Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Terpuruk dan Terbentuk, 18 Tahun Usaha Dawet Nanik Terus Berinovasi dengan Dukungan BRI

M Nurhadi

Senin, 28 Oktober 2024 | 14:03 WIB
Terpuruk dan Terbentuk, 18 Tahun Usaha Dawet Nanik Terus Berinovasi dengan Dukungan BRI
Nanik memamerkan es dawet ireng usahanya di kediamannya di Kalasan, Sleman [Suara.com/hadi]

Bernasib sama seperti kebanyakan usaha, bisnis Nanik menghadapi guncangan hebat tidak lama setelah pandemi COVID-19 melanda pada 2020 silam.

Nanik terpaksa menutup gerai usahanya karena kebijakan saat itu, yakni pembatasan aktivitas di luar ruangan. Padahal, setahun sebelumnya Nanik baru saja membuka cabang usaha baru.

Sempat berhenti usaha, Nanik tidak mau menyerah dengan keadaan. Di tengah kondisi usaha yang terpuruk karena wabah Virus Corona, ia 'dipertemukan' dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) melalui salah satu program andalannya, Brilianpreneur.

Program Brilianpreneur atau BRI UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur sejak 2019 hingga 2024 telah membuktikan perannya dalam mendukung para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia untuk berkembang.

Selama lima tahun, Brilianpreneur BRI telah menjangkau ribuan UMKM di berbagai sektor. Pada tahun 2019, acara ini pertama kali melibatkan lebih dari 150 UMKM dengan target pasar ekspor. Selanjutnya, tahun demi tahun, program ini semakin berkembang, dengan lebih banyak peserta dan pendapatan yang dihasilkan dari transaksi ekspor. Pada 2022, BRI melaporkan sekitar Rp1 triliun dalam potensi transaksi dari agenda ini.

Dukungan BRI ini, sekaligus menunjukkan bukti teori dari Drucker dan pakar lain di bidang kewirausahaan, yang mengatakan bahwa UMKM yang mendapat dukungan dalam bentuk akses pasar, pelatihan bisnis, dan pendampingan cenderung lebih tahan banting terhadap tekanan dan memiliki peluang besar untuk berkembang.

Faktor-faktor ini terbukti menjadi kunci kesuksesan program Brilianpreneur BRI, di mana peserta diberikan pelatihan intensif dan pendampingan dari pakar bisnis, selain dukungan logistik dari BRI. Pakar ekonomi seperti Schumpeter menekankan pentingnya inovasi dan dukungan infrastruktur bagi perkembangan UMKM, dan program Brilianpreneur mengaplikasikan hal ini dengan berfokus pada peningkatan kualitas produk dan manajemen yang siap bersaing secara global.

Melalui program yang juga didukung oleh Rumah Kreatif BUMN BRI Yogyakarta itu, Nanik memulai memasarkan usahanya menuju pasar yang lebih luas melalui 'dunia digital'.

Strategi pemasaran digital yang ia pelajari terbukti menjadi penyelamat. Mulai dari rekrutmen karyawan khusus untuk penjualan online hingga penggunaan akun Instagram dengan nama dawet_ireng_wongndeso, Nanik secara bertahap memperluas jangkauan pasarnya.

baca juga

Bahkan ketika kebijakan PPKM membuatnya tak dapat berjualan langsung, upaya ini memungkinkan Nanik untuk tetap terhubung dengan pelanggan di berbagai lokasi dan menjangkau pasar yang lebih potensial.

Bahkan, usahanya tidak hanya berhasil bangkit dari keterpurukan. Tapi semakin berkembang dengan omzet yang terus naik dari waktu ke waktu.

Pemasaran Nanik tidak main-main, tidak hanya sekedar menjual es dawet di Instagram lantas menunggu order. Ia juga menjual es dawetnya di lintas media sosial.

“Saya jemput bola. Semua grup-grup Facebook saya masuki untuk jualan,” ucap Nanik. Keuletan Nanik terbalas ciamik, usahanya makin dikenal masyarakat. Tidak hanya di Yogyakarta saja, tapi juga hingga luar daerah.

Langganan usahanya kini tidak hanya masyarakat pada umumnya. Ia juga hampir selalu menerima order dari instansi pemerintah hingga perusahaan BUMN, yang bermula dari keaktifannya membagikan produk di media sosial.

Nanik saat menerima label halal dari LPPOM MUI [Ist]
Nanik saat menerima label halal dari LPPOM MUI [Ist]

Inovasi dan Adaptasi

Tidak hanya menawarkan rasa yang otentik, Nanik memastikan bahwa produk es dawetnya memiliki kualitas karena dibuat dengandengan bahan-bahan 100% organik tanpa bahan kimia.

“Saya pastikan bebas bahan kimia. Saat ini, Es Dawet Wong Ndeso juga sudah memiliki sertifikasi halal dari LPPOM MUI,” ungkapnya.

Berbekal sertifikasi halal dari LPPOM MUI, ia mendapatkan bahan baku langsung dari petani gula aren di Magelang dan Purworejo. Hal ini dilakukan agar cendol buatannya benar-benar bebas gluten dan alami, serta memiliki kualitas tinggi yang memberikan pengalaman berbeda kepada para pelanggannya.

Ketekunan Nanik selama menjalankan usaha secara online dengan menghadirkan inovasi dalam produk es dawet memudahkan dirinya dalam berinteraksi langsung dengan pelanggan sekaligus membangun loyalitas konsumen.

Dengan modal hampir nol rupiah, Es Dawet Wong Ndeso saat ini memiliki omzet mencapai belasan juta rupiah tiap bulan. Belasan tahun mempertahankan usahanya di tengah masifnya inovasi minuman tren kekinian. Nanik mengaku tak ambil pusing dengan hal itu. Menurutnya, minuman nikmat dengan bahan alami non-gluten akan selalu memiliki tempat di hati penikmatnya.

"Tidak ada yang tidak mungkin jika keyakinan dibarengi dengan usaha. Gausah mikir ini nanti usaha gimana kalau gagal atau apa-lah. Mau hujan, panas sekalipun harus tetap usaha. Terus positif thinking, terus berusaha. Saya sendiri membuktikan, selalu ada jalan bagi orang yang mau berusaha. Ada banyak jalan, dan kebetulan salah satu jalan saya melalui dukungan BRI," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Life Resmikan BRI Life Corner di Rumah Sakit Melinda 3 dan Edelweiss

BRI Life Resmikan BRI Life Corner di Rumah Sakit Melinda 3 dan Edelweiss

Bisnis | Senin, 28 Oktober 2024 | 13:21 WIB

Lebih dari Modal, BRI Beri Pendampingan Lengkap untuk UMKM Stroberi

Lebih dari Modal, BRI Beri Pendampingan Lengkap untuk UMKM Stroberi

Bri | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:49 WIB

Inovasi Terbaru BRI Life, Mudahkan Layanan Kesehatan di Ujung Jari!

Inovasi Terbaru BRI Life, Mudahkan Layanan Kesehatan di Ujung Jari!

Bri | Senin, 28 Oktober 2024 | 11:30 WIB

Terkini

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:07 WIB

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:01 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:50 WIB

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:37 WIB

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:16 WIB

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 09:03 WIB

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:56 WIB

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Belajar ke Inggris, Menteri LH Bidik Sampah Jadi Komoditas Bernilai Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:52 WIB

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

SIG Bina 580 UMKM, Transaksi Tembus Rp6,9 Miliar dan Serap 2.100 Pekerja

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 08:47 WIB