Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.234,497
LQ45 623,931
Srikehati 302,648
JII 372,208
USD/IDR 17.986

Wamen Ekraf Irene Umar Beri Pesan ke Wisudawan Presuniv, Ini Isinya

Iwan Supriyatna

Sabtu, 18 Januari 2025 | 07:18 WIB
Wamen Ekraf Irene Umar Beri Pesan ke Wisudawan Presuniv, Ini Isinya
Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, pada wisuda ke-20 President University (Preuniv).

Suara.com - Ketika kita menghadapi tantangan, atau ketika kita mengalami kegagalan, jangan mengeluh. Sebaliknya ucapkan, terima kasih. Sebab ketika berhasil mengatasi tantangan atau menghadapi kegagalan tersebut, itu berarti kita “naik kelas.”

Sama persis seperti ketika kita main game, ketika berhasil melewati tantangan, berarti level kita naik. Dan, ingat. Kalau kita menjadi yang terbaik pada hari ini, belum tentu esok kita akan tetap menjadi yang terbaik.

Demikian pesan yang disampaikan Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, pada wisuda ke-20 President University (Preuniv).

Irene adalah alumni Program Studi Manajemen, Fakultas Bisnis, Presuniv, angkatan 2005. Ia lulus tahun 2008. Sebelum ditunjuk menjadi wakil menteri pada Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto, Irene adalah CEO dan sekaligus pendiri W3GG dan Managing Partner PT Discovery Nusantara Capital, Pada sidang senat terbuka tersebut Rektor Presuniv Handa S. Abidin, SH, LL.M., Ph.D., menyampaikan ucapan selamat atas kepada para wisudawan.

“Kami bangga dengan semua yang telah Anda capai. Semoga ilmu dan pengalaman yang Anda peroleh di President University bermanfaat bagi masa depan Anda,” kata Handa.

Ia juga menegaskan, “Presuniv akan terus mendukung Anda. Bahkan, setelah Anda lulus sekalipun. Mari kita terus jaga dan pelihara hubungan kita!” Selain Irene Umar, wisuda Presuniv kali ini juga dihadiri oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah 4 Dr. HM Samsuri, S.Pd., MT, IPU, pendiri Presuniv yang juga Presiden Direktur PT Jababeka Tbk. DR SD Darmono, dan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP) Prof. Dr. Ir. Budi Susilo Soepandji, DEA, dan para pengurus yayasan lainnya, dan International Chancellor Presuniv Prof. Ki-chan Kim.

Hadir pula Ketua Pengawas YPUP yang juga Rektor ke-7 Presuniv, Prof. Dr. Drs. Chandra Setiawan, MM, Ph.D., Abdul Wahid Maktub, Duta Besar Indonesia untuk Qatar (2003-2007) dan Ibnu Hadi M.Ec., Duta Besar Indonesia untuk Vietnam (2016-2020)—keduanya penasehat Rektor Presuniv. Selain itu hadir Yuana Rochma Astuti, Direktur Tata Kelola Ekonomi Digital, Kementerian Ekonomi Kreatif, Direktur PT Jababeka Tbk. Hyanto Wihadhi, dan Ivone Anggraini, Senior Managing Director PT Grahabuana Cikarang.

Dari jajaran diplomatik, wisuda ke-20 Presuniv dihadiri oleh Duta Besar Ukraina untuk Indonesia Dr. Vasyl Hamianin, Duta Besar Ethiopia Prof. Fekadu Beyene Aleka, dan Zaafir Ahmad Javed, Sekretaris III Kedutaan Besar Pakistan di Indonesia.

Wisuda kali ini juga dihadiri oleh ribuan orang tua lulusan yang datang dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia, dan sejumlah tamu undangan lainnya, seperti mitra-mitra strategis Presuniv dari kalangan korporasi atau institusi lainnya.

baca juga

Menurut Wakil Rektor Presuniv Bidang Akademik, Riset dan Inovasi Dr. Adhi Setyo Santoso, ST, MBA, pada kesempatan kali ini Presuniv meluluskan 1.479 wisudawan dari enam fakultas, yakni Fakultas Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ilmu Sosial dan Edukasi, Fakultas Teknik, serta Fakultas Seni, Desain dan Arsitektur.

Dari seluruh lulusan, ia menambahkan, sebanyak 219 mahasiswa di antaranya lulus dengan predikat magna cum laude, dan satu mahasiswa meraih summa cum laude.” Selain itu, lanjut Adhi, pada wisuda kali ini Presuniv juga meluluskan 35 mahasiswa asing.

“Mereka berasal dari Bangladesh, China, Korea Selatan, dan Timor Leste,” ungkap Adhi.

Masih pada wisuda kali ini, papar Adhi, Presuniv juga memberikan penghargaan Best Achievement kepada sejumlah lulusan. Penghargaan ini dibagi dalam beberapa kategori, seperti menjadi yang terbaik ketika menjalani program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), dan Best Career atau sudah memperoleh pekerjaan bahkan sebelum lulus kuliah atau mau memulai usaha sendiri dengan mendirikan perusahaan rintisan atau startup.

