Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025

Dythia Novianty | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:05 WIB
KPI Olah 330 Juta Barel Bahan Baku Sepanjang 2025
Salah satu kilang minyak yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional. [ist]
  • KPI mengolah total bahan baku lebih dari 330 juta barel sepanjang 2025, melampaui target ditetapkan sebelumnya.
  • Tingkat *yield valuable product* KPI mencapai 83 persen, menunjukkan efektivitas pengolahan bahan baku menjadi produk jadi.
  • KPI meraih peringkat ESG "BB" dan peringkat kredit "BBB" dari S\&P dan Fitch, menandakan performa solid.

Suara.com - Kilang Pertamina Internasional (KPI) mencatatkan kenaikan kinerja operasional sepanjang 2025.

Direktur Utama KPI, Taufik Aditiyawarman, mengungkapkan bahwa total bahan baku yang diolah dari Januari hingga Desember 2025 mencapai lebih dari 330 juta barel.

"Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebelumnya, yakni sekitar 315 juta barel atau diatas target sekitar 5,8 persen," kata Taufik lewat keterangannya yang dikutip pada Sabtu (31/1/2026).

Bahan yang diolah KPI sepanjang 2025 itu mencakup minyak mentah, produk intermedia (Naphta dan HOMC), dan gas.

Sepanjang periode tersebut, KPI juga mencatatkan tingkat yield valuable product sebesar 83 persen dari total volume asupan (intake).

Taufik menjelaskan bahwa angka ini mencerminkan efektivitas pengolahan bahan baku menjadi produk BBM, non-BBM, serta petrokimia.

Ilustrasi minyak mentah. (Pixabay/drpepperscott230)
Ilustrasi minyak mentah. (Pixabay/drpepperscott230)

"Secara umum, operasional kilang menunjukkan tren positif dengan upaya meningkatkan intake, yield valuable kilang, melaksanakan program efisiensi energi, serta menjaga kehandalan kilang," jelas Taufik.

Di samping itu, KPI juga mencatatkan sejumlah pencapaian strategis lainnya, seperti Di Kilang Cilacap, penerapan inovasi program Block Mode pada Kilang 1 berhasil meningkatkan produksi produk bernilai tinggi (valuable product) hingga mencapai 89 persen.

Kemudian KPI fokus pada optimasi pengadaan bahan baku dan diversifikasi produk.

Perusahaan tercatat meningkatkan volume produksi bahan bakar ramah lingkungan rendah sulfur, termasuk biofuel seperti Green Diesel/HVO dan Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF).

Dari sisi keberlanjutan, kinerja KPI tercermin pada perolehan peringkat "BB" dalam aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sementara pada aspek manajemen risiko, perusahaan berada di level "Praktik yang Baik" dengan skor Risk Maturity Index antara 3,30 hingga 3,50.

"KPI juga memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi pada aspek finansial dengan mendapatkan peringkat 'BBB" credit rating dari dari S&P and Fitch. Ini mencerminkan fundamental keuangan yang solid," ujar Taufik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurus Kilang Pertamina Internasional Hadapi Tantangan Ketahanan Energi

Jurus Kilang Pertamina Internasional Hadapi Tantangan Ketahanan Energi

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 17:20 WIB

Pertamina Lifting Perdana Bioavtur dari Minyak Jelantah

Pertamina Lifting Perdana Bioavtur dari Minyak Jelantah

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2025 | 23:39 WIB

Laporan Keberlanjutan KPI 2024 Soroti Transformasi Sosial dan Daya Saing Energi Nasional

Laporan Keberlanjutan KPI 2024 Soroti Transformasi Sosial dan Daya Saing Energi Nasional

Bisnis | Senin, 14 Juli 2025 | 13:18 WIB

Emiten Farmasi RI Putar Otak Kurangi Bahan Baku Impor

Emiten Farmasi RI Putar Otak Kurangi Bahan Baku Impor

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 23:15 WIB

KPI Genjot Strategi Rendah Karbon, Siapkan Green Refinery di Cilacap

KPI Genjot Strategi Rendah Karbon, Siapkan Green Refinery di Cilacap

Bisnis | Jum'at, 04 Juli 2025 | 09:23 WIB

KPI Segera Uji Coba Produksi Bioavtur Berbahan Minyak Jelantah

KPI Segera Uji Coba Produksi Bioavtur Berbahan Minyak Jelantah

Bisnis | Selasa, 18 Maret 2025 | 15:48 WIB

Terkini

Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya

Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:52 WIB

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:02 WIB

Harga Pangan 1 Mei 2026  Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket

Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:39 WIB

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

CIMB Niaga Cetak Laba Rp2,3 Triliun di Kuartal I 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 10:03 WIB

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:08 WIB

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:36 WIB

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:22 WIB