Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.745.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Agensi BTS Diduga Lakukan Kontrak Rahasia Senilai Rp 4,5 Triliun

Iwan Supriyatna | Rina Anggraeni | Suara.com

Rabu, 04 Desember 2024 | 07:42 WIB
Agensi BTS Diduga Lakukan Kontrak Rahasia Senilai Rp 4,5 Triliun
BTS (soompi.com)

Suara.com - Pendiri dan Ketua HYBE, Bang Si-hyuk dikabarkan menghadapi penyelidikan oleh Pengawas Layanan Keuangan (FSS) Korea Selatan. Dalam hal ini Bang Si Hyuk merupakan bos besar dari agensi HYBE yang menaungi idol Kpop seperti BTS, TXT hingga Illit.

Dilansir, Musicbusinessworldwide, Bang Si- Hyuk diduga melakukan kontrak "rahasia" dengan pemegang saham tertentu sebelum dan selama penawaran umum perdana perusahaan pada tahun 2020.

Dia pun dilaporkan melakukan perjanjian rahasia terhadap perusahaan ekuitas swasta (PEF) selama penawaran umum perdana (IPO) empat tahun lalu. Perjanjian tersebut yakni mengamankan dana sekitar 400 miliar KRW (sekitar Rp 4,5 triliun).

Kontrak-kontrak tersebut melibatkan tiga dana ekuitas swasta lokal – STIC Investments, Estone Equity Partners, dan New Main Equity. Dana tersebut mencapai kesepakatan dengan Bang pada tahun 2018 – dua tahun sebelum IPO – untuk mengambil saham di HYBE (saat itu disebut Big Hit Entertainment).

Kontrak tersebut juga memberi hak kepada Bang untuk mengambil 30% keuntungan dari penjualan saham perusahaan IPO berhasil. Jika tidak, Bang akan diminta untuk membeli kembali saham perusahaan PE berdasarkan klausul opsi jual dalam kontrak.

Hingga pada 15 Oktober 2020, HYBE melantai di bursa saham dengan harga 270.000 KRW per lembar saham (Rp 3,6 juta), dua kali lipat dari harga IPO sebesar 135.000 KRW (Rp 1,8 juta).

Harga saham melonjak selama sesi tersebut, dan sempat melampaui harga 350.000 KRW. Namun, tak lama kemudian, swasta mulai menjual saham mereka, yang menyebabkan harga saham anjlok hingga sekitar 140.000 KRW (Rp 4,7 juta) dalam waktu dua minggu.

Meskipun HYBE berhasil menyelesaikan IPO dalam jangka waktu yang disepakati, yang memungkinkan Bang memperoleh sekitar 400 miliar KRW (Rp 4,5 triliun), rincian perjanjian pemegang saham tidak disertakan dalam proses IPO.

Akibatnya, investor awal yang tidak mengetahui perjanjian ini mengalami kerugian finansial. "Kami berencana untuk segera menyelidiki potensi pelanggaran Undang-Undang Pasar Modal yang melibatkan Hybe dan Ketua Bang,"kata Layanan Pengawasan Keuangan (FSS).

Hingga Bursa Korea, yang mengawasi pencatatan IPO, juga mengonfirmasi bahwa mereka sedang memeriksa dokumen terkait untuk menentukan adanya pelanggaran hukum.

Di sisi lain Pejabat Hybe membantah melakukan kesalahan, dengan mengatakan bahwa proses IPO dipercayakan kepada para penjamin emisi.

IPO Hybe dipimpin oleh NH Investment & Securities, Korea Investment & Securities, dan JP Morgan sebagai penjamin emisi utama, dengan Mirae Asset Securities bertindak sebagai penjamin emisi bersama.

“Kami mengandalkan para penjamin emisi untuk proses IPO. Empat firma hukum meninjau peraturan domestik, undang-undang keuangan, dan bahkan persyaratan SEC AS. Para penjamin emisilah yang memutuskan untuk tidak memasukkan rincian tertentu dalam laporan sekuritas yang diserahkan ke bursa. Kami melanjutkan berdasarkan arahan mereka,” kata pejabat perusahaan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

MDIY Siap IPO di Rentang Rp 1.650 Hingga Rp 1.870 per Saham, Minat Beli?

MDIY Siap IPO di Rentang Rp 1.650 Hingga Rp 1.870 per Saham, Minat Beli?

Bisnis | Selasa, 03 Desember 2024 | 16:00 WIB

Produsen Pupuk Delta Giri Wacana Mau IPO, Raup Dana Hingga Rp1,03 Triliun

Produsen Pupuk Delta Giri Wacana Mau IPO, Raup Dana Hingga Rp1,03 Triliun

Bisnis | Selasa, 03 Desember 2024 | 15:06 WIB

Min Hee Jin Kembali Ajukan Tuntutan Terhadap HYBE Atas Pencemaran Nama Baik

Min Hee Jin Kembali Ajukan Tuntutan Terhadap HYBE Atas Pencemaran Nama Baik

Your Say | Selasa, 03 Desember 2024 | 12:18 WIB

Terkini

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Rumah Murah di Bawah Rp 100 Juta Mulai Diburu Masyarakat

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:53 WIB

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 7.509 Triliun per Februari, Masih Aman?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 17:47 WIB