharmasaputra mengatakan Katadata SAFE 2024 merupakan salah satu ajang konferensi di bidang sustainability terbesar di Indonesia juga terdiri atas berbagai rangkaian yang dijalankan sepanjang tahun.

Katadata bersama Katadata Green dan Katadata Insight Center terus berkomitmen mendukung penguatan implementasi prinsip ESG di sektor bisnis melalui berbagai inisiatif.

“Sejak 2021, Katadata merilis Katadata Corporate Sustainability Index, yang tahun ini bertransformasi menjadi Katadata ESG Index. Ini merupakan alat penilaian terdepan yang memungkinkan perbandingan kinerja ESG antar perusahaan di Indonesia,” ungkap Metta ditulis Selasa (23/7/2024).

Dengan mencakup hampir 200 perusahaan nasional terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), Katadata ESG Index menjadi yang terbesar di Indonesia. Indeks ini menyediakan benchmarking yang relevan dan mendalam, membantu perusahaan meningkatkan praktik keberlanjutan.

“Transparansi dan wawasan dari indeks ini juga menarik investor yang peduli terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan, menjadikan perusahaan di Indonesia lebih kompetitif dan berkelanjutan,” terangnya.

Rangkaian yang telah dilaksanakan sejak awal tahun ini meliputi podcast Green Talks yang dipandu oleh Ekonom Senior sekaligus Partner Systemiq, Masyita Crystallin, dilanjutkan kegiatan roadshow Katadata ESG ke berbagai perusahaan. Selain itu, Katadata Green bersama Bursa Efek Indonesia menggelar Road to SAFE 2024 di Bursa Efek Indonesia pada Senin 22 Juli 2024.

Pasca-SAFE 2024, Katadata Green akan berkolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi dan KADIN untuk mendukung penyelenggaraan event Indonesia International Sustainability Forum (ISF) bulan September mendatang. Selanjutnya ada kegiatan Regional Ecosphere yang sekaligus bakal menjadi ajang Road to COP29.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

bank bjb Kembali Ditunjuk KSEI Menjadi Bank Administrator RDN dan Bank Pembayaran

bank bjb Kembali Ditunjuk KSEI Menjadi Bank Administrator RDN dan Bank Pembayaran

Bisnis | Senin, 22 Juli 2024 | 12:38 WIB

BPJS Kesehtan Bahas Sistem Anti Fraud JKN di Kongres Dunia Ke-28 untuk Hukum Kesehatan

BPJS Kesehtan Bahas Sistem Anti Fraud JKN di Kongres Dunia Ke-28 untuk Hukum Kesehatan

Bisnis | Senin, 22 Juli 2024 | 06:35 WIB

10 Indikator Forex Terbaik untuk Meningkatkan Keuntunganmu

10 Indikator Forex Terbaik untuk Meningkatkan Keuntunganmu

Bisnis | Jum'at, 19 Juli 2024 | 21:00 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB