Trump Ingin Jadikan Kripto Prioritas Nasional, AS Incar Gelar "Ibu Kota Crypto" Dunia

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 17 Januari 2025 | 12:39 WIB
Trump Ingin Jadikan Kripto Prioritas Nasional, AS Incar Gelar "Ibu Kota Crypto" Dunia
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Suara.com - Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, diperkirakan akan menandatangani perintah eksekutif yang menjadikan cryptocurrency sebagai prioritas nasional, yang kemungkinan akan dilakukan pada hari pertama ia kembali menjabat pada 20 Januari mendatang.

Menurut laporan Bloomberg pada Jumat (17/1/2025) ini, perintah tersebut akan mengarahkan lembaga-lembaga regulasi untuk bekerja sama dengan industri cryptocurrency. Selain itu, rencana ini juga mencakup pembentukan dewan crypto yang bertugas untuk menyuarakan kepentingan kebijakan industri.

Meskipun perintah ini direncanakan akan ditandatangani pada 20 Januari, laporan tersebut menyebutkan bahwa rencana ini belum final dan dapat mengalami perubahan sebelum diumumkan secara resmi.

Dikutip via CoinTelegraph, Trump diperkirakan akan mengeluarkan perintah eksekutif terkait cryptocurrency sebagai respons terhadap dukungan kuat dari industri lokal selama kampanyenya. Ia juga berjanji bahwa AS akan menjadi "ibu kota crypto" dunia.

Sebuah laporan dari New York Times pada 16 Januari kemarin, mengungkapkan bahwa para eksekutif cryptocurrency telah memberikan masukan kepada David Sacks, yang ditunjuk sebagai czar crypto oleh Trump, mengenai perintah eksekutif yang mencakup berbagai aspek kebijakan crypto.

Washington Post juga melaporkan pada 13 Januari bahwa Trump diharapkan menandatangani perintah eksekutif pada 20 Januari yang berkaitan dengan penghapusan kebijakan bank yang mengharuskan bank untuk mencatat cryptocurrency sebagai kewajiban.

Bloomberg juga mencatat bahwa ada pembicaraan mengenai arahan bagi pemerintah untuk meninjau kebijakan terkait cryptocurrency dan menghentikan litigasi yang berhubungan dengan crypto. Selain itu, ada usulan untuk membentuk cadangan Bitcoin bagi pemerintah untuk menyimpan aset yang telah disita.

Reuters melaporkan pada 15 Januari bahwa Securities and Exchange Commission (SEC) di bawah kepemimpinan Trump mungkin akan meninjau kasus-kasus terkait cryptocurrency dan menghentikan kasus-kasus yang tidak melibatkan tuduhan penipuan.

Pengacara industri memperkirakan bahwa SEC akan segera meninggalkan kasus-kasus terkait cryptocurrency. Stuart Alderoty, kepala hukum Ripple Labs, mengatakan pada 15 Januari bahwa tindakan regulator terhadap perusahaan tersebut kemungkinan besar akan ditinggalkan oleh pemerintahan berikutnya setelah regulator mengajukan argumen ke pengadilan banding.

Sementara itu, para pendukung cryptocurrency mendukung gagasan agar AS memiliki cadangan Bitcoin, dengan alasan bahwa ini dapat berfungsi sebagai pelindung terhadap inflasi dan membantu mengurangi utang negara.

Data dari Arkham Intelligence menunjukkan bahwa AS saat ini memegang hampir $20,3 miliar dalam berbagai cryptocurrency yang disita dari penyelidikan kriminal, dengan $19,8 miliar di antaranya merupakan Bitcoin yang disita.

Salah satu usulan dari Senator Cynthia Lummis adalah agar Kementerian Keuangan membeli 1 juta BTC, yang diperkirakan akan memerlukan biaya minimal $100 miliar berdasarkan harga Bitcoin saat ini sekitar $100.200.

Dengan rencana ini, Trump berharap dapat memberikan dukungan kuat bagi industri cryptocurrency dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui kebijakan yang lebih proaktif dan mendukung inovasi di sektor digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konten TikTok Sebut Donald Trump Kagumi Gibran, Warganet Geleng-geleng: Eh Kocak Ini Apaan Sih?

Konten TikTok Sebut Donald Trump Kagumi Gibran, Warganet Geleng-geleng: Eh Kocak Ini Apaan Sih?

Tekno | Jum'at, 17 Januari 2025 | 09:28 WIB

Putin Tawarkan Damai, Tapi dengan Harga Mahal: Ukraina Harus Tinggalkan NATO

Putin Tawarkan Damai, Tapi dengan Harga Mahal: Ukraina Harus Tinggalkan NATO

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 18:57 WIB

Program Crypto Zakat, Pembayaran Zakat Kini Bisa Gunakan Aset Kripto

Program Crypto Zakat, Pembayaran Zakat Kini Bisa Gunakan Aset Kripto

Lifestyle | Kamis, 16 Januari 2025 | 13:10 WIB

Token Mind of Pepe (MIND) Memulai Presale, Agen AI Kripto Terbaik?

Token Mind of Pepe (MIND) Memulai Presale, Agen AI Kripto Terbaik?

Bisnis | Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB

Pakar: Penguras Kripto di Dark Web Naik 135 Persen

Pakar: Penguras Kripto di Dark Web Naik 135 Persen

Tekno | Kamis, 16 Januari 2025 | 11:35 WIB

Adu Klaim Antara Biden dan Trump soal Gencatan Senjata Israel dengan Hamas, Siapa yang Paling Berperan?

Adu Klaim Antara Biden dan Trump soal Gencatan Senjata Israel dengan Hamas, Siapa yang Paling Berperan?

News | Kamis, 16 Januari 2025 | 06:05 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB