Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB

Ronald Seger Prabowo, Adie Prasetyo Nugraha

Jum'at, 17 Juli 2026 | 19:31 WIB
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB
Dua Mahasiswa Indonesia Bawa Isu Kesehatan Mental Lewat Sepak Bola ke Markas PBB. [dok. UniLeague]
baca 10 detik
  • Dua mahasiswa Indonesia terpilih menjadi delegasi internasional dalam program sepak bola untuk kesehatan mental di Markas PBB, New York.
  • Delegasi dari Liga Universitas Coca-Cola tersebut akan memperkenalkan pendekatan Football for Mental Health pada 17 Juli 2026 mendatang.
  • Program ini bertujuan memanfaatkan sepak bola sebagai sarana membangun kepemimpinan, kesehatan mental, dan perdamaian bagi generasi muda dunia.

Suara.com - Sepak bola kembali menunjukkan perannya di luar lapangan. Dua mahasiswa Indonesia terpilih menjadi delegasi dalam program internasional 'One World, One Game, One Goal: Football for Youth Mental Health & Well-being' yang digelar di United Nations Headquarters (UNHQ), New York, Amerika Serikat.

Keduanya merupakan mahasiswa yang berasal dari ekosistem Liga Universitas Coca-Cola. Mereka adalah Elang Cikal Brajananta dari STKIP Pasundan dan M. Elyas Aryo Saputro dari Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kehadiran mereka di forum internasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan peran sepak bola dalam mendukung kesehatan mental, kesejahteraan, perdamaian, serta kepemimpinan generasi muda.

Dalam forum tersebut, delegasi Indonesia akan memperkenalkan pendekatan Football for Mental Health yang diterapkan melalui Liga Universitas Coca-Cola. Agenda utama delegasi Indonesia dijadwalkan berlangsung pada 17 Juli 2026.

Keduanya berangkat dari Jakarta menuju New York pada 14 Juli 2026 dan dijadwalkan kembali ke Indonesia pada 19 Juli mendatang.

Perjalanan delegasi Indonesia ke Amerika Serikat turut mendapat dukungan Qatar Airways sebagai Official Airline Partner. Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi untuk membawa pesan bahwa olahraga, khususnya sepak bola, dapat menjadi sarana untuk mendorong kesehatan mental dan pengembangan generasi muda.

Pemilihan Elang dan Elyas dilakukan melalui proses merit-based selection yang melibatkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek), Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu), United Nations Resident Coordinator Office (UNRCO) Indonesia, serta penyelenggara Liga Universitas Coca-Cola.

Proses seleksi mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari rekam jejak kepemimpinan, kontribusi terhadap olahraga dan kepemudaan, kemampuan komunikasi, hingga kesiapan untuk membawa nama Indonesia dalam forum internasional.

Program tersebut mendorong pemanfaatan sepak bola sebagai instrumen untuk membangun kepemimpinan, memperkuat kesehatan mental, menciptakan lingkungan yang inklusif, serta mempererat hubungan antar pemuda dari berbagai latar belakang.

baca juga

Elang merupakan kapten tim STKIP Pasundan di Liga Universitas Coca-Cola 2026. Ia telah menekuni sepak bola kompetitif selama lebih dari 13 tahun.

Pengalaman memimpin di dalam dan luar lapangan, konsistensi dalam pengembangan olahraga, serta kepeduliannya terhadap pemberdayaan pemuda menjadi sejumlah alasan yang membuatnya dipercaya menjadi salah satu delegasi Indonesia.

Sementara itu, Elyas merupakan Presiden PS ITB. Ia memimpin organisasi sepak bola mahasiswa yang memiliki lebih dari 150 anggota.

Pengalamannya dalam membangun komunitas olahraga di lingkungan kampus, menginisiasi berbagai program pengembangan mahasiswa, serta membangun kolaborasi di lingkungan perguruan tinggi menjadi modal penting dalam perannya sebagai delegasi Indonesia.

Keberangkatan dua mahasiswa tersebut menunjukkan bahwa kompetisi sepak bola antarmahasiswa dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi muda. Pengalaman di lapangan dapat berkembang menjadi kesempatan untuk terlibat dalam isu-isu global, termasuk kesehatan mental, kepemudaan, pendidikan, dan perdamaian.

Direktur Garuda Gemah Nusantara, Rizky Aidi, mengatakan keberangkatan delegasi ini merupakan momentum penting yang menunjukkan bahwa sepak bola mampu melahirkan pemimpin muda Indonesia yang siap berkontribusi di tingkat internasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:05 WIB

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

Remaja Indonesia Hadapi Ancaman Kesehatan Mental, Kecemasan dan Depresi Jadi Temuan Utama

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 14:34 WIB

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Komunitas Dermaga Diri: Ruang Aman untuk Pulih dari Luka Batin

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:28 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

×