Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Naikan Angka Kelahiran, Korsel Berikan Uang Saku Rp 28 Juta dan Cuti untuk Calon Ayah

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2024 | 07:24 WIB
Naikan Angka Kelahiran, Korsel Berikan Uang Saku Rp 28 Juta dan Cuti untuk Calon Ayah
Potret Song Joong Ki Momong Anak Kecil (YouTube Maichard)

Suara.com - Korea Selatan (Korsel) berencana untuk mendorong para kenaikan angka kelahiran anak. Hal ini dikarenakan negara yang terkenal dengan ginsengnya mengalami penurunan angka kelahiran.

Tentunya, hal ini bisa menyebabkan penurunan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan. Untuk itu, pemerintah setemoat akan memberikan program cuti untuk calon ayah yang ingin memiliki anak dengan istrinya.

Menariknya, dalam program ini cuti untuk calon ayah yang memiliki anak juga akan mendapatkan tunjangan gaji bulanan sebesar 1.780 dolar atau sekitar Rp28 juta lebih per bulan.

Tentunya dengan program yang diberikan ini bisa meningkatkan angka kelahiran pada anak. Terbukti,
persentase pria yang mengambil cuti ayah untuk mengasuh anak naik mencapai 6,8 persen. Tentunya dengan program ini bisa meningkatkan angka kelahiran anak menjadi 50 persen pada tahun 2027.

Selain itu, laporan juga mencatat angka ibu baru yang mengambil cuti hamil untuk mengasuh anak-anak mereka juga akan meningkat menjadi 80 persen pada tahun 2027 dan 85 persen pada tahun 2030.

“Pemerintah akan menilai bagaimana keseimbangan kerja-keluarga berperan, bagaimana budaya pengasuhan bersama dan peran orang tua yang bekerja berakar di tempat kerja,” kata Lim Huing-chul, Sekretaris Jenderal Komite Presiden, dalam sebuah pengarahan dilansir dari Koreaherald.

Namun, Lim menambahkan rencana mereka untuk mendorong lebih banyak ayah untuk menggunakan cuti ayah membutuhkan kerja sama sektor swasta, pengeluaran anggaran, dan undang-undang. Adapun, pemerintah juga berencana untuk memperkenalkan sistem cuti orangtua yang baru selama dua minggu untuk memberikan lebih banyak kebebasan kepada orangtua untuk mengambil cuti penitipan anak

Selain itu, pemerintah juga mengusulkan bahwa hingga 210.000 orang dapat memenuhi syarat untuk menjalani tes kesuburan pada tahun 2027 di seluruh negeri, dari sekitar 80.000 pada tahun 2023. Hal ini untuk meningkatkan persentanse kehamilan di Korea Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Militer di Korsel, KBRI Seoul Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

Darurat Militer di Korsel, KBRI Seoul Imbau WNI Tingkatkan Kewaspadaan

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 07:20 WIB

Hanya Beberapa Jam Setelah Diumumkan, Presiden Korsel Cabut Status Darurat Militer

Hanya Beberapa Jam Setelah Diumumkan, Presiden Korsel Cabut Status Darurat Militer

News | Rabu, 04 Desember 2024 | 07:06 WIB

Bukan Gimmick, Yoo Byung Jae Akui Sudah Punya Pacar

Bukan Gimmick, Yoo Byung Jae Akui Sudah Punya Pacar

Entertainment | Rabu, 04 Desember 2024 | 07:00 WIB

Terkini

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:13 WIB

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:07 WIB

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 20:05 WIB

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:53 WIB

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:46 WIB

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:22 WIB

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:12 WIB

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:02 WIB

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 19:01 WIB

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 18:47 WIB