Punya Kekayaan Rp9,7 Miliar, Kaprodi Anestesi Undip Diduga Kuat Terlibat Pemerasan Dokter

M Nurhadi

Minggu, 29 Desember 2024 | 11:55 WIB
Punya Kekayaan Rp9,7 Miliar, Kaprodi Anestesi Undip Diduga Kuat Terlibat Pemerasan Dokter
Kampus Universitas Diponegoro Semarang. (ANTARA/HO-Undip)

Suara.com - dr. Taufik Eko Nugroho, yang menjabat sebagai Kepala Program Studi (Kaprodi) Anestesiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK UNDIP), kini tengah menjadi pusat perhatian publik.

Hal ini terjadi setelah ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka dalam kasus kematian dr. Aulia Risma Lestari, seorang mahasiswi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesiologi di FK UNDIP.

Kematian dr. Aulia sendiri terjadi pada 12 Agustus 2024, ketika ia ditemukan meninggal di kamar kosnya di Lempongsari, Semarang. Awalnya, kematiannya diduga sebagai bunuh diri akibat penyuntikan obat penenang ke tubuhnya. Namun, penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan dugaan adanya praktik perundungan (bullying) dan pemerasan yang dialami dr. Aulia selama menjalani pendidikan spesialis.

Polda Jawa Tengah kemudian menetapkan tiga tersangka dalam kasus ini, termasuk dr. Taufik Eko Nugroho, seorang staf keuangan berinisial SM, dan seorang dokter senior berinisial ZYA.

Profil dr. Taufik Eko Nugroho

dr. Taufik Eko Nugroho menyelesaikan pendidikan Sarjana Kedokteran di FK UNDIP pada tahun 2005 dan melanjutkan pendidikan profesi dokter hingga 2007. Ia kemudian mengambil spesialisasi Anestesiologi dan meraih gelar Spesialis Anestesi pada tahun 2012.

Sebagai Kaprodi Anestesiologi, dr. Taufik juga mengajar sejumlah mata kuliah penting seperti Metodologi Penelitian, Manajemen Klinik, serta Keterampilan Klinik Anestesiologi dan Terapi Intensif. Selain mengajar, ia berpraktik sebagai dokter spesialis anestesi di Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) dan RSUD KRMT Wongsonegoro di Semarang.

Dalam kasus kematian dr. Aulia, dr. Taufik diduga terlibat dalam praktik pemerasan terhadap mahasiswi tersebut. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa dr. Aulia diminta membayar sejumlah uang sebagai syarat kelulusan atau untuk mendapatkan perlakuan tertentu selama pendidikan. Jika terbukti, praktik ini mencerminkan penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran etika dalam lingkungan akademik.

Harta Kekayaan

baca juga

Harta kekayaan dr. Taufik Eko Nugroho juga menjadi perhatian publik. Laporan menyebutkan bahwa total kekayaannya mencapai Rp9,7 miliar, yang memunculkan pertanyaan mengenai asal-usulnya, terutama di tengah dugaan pemerasan yang melibatkan dr. Aulia. Berikut adalah rincian harta kekayaannya:

- Tanah dan Bangunan: Rp5,32 miliar
- Kendaraan: Rp100 juta (Suzuki Ertiga tahun 2013)
- Harta Bergerak Lainnya: Rp433,7 juta
- Surat Berharga: Rp1,35 miliar
- Kas dan Setara Kas: Rp1,99 miliar
- Harta Lainnya: Rp520 juta

Dengan situasi yang rumit ini, publik kini menunggu perkembangan lebih lanjut dari penyelidikan kasus kematian dr. Aulia dan dampak yang mungkin timbul terhadap dr. Taufik Eko Nugroho serta lingkungan akademik di FK UNDIP.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Malaysia Diperas Polisi di Jakarta, Legislator PKB: Pemeriksaan Narkoba Jangan Dimaanfaatkan untuk Pemerasan!

Warga Malaysia Diperas Polisi di Jakarta, Legislator PKB: Pemeriksaan Narkoba Jangan Dimaanfaatkan untuk Pemerasan!

