Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.971,953
LQ45 674,558
Srikehati 329,471
JII 461,839
USD/IDR 17.363

Gelar IIRC 2024, Perum Bulog Ajak 17 Negara Bahas Ketahanan Pangan

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Kamis, 19 September 2024 | 21:33 WIB
Gelar IIRC 2024, Perum Bulog Ajak 17 Negara Bahas Ketahanan Pangan
Perum Bulog menyelenggarakan Indonesia International Rice Conference (IIRC) 2024 di Nusa Dua Bali pada 19-21 September 2024. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

Suara.com - Perum Bulog menyelenggarakan Indonesia International Rice Conference (IIRC) 2024 di Nusa Dua Bali pada 19-21 September 2024. Kegiatan ini dihadiri oleh para pelaku industri pertanian dari 17 negara mulai dari UK, Pakistan, Afrika Selatan, Korea Selatan, China, Jepang, Uni Emirat Arab hingga beberapa negara Asia Tenggara lainnya.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Perum Bulog ini membahas sejumlah hal seperti ketahanan pangan, khususnya beras. Hal ini mengingat beras lebih dari sekadar pangan, beras merupakan sumber makanan bagi lebih dari setengah populasi global dan menjadi pendorong utama stabilitas ekonomi di banyak negara.

"Hal ini merupakan concern Bulog untuk mengajak berbagai pihak yang ikut serta dalam industri perberasan untuk mengangkat tema tersebut dalam forum khusus ini," tutur Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan, Sonya Mamoriska saat membuka langsung IIRC 2024.

Sonya menjelaskan, dalam menjaga ketahanan produksi beras, dibutuhkan antisipasi, persiapan dan beradaptasi dengan gangguan yang ada. Oleh karena itu, forum ini juga  membahas isu-isu penting, seperti perubahan iklim, gangguan ekonomi dan ketegangan geopolitik yang memperumit lanskap produksi dan distribusi beras.

Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan, Sonya Mamoriska saat memberikan sambutan dalam kegiatan IIRC 2024. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)
Direktur Transformasi dan Hubungan Kelembagaan, Sonya Mamoriska saat memberikan sambutan dalam kegiatan IIRC 2024. (Dok: Restu Fadilah/Suara.com)

“Ketahanan dalam konteks ini berarti lebih dari sekadar kelangsungan hidup, hal ini berarti mampu bertahan di tengah kesulitan dengan mengembangkan dan menerapkan solusi inovatif yang dapat mempertahankan produksi beras dalam menghadapi tantangan global ini," ujarnya.

Lebih jauh Sonya menjelaskan, tantangan-tantangan yang saling terkait ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan pendekatan produksi beras yang berketahanan dan adaptif. Menurutnya, harus disadari bahwa metode pertanian dan distribusi tradisional mungkin tidak lagi memadai dalam menghadapi ancaman yang terus berkembang ini.

Untuk menjamin masa depan beras, diperlukan solusi inovatif, berkelanjutan, dan kolaboratif yang dapat membantu mengatasi tantangan global ini.

“Dalam kegiatan rice conference ini, kami mengundang berbagai pihak mulai dari pelaku industri perberasan, regulator pemerintahan hingga akademisi untuk membahas isu ini secara komperhensif,” ujar Sonya Mamoriska.

Dia berharap, forum ini bisa menghasilkan solusi bersama akan keberlanjutan pangan dan kehidupan di tatanan global.

Sementara itu, Badan Pangan Nasional Indonesia yang diwakili oleh Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan, Rachmi Widiarini menyampaikan, dalam menghadapi tantangan global ini Badan Pangan Nasional juga berharap dapat kolaborasi satu sama lain antara semua pelaku di industri pangan khususnya beras, memperkuat hubungan tiap stakeholders dan berharap kolaborasi dari Bulog dengan segala stakeholders-nya dapat memperkuat serta melalui konferensi ini bisa bekerjasama dan merumuskan ide gagasan untuk dapat menghadapi tantangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Alami Air Cucian Beras: Solusi Murah untuk Kulit Sehat

Manfaat Alami Air Cucian Beras: Solusi Murah untuk Kulit Sehat

Lifestyle | Selasa, 17 September 2024 | 15:35 WIB

Bayu Krisnamurthi Dicopot dari Bulog, Apa Kabar Kepala Bapanas?

Bayu Krisnamurthi Dicopot dari Bulog, Apa Kabar Kepala Bapanas?

Bisnis | Selasa, 10 September 2024 | 14:20 WIB

BUMN Pupuk RI Pamer Bantu Timor Leste Luncurkan Beras Nasional Perdana

BUMN Pupuk RI Pamer Bantu Timor Leste Luncurkan Beras Nasional Perdana

Bisnis | Senin, 09 September 2024 | 16:50 WIB

3 Basic Skincare YOU Mengandung Beras, Ampuh Bikin Wajah Cerah dan Plumpy

3 Basic Skincare YOU Mengandung Beras, Ampuh Bikin Wajah Cerah dan Plumpy

Your Say | Rabu, 04 September 2024 | 09:22 WIB

Pembelaan Dirut Bulog Bayu Krisnamurthi di Skandal Demurrage Impor Beras

Pembelaan Dirut Bulog Bayu Krisnamurthi di Skandal Demurrage Impor Beras

Bisnis | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 22:23 WIB

Banyak Orang Kaya Beli Beras SPHP untuk Masyarakat Miskin

Banyak Orang Kaya Beli Beras SPHP untuk Masyarakat Miskin

Bisnis | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 19:38 WIB

Terkini

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:10 WIB

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:01 WIB

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50 WIB

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 20:10 WIB

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:52 WIB

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:46 WIB

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:22 WIB

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:15 WIB

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:05 WIB