Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Pentingnya Teknologi Skor Kredit Bagi Pelaku Industri Agar Tak Asal Beri Pinjaman ke Nasabah

Achmad Fauzi

Senin, 16 Desember 2024 | 17:01 WIB
Pentingnya Teknologi Skor Kredit Bagi Pelaku Industri Agar Tak Asal Beri Pinjaman ke Nasabah
Ilustrasi Paylater (Unsplash/Blake Wisz)

Suara.com - Pasar kredit konsumen di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan signifikan, terutama pada segmen pinjaman berjangka pendek dengan nilai kecil. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit konsumen perbankan tumbuh 10,88 persen secara tahunan per September 2024, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya.

Hal ini mengindikasikan naiknya kebutuhan masyarakat terhadap produk keuangan untuk berbagai keperluan, mulai dari kebutuhan mendesak hingga konsumtif.

PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK) mengungkapkan bahwa total penyaluran pinjaman berjangka pendek di kuartal ketiga 2024 mencapai Rp29,9 triliun, dengan peningkatan 24,95 persen dibandingkan kuartal kedua.

Namun, tingginya permintaan pinjaman ini memunculkan tantangan baru bagi industri keuangan, yaitu memastikan proses pemberian kredit yang bertanggung jawab dan menghindari risiko gagal bayar.

Presiden Direktur CLIK, Leonardo Lapalorcia, menekankan pentingnya adopsi teknologi analitik canggih dan akses data real-time dalam proses penilaian risiko kredit.

Ia menyatakan bahwa skor kredit kini menjadi elemen krusial untuk membantu pelaku industri, seperti bank, perusahaan pembiayaan, dan penyedia jasa pinjaman digital, menilai reputasi calon debitur tanpa harus mengandalkan agunan.

"Dengan inovasi dalam penilaian digital yang cepat dan akurat, kita dapat menciptakan proses pemberian kredit yang lebih ramping dan inklusif, serta mendukung inklusi keuangan di Indonesia," ujarnya seperti dikutip, Senin (16/12/2024).

Untuk menjawab tantangan tersebut, CLIK meluncurkan model skor kredit terbaru bernama CLIK Skor Kredit Akselerasi Inklusi (CLIK SKAI).

Model ini dirancang khusus untuk pinjaman dengan tenor hingga enam bulan dan nilai maksimal Rp8 juta. Teknologi seperti artificial intelligence (AI), machine learning, dan data alternatif digunakan untuk memprediksi risiko gagal bayar dengan lebih akurat.

Jan Tjintjelaar, Direktur Komersial CLIK, menjelaskan bahwa CLIK SKAI membantu pelaku industri meningkatkan persetujuan pinjaman tanpa menambah risiko.

"Dengan CLIK SKAI, lembaga keuangan dapat lebih percaya diri dalam memberikan pinjaman, memperkuat inklusi keuangan, dan menciptakan ekosistem kredit yang lebih sehat," beber dia.

Sementara, Anggie Setia Ariningsih, Ketua Komite Buy Now Pay Later (BNPL) Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), mendukung inovasi ini, sebab menciptakan perjalanan debitur yang lebih aman.

"Ini menjadi peluang besar bagi kolaborasi antara penyedia jasa keuangan dan biro kredit," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Pelaku Industri Coating Asia Pasifik Berkumpul Unjuk Gigi di Indonesia

Ratusan Pelaku Industri Coating Asia Pasifik Berkumpul Unjuk Gigi di Indonesia

Bisnis | Kamis, 12 September 2024 | 09:38 WIB

Kualitas Angkatan Kerja RI Bergantung Kolaborasi Mutual Antara Pendidikan dan Pelaku Industri

Kualitas Angkatan Kerja RI Bergantung Kolaborasi Mutual Antara Pendidikan dan Pelaku Industri

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 07:07 WIB

SKK Migas Bareng Pelaku Industri Cari Solusi Rantai Suplai untuk Capai Target Produksi

SKK Migas Bareng Pelaku Industri Cari Solusi Rantai Suplai untuk Capai Target Produksi

Bisnis | Rabu, 07 Agustus 2024 | 12:49 WIB

Terkini

Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara

Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:49 WIB

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:20 WIB

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:02 WIB

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:59 WIB

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:36 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:32 WIB

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:28 WIB

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:10 WIB

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB