Daftar Menteri Ekonomi Era Jokowi yang Potensi Masuk Kabienet Prabowo

Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 15 Oktober 2024 | 09:37 WIB
Daftar Menteri Ekonomi Era Jokowi yang Potensi Masuk Kabienet Prabowo
Prabowo Subianto di Kertanegara. (Antara)

Suara.com - Presiden Terpilih Prabowo Subianto mulai menyusun kabinet dalam pemerintahannya bersama Gibran Rakabuming Raka. Beberapa nama yang masuk di kabinet dipanggil Ketua Umum Partai Gerindra di kediaman pribadinya Kertanegara pada Senin (14/10).

Banyak nama-nama lama yang datang menghadiri undangan Prabowo ke Kertanegara. Memang, Prabowo sempat bilang bahwa banyak Menteri di pemerintahan Preisden Joko Widodo (Jokowi) yang akan masuk kabinetnya.

"Bahkan dalam saya menyusun kabinet, kok saya melihat banyak juga ya menteri-menteri yang akan datang, banyak juga yang berada di kabinet yang sekarang," ujar Prabowo beberapa waktu lalu.

Adapun, nama lama yang dipanggil diantaranya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Kemudian, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Agraria Tata Ruang (ATR) /Kepala BPN Agus Harimurti Yudhoyono, dan Wakil Menteri ATR Raja Juli Antoni, dan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Selanjutnya, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, , Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, serta Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani.

Nama-nama tersebut, potensi kuat akan mengisi menteri-menteri bidang ekonomi era pemerintahan Presiden Prabowo. Sri Mulyani bahkan mengaku, diminta kembali mengisi kursi Menteri Keuangan.

"Jadi, kita diskusi cukup lama dan panjang ya selama ini dengan beliau dan oleh karena itu pada saat untuk pembentukan kabinet beliau meminta saya untuk menjadi Menteri Keuangan kembali," ujar Sri Mulyani, di Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin (14/10/2024).

Selain itu, Eks Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kembali diminta menjadi menteri yang mengurusi ekonomi ketika dipanggil Presiden terpilih Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024) malam.

"Jadi tadi saya sudah sampaikan bahwa pembicaraan dengan beliau (Prabowo) meminta untuk terus menjaga situasi perekonomian yang juga sekarang menghadapi tantangan yang luar biasa dan geo politik dan tentu juga masalah pangan dan masalah energi menjadi krusial di situasi seperti ini," kata Airlangga usai bertemu Prabowo. 

Sementara, Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia, mengungkapkan, membahas terkait kedaulatan sumber kekayaan Indonesia saat dipanggil oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin (14/10/2024).

"Saya tadi berjumpa sama bapak presiden terpilih Bapak Prabowo, dan saya kan udah biasa bersilaturahmi berdiskusi dengan Pak Prabowo, jadi kami tadi berdiskusi saja," kata Bahlil usai bertemu Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tempat Pelantikan Presiden 2024 Dimana? Prabowo-Gibran Bukan Sumpah di IKN

Tempat Pelantikan Presiden 2024 Dimana? Prabowo-Gibran Bukan Sumpah di IKN

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 09:04 WIB

30 Persen Kabinet Prabowo Bakal Diisi Orang Lama, Berikut Daftar Menteri Era Jokowi yang Dipanggil ke Kertanegara

30 Persen Kabinet Prabowo Bakal Diisi Orang Lama, Berikut Daftar Menteri Era Jokowi yang Dipanggil ke Kertanegara

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 09:01 WIB

Sebentar Lagi jadi Wapres, Gibran Disebut bakal Warisi Sikap Poker Face Jokowi, Pakar: Buah Jatuh Gak Jauh dari Pohonnya

Sebentar Lagi jadi Wapres, Gibran Disebut bakal Warisi Sikap Poker Face Jokowi, Pakar: Buah Jatuh Gak Jauh dari Pohonnya

News | Selasa, 15 Oktober 2024 | 08:49 WIB

Terkini

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Pakar Ungkap Kemacetan Gerbang Tol Arus Balik Lebaran 2026 Bisa Dicegah lewat Sistem MLFF

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:12 WIB

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

BRILink Agen di Bakauheni, Berawal dari Modal Usaha Terbatas hingga Menjadi Andalan Masyarakat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:09 WIB

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

30 Hari Perang Iran Lawan AS-Israel, Empat Negara Gelar Pertemuan Darurat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Zero Fatality Bisa Dicapai Jika Perusahaan Implementasi Budaya K3 Ketat

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 19:57 WIB

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Emiten Produsen Sarung Tangan Medis MARK Raih Laba Bersih Rp 837,31 Miliar di 2025

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:46 WIB

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Ancaman Selat Hormuz, RI Mulai Telusuri Sumber Minyak Selain Timur Tengah

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:38 WIB

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Dolar AS dan Harga Minyak Diprediksi Melonjak, Rupiah Tertekan

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:10 WIB

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

KPPU Sanksi 97 Pinjol Rp 755 Miliar, Asosiasi Ngotot Ajukan Banding

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:11 WIB

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Penjelasan Kemenkeu soal Lapor SPT Purbaya Kurang Bayar Rp 50 Juta di Coretax

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:52 WIB

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Purbaya Klaim Bos Danantara Sepakat PNM Dialihkan ke Kemenkeu

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 15:42 WIB