Emiten Tambang Nikel NICL Raup Laba Bersih Rp 73,5 Miliar di Semester I-2024

Achmad Fauzi

Jum'at, 26 Juli 2024 | 09:47 WIB
Emiten Tambang Nikel NICL Raup Laba Bersih Rp 73,5 Miliar di Semester I-2024
Ilustrasi bursa efek. (Unsplash)

Suara.com - Emiten pertambangan nikel, PT PAM Mineral Tbk (NICL) mencatatkan laba bersih sebesar Rp 73,5 miliar pada semester I tahun 2024. Raihan laba bersih itu naik  13,71 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Direktur Utama NICL, Ruddy Tanaka mengatakan, meski dari segi omzet penjualan pada periode ini menurundibandingkan dengan periode tahun sebelumnya, namun dari sisivolume penjualan mengalami peningkatan yang cukupsignifikan, yakni sebesar 4,2% dari 679.066 MT menjadi 707.597 MT.  

Adapun, pada periode yang sama penjualan perseroan turun 11,95 persen menjadi Rp 419 miliar, Penurunan ini, imbas harga rata-rata nikel ikut alami penurunan.

"Perseroan berhasil melakukan efisiensi sekaligus mengoptimalkan sumber daya yang ada di tengah kondisi operasional yang cukup menantang yakni, adanya kendala curah hujan yang cukup tinggi pada periode Januari hingga Juni 2024, Perseroan masih bisa meningkatkan volume penjualan pada semester 1 tahun ini," ujarnya di Jakarta yang dikutip, Jumat (26/7/2024).

Pada sisi neraca, hingga 30 Juni 2024, NICL membukukan peningkatan total aset sebesar 7,22 persen menjadi sebesar Rp 918,7 miliar jika dibandingkan. Sedangkan, ekuitas tercatat tumbuh sebesar 4,88 persen menjadi sebesar Rp 781,8 miliar.

Peningkatan ini tersebut dikontribusikan oleh peningkatan laba tahun berjalan Perseroan.

Dalam hal ini, NICL juga menargetkan produksi nikel pada tahun 2024 sebesar2.600.000 metrik ton (MT), meningkat 41 persen dari realisasiproduksi tahun 2023 sebesar 1.847.000 MT.

Target produksi tersebut juga untuk bijih nikel kadar Ni 1,30 persen - 1,50 persen. Peningkatan target produksi ini didasari dengan adanyapermintaan market yang semakin meningkat karena semakinbanyak smelter yang beroperasi.

Saat ini, Perseroan telah mendapatkan persetujuan RKAB periode 2024- 2026 dengan total volume penjualan yang telah disetujui sebesar 7.800.000 WMT. Untuk mendukung kinerja operasional dan terpenuhinya target perseroan, saat ini daya dukung infrastruktur tambang yang telah dimiliki baik berupa angkutan jalan tambang dan juga Pelabuhan dalam tahap peningkatan dan pengembangan untuk beroperasi secara maksimal.  

baca juga

Ruddy merasa optimis bahwa peningkatan produksi tersebut relevan terhadap suplai and permintaan dengan kondisi perkembangankebutuhan industri nikel yang semakin meningkat. Informasi terakhir dari kementerian ESDM, RKAB yang disetujui sebesar 240juta ton.

Kendala yang dihadapi dilapangan saat ini adalahcuaca dan ketersediaan alat – alat produksi, kondisi ini menyebabkan tidak terpenuhinya suplai

"Dukungan pemerintah untuk industri nikel memberikan optimisme kepada Perseroan untuk meningkatkan produksinikel, dengan adanya peningkatan produksi akan memberikan dampak yang positif bagi kinerja operasional dan keuangan kami yang nantinya akan tercermin dalam peningkatan laba bersih perseroan. Pada akhirnya akan memberikan nilai tambah yang positif bagi pemegang saham dan stakeholder," pungkas Rudy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Sawit TPAG Raup Laba Bersih Rp 1 Triliun di Semester I-2024

Emiten Sawit TPAG Raup Laba Bersih Rp 1 Triliun di Semester I-2024

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2024 | 17:32 WIB

BCA Raih Cuan Rp 26,9 Triliun di Semester I-2024

BCA Raih Cuan Rp 26,9 Triliun di Semester I-2024

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2024 | 13:56 WIB

Retail Matahari Meredup: Laba Bersih Turun 8,45% di Semester I-2024

Retail Matahari Meredup: Laba Bersih Turun 8,45% di Semester I-2024

Bisnis | Kamis, 25 Juli 2024 | 10:00 WIB

Terkini

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

×