Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.640.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Suku Bunga The Fed Berpotensi Turun, Inflasi AS Cetak Rekor Terendah Sejak 2021

M Nurhadi

Rabu, 18 September 2024 | 12:40 WIB
Suku Bunga The Fed Berpotensi Turun, Inflasi AS Cetak Rekor Terendah Sejak 2021
Dokumentasi petugas menata tumpukan uang dolar AS di Pusat Uang Tunai Bank. [ANTARA FOTO]

Suara.com - Ekonom Teuku Riefky menyatakan bahwa perlambatan inflasi di Amerika Serikat (AS) saat ini membuka peluang bagi bank sentral AS, The Fed, untuk mulai menurunkan suku bunga acuannya pada pekan ini.

"Data inflasi terbaru AS memberikan peluang bagi The Fed untuk secara bertahap memangkas suku bunga acuan mulai minggu ini," ujar ekonom dari Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI) itu di Jakarta, Rabu (18/9/2024).

Saat ini, suku bunga acuan The Fed atau Fed Funds Rate (FFR) berada di kisaran 5,25-5,50 persen. Para pelaku pasar tengah menantikan hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada September 2024 yang akan diumumkan malam ini, terutama untuk mengetahui arah kebijakan suku bunga AS selanjutnya.

Riefky menjelaskan bahwa inflasi di AS pada Agustus mengalami penurunan signifikan, dari 2,9 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Juli 2024 menjadi 2,5 persen yoy, lebih rendah dari prediksi para ekonom yang dihimpun Reuters sebesar 2,6 persen yoy.

Penurunan inflasi ini mencapai titik terendah dalam tiga tahun terakhir, didorong oleh tren disinflasi yang konsisten selama lima bulan berturut-turut.

Penurunan tekanan harga terutama disebabkan oleh turunnya harga bensin dan beberapa barang kebutuhan rumah tangga utama. Namun, inflasi inti AS tetap stabil di level 3,2 persen yoy dari Juli hingga Agustus, disebabkan oleh kenaikan harga tiket pesawat, asuransi mobil, serta biaya sewa dan perumahan lainnya.

Kenaikan biaya perumahan dan beberapa layanan menunjukkan adanya kekakuan harga atau *price stickiness* di sejumlah sektor, yang menjadi alasan bagi The Fed untuk tidak segera melakukan pelonggaran moneter yang agresif.

Selain itu, perkembangan di pasar tenaga kerja AS juga mendukung kemungkinan penurunan suku bunga. Tingkat pengangguran turun menjadi 4,2 persen pada Agustus 2024, dibandingkan 4,3 persen di bulan sebelumnya, dengan peningkatan jumlah lapangan kerja dari 89.000 pada Juli menjadi 142.000 pada Agustus 2024.

Meskipun angka lapangan kerja meningkat, Riefky menambahkan bahwa pertumbuhan ini masih di bawah ekspektasi, menunjukkan adanya perlambatan di pasar tenaga kerja. Hal ini memberi dorongan tambahan bagi The Fed untuk mempertimbangkan pemangkasan suku bunga acuannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disalahkan China Karena Gagal Tekan Israel, Menlu AS Kembali Bertolak ke Mesir Bahas Gencatan Senjata di Gaza

Disalahkan China Karena Gagal Tekan Israel, Menlu AS Kembali Bertolak ke Mesir Bahas Gencatan Senjata di Gaza

News | Rabu, 18 September 2024 | 03:15 WIB

Elon Musk Sebut Ada Upaya Pembunuhan Trump, Gedung Putih Langsung Beri Reaksi Mengejutkan

Elon Musk Sebut Ada Upaya Pembunuhan Trump, Gedung Putih Langsung Beri Reaksi Mengejutkan

News | Selasa, 17 September 2024 | 19:57 WIB

Kesepakatan Gencatan Senjata di Jalur Gaza Gagal, China Salahkan Amerika Serikat

Kesepakatan Gencatan Senjata di Jalur Gaza Gagal, China Salahkan Amerika Serikat

News | Selasa, 17 September 2024 | 19:14 WIB

Terkini

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

IHSG Loyo, Investor Asing Kabur Massal Rp53 Triliun dari Bursa Saham

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:56 WIB