Demurrage Beras Impor, Pakar: Ada Mekanisme yang Salah

Iwan Supriyatna

Selasa, 23 Juli 2024 | 13:26 WIB
Demurrage Beras Impor, Pakar: Ada Mekanisme yang Salah
Ilustrasi beras murah. [Ist]

Suara.com - Klaim mekanisme terbuka dan transparan terkait dengan lelang impor beras dinilai hanya omong kosong belaka lantaran menyisahkan skandal demurrage atau denda impor beras.

Klaim tersebut tanpa adanya penjelasan detail terkait importir dalam mekanisme lelang juga memunculkan dugaan adanya penyelundupan beras impor dalam skandal demurrage tersebut.

Demikian hal tersebut disampaikan Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahardiansyah menanggapi klaim yang menyebut soal praktek transparan dalam mekanisme lelang impor beras namun tidak sesuai fakta demurrage. Trubus mendorong adanya pengusutan soal dugaan penyelundupan beras tersebut yang menimbulkan demurrrage.

“Untuk demurrage di pelabuhan kemarin itu ada mekanisme yang salah. Selama ini kan gak pernah dibuka. Sekarang itu harus diperiksa semua A sampai Z, diperiksa, apakah itu ada penyeludupan, ada impor gak benar, mekanisme pengadaan yang gak bener,” kata Trubus, Selasa,(23/7/2024).

Trubus mengakui, bahwa lembaga terkait selama ini jauh dari kata transaparan terkait mekanisme lelang impor beras. Bahkan, kata Trubus, lembaga terkait tidak terbuka kepada publik secara detail terkait dengan masalah impor hingga pengadaan.

“Pernyataan yang katanya transparan, itu hanya pendapat dari aspek kekuasaan sendiri. Sangat jauh dari transparan selama ini. Selama ini impor-impor itu, pengadaan itu, tidak pernah dibuka ke publik,” beber Trubus,

Trubus turut mempertanyakan terkait mekanisme detail prosedur lelang impor beras. Parahnya, kata Trubus, publik tidak pernah mengetahui jumlah kebutuhan beras yang sesungguhnya.

“Tidak pernah dibuka. Kadang-kadang beras membusuk di gudang, mau impor lagi, padahal beras kemarin sudah banyak. Seperti itu, pernyataan itu terlalu berlebih-lebihan, hanya untuk pencitraan diri,” tandas Trubus.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aparat Penegak Hukum Didesak Usut Cepat Skandal Mark Up dan Demurrage Beras Impor

Aparat Penegak Hukum Didesak Usut Cepat Skandal Mark Up dan Demurrage Beras Impor

Bisnis | Minggu, 21 Juli 2024 | 12:03 WIB

Skandal Mark Up Impor Rp 8,5 Triliun, Prioritas Beras Dalam Negeri Hanya Retorika

Skandal Mark Up Impor Rp 8,5 Triliun, Prioritas Beras Dalam Negeri Hanya Retorika

Bisnis | Sabtu, 20 Juli 2024 | 13:49 WIB

Skandal Mark Up Impor Beras Berpotensi Bebani Devisa Negara

Skandal Mark Up Impor Beras Berpotensi Bebani Devisa Negara

Bisnis | Jum'at, 19 Juli 2024 | 10:24 WIB

Terkini

Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan

Sindikat Curanmor Sumatera Terbongkar, 12 Tersangka dan 21 Motor Diamankan

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Operasi Narkoba di Kampung Ambon: 7 Orang Diciduk, Positif Narkotika hingga Tenteng 15 Senjata Tajam

Operasi Narkoba di Kampung Ambon: 7 Orang Diciduk, Positif Narkotika hingga Tenteng 15 Senjata Tajam

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Dikenal Baik dan Sopan, Bobotoh 16 Tahun yang Tewas di Bogor Bikin Teman Sekampung Tak Percaya

Dikenal Baik dan Sopan, Bobotoh 16 Tahun yang Tewas di Bogor Bikin Teman Sekampung Tak Percaya

Bogor | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Polda DIY Incar Balap Liar hingga Knalpot Brong di Operasi Patuh Progo 2026, Catat Aturannya!

Polda DIY Incar Balap Liar hingga Knalpot Brong di Operasi Patuh Progo 2026, Catat Aturannya!

Jogja | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Usul Luhut Hapus Delik Kerugian Negara Disorot Eks KPK: Prabowo Harus Koreksi

Usul Luhut Hapus Delik Kerugian Negara Disorot Eks KPK: Prabowo Harus Koreksi

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Penjelasan Polisi Soal Remaja Tewas di Jalan Usai Laga Garudayaksa vs Persib

Penjelasan Polisi Soal Remaja Tewas di Jalan Usai Laga Garudayaksa vs Persib

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Sinopsis In Waves, Animasi Netflix tentang Pengalaman Cinta Pertama

Sinopsis In Waves, Animasi Netflix tentang Pengalaman Cinta Pertama

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:45 WIB

Dianggap Lebih Hebat dari Pemain Keturunan, Media Asing Desak John Herdman Panggil Sosok Ini

Dianggap Lebih Hebat dari Pemain Keturunan, Media Asing Desak John Herdman Panggil Sosok Ini

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:44 WIB

Berapa Harga Oli Yamalube Matic? Cek Spesifikasi dan Kecocokan untuk Motor

Berapa Harga Oli Yamalube Matic? Cek Spesifikasi dan Kecocokan untuk Motor

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:40 WIB

Beberapa Jam Sebelum Bobotoh Tewas di Bogor, Kelompok Suporter Termasuk Jakmania Ikrar Damai

Beberapa Jam Sebelum Bobotoh Tewas di Bogor, Kelompok Suporter Termasuk Jakmania Ikrar Damai

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 15:40 WIB

×