Aksi Terang di Likupang, Pupuk Kaltim Tanamkan Pentingnya Pelestarian Ekosistem Perairan

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Selasa, 17 Desember 2024 | 14:21 WIB
Aksi Terang di Likupang, Pupuk Kaltim Tanamkan Pentingnya Pelestarian Ekosistem Perairan
Program ‘Edukasi Konservasi Terumbu Karang (AKSI TERANG)’ Pupuk Kaltim di Desa Lihunu, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. (Dok: Pupuk Kaltim)

Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) melalui program Employee Volunteering Initiation (Evolution), kembali menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan kawasan perairan di Indonesia.

Bertajuk ‘Edukasi Konservasi Terumbu Karang (AKSI TERANG)’, Evolution kali ini berlangsung di Desa Lihunu, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Pupuk Kaltim berkolaborasi dengan sejumlah pihak turun langsung melakukan aksi perlestarian perairan. Diantaranya Pupuk Kaltim Diving Club (PKTDC), Pemerintah dan masyarakat Desa Lihunu, serta Seasoldier Indonesia Cabang Sulawesi Utara.

Bersama puluhan karyawan, AKSI TERANG terbagi dalam dua sasaran, yakni rehabilitasi terumbu karang melalui pembuatan dan penurunan media terumbu sebanyak 47 unit di kawasan konservasi Taman Wisata Perairan (TWP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Likupang.

"Selain itu juga dilakukan edukasi terkait pentingnya melestarikan lingkungan dan kawasan perairan sejak dini, melalui edutainment puppet show bagi 47 anak di Desa Lihunu," ujar Direktur Utama Pupuk Kaltim, Budi Wahju Soesilo, Rabu (11/12/2024).

Dijelaskan Soesilo, pelestarian ekosistem perairan dan terumbu karang menjadi salah satu fokus perhatian Pupuk Kaltim dalam mendukung keberlanjutan, sekaligus bagian dari implementasi prinsip Environment, Social and Governance (ESG) yang menjadi landasan operasional Perusahaan.

Hal ini melihat ancaman terhadap terumbu karang akibat aktivitas manusia maupun perubahan iklim yang terus meningkat, sehingga menjadi tantangan yang butuh perhatian dan penanganan bersama. Maka melalui Evolution, Pupuk Kaltim menunjukkan komitmen sekaligus aksi nyata dengan turun langsung di KEK Likupang, agar masyarakat makin memahami pentingnya pelestarian lingkungan sebagai bentuk kesadaran dan tanggung jawab bersama.

"Ini menjadi salah satu sarana efektif dengan mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan konservasi yang berkelanjutan," lanjut Soesilo.

Pentingnya kolaborasi dalam mendukung keberlanjutan ekosistem perairan juga terus dioptimalkan di kawasan sekitar perusahaan, yang setiap tahun menurunkan sekitar 500 unit terumbu buatan di area koservasi Tobok Batang dan Pasilan Kota Bontang.

baca juga

Program ini telah berjalan sejak 2011, dan hingga kini terdapat 6.882 unit terumbu buatan. Selain itu Pupuk Kaltim juga menginisiasi pembentukan Center of Excellence (CoE) Terumbu Karang, yang meliputi berbagai kegiatan seperti transplantasi terumbu, pembibitan melalui fasilitas coral nursery hingga penyuluhan bagi masyarakat.

"Pupuk Kaltim juga memiliki mitra binaan yang diberdayakan untuk pembuatan dan penuruanan media terumbu di Kota Bontang, yakni Kelompok Kimasea dan Karaka, sebagai wujud kolaborasi bersama masyarakat sekitar," terang Soesilo.

Melalui AKSI TERANG kali ini, diharap makin mendorong masyarakat untuk terlibat langsung dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan, sekaligus mengajak seluruh pihak meningkatan inisiatif serupa di masa datang. Mengingat dampak positifnya terhadap kelangsungan ekosistem perairan bagi generasi penerus.

"Kita mungkin tidak dapat menyelesaikan semua tantangan lingkungan dalam waktu singkat. Namun, setiap langkah kecil yang diambil, akan memberikan kontribusi besar bagi masa depan bumi yang lebih baik," tambah Soesilo.

Mewakili Pemerintah, Sekretaris Desa Lihunu Candra Bawole, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pupuk Kaltim mendorong kesadaran bersama, untuk senantiasa menjaga ekosistem perairan dalam jangka panjang. Kegiatan ini kata dia, menunjukkan komitmen kuat perusahaan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan bersama, mengingat sinergi yang kuat antar seluruh pihak merupakan kunci utama mewujudkan konservasi yang berkelanjutan.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini, terlebih adanya edukasi yang bersifat atraktif untuk meningkatkan pemahaman generasi akan pentingnya menjaga perairan sejak dini. Semoga inisiasi seperti ini terus berkesinambungan," ucap Candra.

Pembina Seasoldier Indonesia Cabang Sulawesi Utara, Rio Noval Puasa, turut mengungkapkan jika kolaborasi seperti ini merupakan salah satu langkah strategis, untuk meningkatkan peran dalam menjaga kelangsungan kawasan perairan yang lebih produktif.

Terlebih KEK Likupang menjadi salah satu destinasi andalan pariwisata Sulawesi Utara, sehingga penting untuk dijaga dari segala potensi yang dapat menimbulkan kerusakan ekosistem bawah air.

 "Kami siap untuk menindaklanjuti program Evolution Pupuk Kaltim, dengan pemantauan berkala media terumbu buatan yang diturunkan. Semoga kolaborasi ini menghasilkan manfaat bagi ekositem perairan yang lebih terjaga," papar Rio.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuki Usia ke-47 Tahun, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp15,3 Miliar bagi Warga Bontang

Masuki Usia ke-47 Tahun, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp15,3 Miliar bagi Warga Bontang

Bisnis | Selasa, 17 Desember 2024 | 14:09 WIB

Destinasi Liburan Seru: Ini Tempat Bermain Edukatif yang Mengenalkan Anak pada Keberagaman Habitat Dunia

Destinasi Liburan Seru: Ini Tempat Bermain Edukatif yang Mengenalkan Anak pada Keberagaman Habitat Dunia

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2024 | 13:55 WIB

Tak Hanya Mendukung Pembelajaran Akademik, Ini Pentingnya Upaya Mewujudkan Generasi Sehat di Lingkungan Sekolah

Tak Hanya Mendukung Pembelajaran Akademik, Ini Pentingnya Upaya Mewujudkan Generasi Sehat di Lingkungan Sekolah

Health | Senin, 16 Desember 2024 | 18:30 WIB

16 Inovasi PKT di TKMPN 2024 Perkuat Budaya Mutu dan Efisiensi Perusahaan

16 Inovasi PKT di TKMPN 2024 Perkuat Budaya Mutu dan Efisiensi Perusahaan

Bisnis | Senin, 16 Desember 2024 | 08:42 WIB

Ulasan Buku Pawai Sampah, Ajarkan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Ulasan Buku Pawai Sampah, Ajarkan Edukasi Lingkungan Sejak Dini

Your Say | Minggu, 15 Desember 2024 | 17:35 WIB

BUMN Muda Perkebunan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Cikaso Sukabumi

BUMN Muda Perkebunan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Cikaso Sukabumi

Bisnis | Sabtu, 14 Desember 2024 | 17:38 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×