Jelang Pergantian Presiden, Dirut BRIDS Soroti Kebijakan Pajak untuk Kelas Menengah

M Nurhadi

Jum'at, 13 September 2024 | 13:01 WIB
Jelang Pergantian Presiden, Dirut BRIDS Soroti Kebijakan Pajak untuk Kelas Menengah
Sebagai Ilustrasi-Pekerja melintas di pelican crossing di kawasan Perkantoran Sudirman, Jakarta, Selasa (28/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Direktur Utama BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS), Laksono Widodo, menyoroti pentingnya pengelolaan kebijakan pajak yang berhati-hati untuk kelas menengah oleh pemerintah yang akan datang.

Pernyataan ini disampaikan dalam acara investor gathering BRIDS Roundtable, menanggapi keingintahuan investor tentang rencana anggaran negara (RAPBN) 2025 dan kebijakan pemerintah mendatang.

Menurut Laksono, kunci keberhasilan pemerintahan baru terletak pada kemampuan mereka meluncurkan program unggulan baru sambil mengelola kebijakan pajak yang berdampak pada kelas menengah dengan bijak.

“Bagi pemerintahan yang akan datang, kuncinya adalah berhasil meluncurkan program-program unggulan baru sambil mengelola kebijakan pajak yang memengaruhi kelas menengah dengan cermat,” kata Laksono dalam kegiatan investor gathering BRIDS Roundtable.

Ia meyakini bahwa anggaran 2025 yang diusulkan bertujuan untuk memastikan transisi yang lancar, memungkinkan pemerintah baru menjalankan agenda pentingnya sambil melanjutkan proyek-proyek utama yang sudah berjalan.

Untuk memberikan penjelasan lebih lanjut, BRIDS mengundang Wakil Menteri Keuangan I, Suahasil Nazara. Suahasil menegaskan bahwa fokus pembangunan selama satu dekade terakhir adalah mengangkat masyarakat dari garis kemiskinan menuju kelompok kelas menengah. Ia juga menjelaskan bahwa APBN dikelola sebagai peredam guncangan ekonomi, seperti yang terbukti efektif selama pandemi COVID-19.

Suahasil menekankan bahwa pemerintah tidak bisa mengorbankan pertumbuhan ekonomi dalam negeri demi kesehatan anggaran. Pengelolaan utang yang bijaksana akan menjadi prioritas pemerintahan baru. Strategi yang digunakan termasuk menjaga pertumbuhan PDB nominal yang tinggi untuk mengontrol rasio utang, serta mengurangi risiko dengan cara mengurangi utang dalam mata uang asing dan menerapkan lindung nilai alami.

Pemerintah yakin bahwa mempertahankan pertumbuhan PDB riil pada level 5 persen akan menjamin stabilitas ekonomi, mengurangi gejolak jangka pendek, dan mendorong perbaikan kondisi anggaran negara. Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjawab kekhawatiran investor dan menjaga kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia di masa mendatang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

September Ceria! Buruan Cek Daftar Promo BRI di Kotamu, Ada Diskon dan Makan Gratis!

September Ceria! Buruan Cek Daftar Promo BRI di Kotamu, Ada Diskon dan Makan Gratis!

Bri | Rabu, 11 September 2024 | 18:39 WIB

BRI Liga 1: Hadapi Madura United, Kondisi Internal Persis Solo Kian Membaik

BRI Liga 1: Hadapi Madura United, Kondisi Internal Persis Solo Kian Membaik

Your Say | Rabu, 11 September 2024 | 18:29 WIB

Lupa Bayar Tagihan Terus? Atur Jadwalnya di BRImo Aja!

Lupa Bayar Tagihan Terus? Atur Jadwalnya di BRImo Aja!

Bri | Rabu, 11 September 2024 | 18:11 WIB

Terkini

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

MK Ketok Palu 20 Putusan Hari Ini: Ada Gugatan Tiang Listrik PLN hingga Nasib UU PPRT

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:54 WIB

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

5 Zodiak yang Paling Rajin Balas VN atau Typing Panjang Saat Debat

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:50 WIB

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Adaptasi Posisi Baru Rizky Ridho di Lini Tengah Skuad Macan Kemayoran

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:49 WIB

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

Edukasi Gizi MBG Diusulkan Masuk Kurikulum, Dinilai Berpotensi Bebani Sekolah dan Guru

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:47 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

3 Rekomendasi Sepatu Skechers untuk Recovery Run, Nyaman dengan Bantalan Empuk

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:46 WIB

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

Terbitkan Sprindik Baru, KPK Panggil Lagi Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:44 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

×