News | Sabtu, 28 Desember 2024 | 12:13 WIB

Polisi Peras Penonton DWP, Komisi III DPR: Acara Musik Rawan Narkoba

Polisi Peras Penonton DWP, Komisi III DPR: Acara Musik Rawan Narkoba

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 19:55 WIB

Skandal DWP, IPW Desak 34 Oknum Polisi Pemeras Penonton Dipecat

Skandal DWP, IPW Desak 34 Oknum Polisi Pemeras Penonton Dipecat

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 14:44 WIB

Legislator PKB Desak Polri Pecat dan Hukum Berat Polisi Pemeras Orang Asing Penonton DWP: Mereka Sudah Mencoreng

Legislator PKB Desak Polri Pecat dan Hukum Berat Polisi Pemeras Orang Asing Penonton DWP: Mereka Sudah Mencoreng

News | Jum'at, 27 Desember 2024 | 13:04 WIB

Polda Metro Bersih-bersih? Begini Nasib 34 Polisi Diduga Terlibat Pemerasan Puluhan Miliar di Konser DWP

Polda Metro Bersih-bersih? Begini Nasib 34 Polisi Diduga Terlibat Pemerasan Puluhan Miliar di Konser DWP

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 20:25 WIB

Dari AKBP hingga Briptu 'Diparkir' Kapolda Irjen Karyoto, 34 Polisi Dimutasi Terkait Skandal Peras Pengunjung DWP?

Dari AKBP hingga Briptu 'Diparkir' Kapolda Irjen Karyoto, 34 Polisi Dimutasi Terkait Skandal Peras Pengunjung DWP?

News | Kamis, 26 Desember 2024 | 17:12 WIB

Terkini

Tabrakan Beruntun di Jakut Libatkan Truk Damkar hingga Bus Transjakarta, 3 Orang Luka-luka

Tabrakan Beruntun di Jakut Libatkan Truk Damkar hingga Bus Transjakarta, 3 Orang Luka-luka

News | Senin, 28 September 2026 | 16:01 WIB

Sosok Jimmy Masrin, Koruptor LPEI yang Fotonya Dipajang di Klaster Mewah Lapas Cibinong

Sosok Jimmy Masrin, Koruptor LPEI yang Fotonya Dipajang di Klaster Mewah Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 15:59 WIB

Kinaryosih Ungkap Penyesalan Mak Eli Dalam "Putri Jangan Gentayangan Lagi"

Kinaryosih Ungkap Penyesalan Mak Eli Dalam "Putri Jangan Gentayangan Lagi"

Entertainment | Senin, 28 September 2026 | 15:59 WIB

Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita

Bantuan Sepeda dari BRI Peduli Antar Mahesa Lebih Dekat dengan Cita-Cita

Batam | Senin, 28 September 2026 | 15:57 WIB

Pilu! Hilang Dini Hari, Mbah Lastri Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Magetan

Pilu! Hilang Dini Hari, Mbah Lastri Ditemukan Tak Bernyawa di Jurang Magetan

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 15:55 WIB

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita

BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita

Malang | Senin, 28 September 2026 | 15:54 WIB

Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya

Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya

News | Senin, 28 September 2026 | 15:50 WIB

Sinopsis MR: Iyaku Joho Tantosha, Drama Jepang Dibintangi Mukai Osamu

Sinopsis MR: Iyaku Joho Tantosha, Drama Jepang Dibintangi Mukai Osamu

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 15:50 WIB

BRI Peduli Temani Langkah Mahesa, dari Jalan Kaki Terjebak Banjir Rob Kini Pakai Sepeda

BRI Peduli Temani Langkah Mahesa, dari Jalan Kaki Terjebak Banjir Rob Kini Pakai Sepeda

Jatim | Senin, 28 September 2026 | 15:49 WIB

Anaknya Dikaitkan Dugaan Bullying di Sekolah ICM, Dahnil Anzar: Sekarang Hoaks Banyak Sekali

Anaknya Dikaitkan Dugaan Bullying di Sekolah ICM, Dahnil Anzar: Sekarang Hoaks Banyak Sekali

News | Senin, 28 September 2026 | 15:48 WIB

×