Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.772.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.491

Suku Bunga Deposito dan Kredit Stabil, Gubernur BI Ungkap Alasannya

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 15 Januari 2025 | 17:24 WIB
Suku Bunga Deposito dan Kredit Stabil, Gubernur BI Ungkap Alasannya
Gubernur BI, Perry Warjiyo [Antara]

Suara.com - Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengungkapkan bahwa suku bunga pasar uang overnight (IndONIA) berada di sekitar BI-Rate, yakni 6,03 persen per 14 Januari 2025. Hal ini menunjukkan bahwa transmisi kebijakan moneter melalui jalur suku bunga berjalan dengan baik dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Dalam pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 14 Januari 2025, Perry menyatakan bahwa suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk tenor 6, 9, dan 12 bulan tercatat masing-masing pada level 7,06 persen, 7,10 persen, dan 7,23 persen. Ini menunjukkan daya tarik yang kuat bagi aliran masuk modal asing di tengah tantangan global yang terus berlanjut.

“Transmisi kebijakan moneter melalui jalur suku bunga berjalan baik dalam upaya turut mendukung pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya dalam Pengumuman Hasil Rapat Dewan Gubernur Bulan Januari 2025 dengan Cakupan Triwulanan di Gedung BI, Jakarta, Rabu (15/1/2024).

Sementara itu, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) untuk tenor 2 tahun dan 10 tahun juga mengalami peningkatan, masing-masing menjadi 6,98 persen dan 7,25 persen. Peningkatan ini membantu menjaga daya tarik instrumen keuangan domestik di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Perry juga menjelaskan bahwa suku bunga perbankan tetap stabil berkat likuiditas yang memadai dan efisiensi dalam pembentukan harga. Suku bunga deposito untuk satu bulan tercatat sebesar 4,87 persen, sedangkan suku bunga kredit berada di angka 9,20 persen, yang relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya.

Dalam RDG yang berlangsung pada Selasa dan Rabu tersebut, BI memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,75 persen. Selain itu, suku bunga deposit facility dan lending facility juga diturunkan masing-masing menjadi 5 persen dan 6,5 persen.

Keputusan ini mencerminkan upaya BI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sambil tetap memperhatikan stabilitas makroekonomi. Perry menegaskan bahwa dengan likuiditas yang cukup dan permodalan yang kuat, BRI memiliki ruang untuk tumbuh lebih baik di masa depan.

Dengan langkah-langkah ini, Bank Indonesia menunjukkan komitmennya untuk terus mendukung perekonomian nasional melalui kebijakan moneter yang responsif terhadap dinamika pasar dan tantangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunggu Pelantikan Trump, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Tunggu Pelantikan Trump, BI Diramal Tahan Suku Bunga

Bisnis | Rabu, 15 Januari 2025 | 07:12 WIB

Transisi Pengawasan Aset Kripto ke OJK, Apa Dampaknya bagi Investor?

Transisi Pengawasan Aset Kripto ke OJK, Apa Dampaknya bagi Investor?

Bisnis | Minggu, 12 Januari 2025 | 13:42 WIB

Aliran Modal Asing Rp 4,38 Triliun Minggat dari Indonesia

Aliran Modal Asing Rp 4,38 Triliun Minggat dari Indonesia

Bisnis | Minggu, 12 Januari 2025 | 09:04 WIB

Penguatan Pasar Keuangan, BI dan OJK Sinergi Atur Aset Kripto dan Derivatif

Penguatan Pasar Keuangan, BI dan OJK Sinergi Atur Aset Kripto dan Derivatif

Bisnis | Minggu, 12 Januari 2025 | 13:39 WIB

Survei BI: Suku Cadang Dongkrak Penjualan Eceran Bulan Desember

Survei BI: Suku Cadang Dongkrak Penjualan Eceran Bulan Desember

Bisnis | Jum'at, 10 Januari 2025 | 21:23 WIB

Rupiah Terus Keok Lawan Dollar AS, BI Diramal Turunkan Suku Bunga

Rupiah Terus Keok Lawan Dollar AS, BI Diramal Turunkan Suku Bunga

Bisnis | Kamis, 09 Januari 2025 | 15:42 WIB

Terkini

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Dorong Transisi Energi Global, Pertamina NRE Kaji Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 20:38 WIB

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Harga Minyak Bakal Naik Pekan Depan? Ini Prediksinya

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 16:53 WIB

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

BRI Terapkan Aturan Baru Rekening 2026: Ini Beda Status Aktif, Tidak Aktif, dan Dormant

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 15:27 WIB

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Cara Cek NIK Penerima Bansos Kemensos Usai Update dari DTKS Jadi DTSEN

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:53 WIB

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Rupiah Bisa Tembus Rp17.900, Ini Alasan Mata Uang RI Diproyeksi Makin Anjlok!

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:17 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit dan Daging Ayam Naik, Beras Premium Tetap Tinggi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:03 WIB

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

3 Pilihan Aset Aman untuk Investasi saat Rupiah Melemah ke Rp17.600 per Dolar AS

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:15 WIB

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

IKN Disebut 'Gegabah Terstruktur', Prabowo Diminta Evaluasi Proyek Era Jokowi

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 10:19 WIB

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Nilai Tukar Rupiah dari Masa ke Masa, Era Prabowo Subianto di Posisi Berapa?

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:41 WIB

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Kesepakatan China-AS Jadi 'Omong Kosong', Perang Masih Ancam Ekonomi Dunia

Bisnis | Minggu, 17 Mei 2026 | 09:34 WIB