Misalnya, ada Muhammad Risma dan Muh. Fahrul, keduanya dari Program Studi Informatika, Fakultas Ilmu Komputer, yang mendirikan perusahaan rintisan.

Juga, Masim Sugiarto, Rita Purnamasari dan Ryando Miroj dari Program Studi Master of Management in Technology (S2), Fakultas Bisnis, yang mendirikan perusahaan rintisan.

Soal penghargaan Best Achievement, Adhi menjelaskan alasannya. Katanya, “Ini karena Presuniv tidak mengukur keberhasilan mahasiswa hanya dari capaian akademik semata sebagaimana tercermin dari Indeks Prestasi Kumulatif atau IPK. Kami juga menghargai berbagai capaian lainnya yang diraih oleh mahasiswa, seperti penghargaan Best Career. Capaian itu membuktikan bahwa materi yang kami berikan saat kuliah ternyata mampu mengembangkan potensi yang mereka miliki dan sesuai dengan kebutuhan di dunia usaha.”

Wisuda ke-20 kali ini digelar dalam dua sesi, yakni pagi dan siang. Selain Irene Umar, Prof. Stephen G. Barnes, Assistant Dean of Graduate and International Programs at Penn State Law, The Pennsylvania State University, Amerika Serikat, juga menyampaikan keynote speech-nya. Pidato kunci pada upacara wisuda juga disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah 4 Samsuri, dan Prof. Ki-chan Kim.

Dalam pidatonya Barnes mengajak seluruh lulusan untuk, “Mulailah mengajar!” Urainya, selama belajar di kelas, di studio, atau di laboratorium, tanpa disadari, seluruh lulusan sebetulnya telah berlatih untuk menjadi seorang guru.

Barnes mengajak, “Dalam beberapa minggu ke depan, kunjungi sekolah lama Anda, dan temui beberapa guru yang menginspirasi. Ucapkan terima kasih, dan bantulah mereka mengajar, menjadi tutor bagi para siswa, atau mengajarkan siswa berbagai keterampilan lainnya. Berbagilah inspirasi dengan mereka.”

Kepada seluruh wisudawan, Samsuri berpesan agar mereka tidak pernah berhenti belajar. “Meski kalian telah lulus dari Presuniv, janganlah pernah berhenti belajar. Sebab setelah lulus dari Presuniv, kalian akan memasuki kampus yang baru, yakni kampus kehidupan,” katanya.

Samsuri juga membagikan resep suksesnya di kampus kehidupan. Pertama, katanya, “Cepat beradaptasi.” Kedua, mampu membangun komunikasi yang efektif.

“Kunci dari kemampuan berkomunikasi bukan ahli pidato, tetapi mampu meyakinkan orang lain,” ungkapnya.

Ketiga, lanjut Samsuri, perbanyak network atau jejaring. “Kita tidak akan sukses kalau hanya bekerja sendiri. Kita selalu membutuhkan bantuan orang lain,” katanya. Dan, keempat, mengubah mindset untuk bisa menjadi problem solver. Katanya, “Untuk bisa menjadi problem solver, jangan berada di zona nyaman atau lari dari masalah.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presuniv Bangun Rumah Sakit Pendidikan di Kota Jababeka, Perkuat Ekosistem Kesehatan RI

Presuniv Bangun Rumah Sakit Pendidikan di Kota Jababeka, Perkuat Ekosistem Kesehatan RI

Bisnis | Senin, 02 Desember 2024 | 10:33 WIB

Indonesia Disebut Surga Baru untuk Teknologi Blockchain di Asia Tenggara

Indonesia Disebut Surga Baru untuk Teknologi Blockchain di Asia Tenggara

Bisnis | Jum'at, 22 November 2024 | 15:36 WIB

Maksimalkan Peluang Wirausaha, Fakultas Bisnis PresUniv Gelar ICFBE 2024 di Dua Kota di Filipina

Maksimalkan Peluang Wirausaha, Fakultas Bisnis PresUniv Gelar ICFBE 2024 di Dua Kota di Filipina

Bisnis | Selasa, 29 Oktober 2024 | 17:13 WIB

Terkini

Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang

Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang

Riau | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:38 WIB

Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi

Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau Lolos Pengawasan, Dedi Mulyadi Minta Camat Hingga Lurah Disanksi

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI

Rojali, Mantap, hingga Lipstick Effect, Tiga Fenomena yang Menggambarkan Wajah Baru Konsumsi RI

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi

Dosen Dipecat Karena Tegur Mahasiswa Berpakaian Ketat? Pimpinan Muhammadiyah Investigasi

Sulsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:31 WIB

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

3 Kontroversi YouTuber Bigmo, Terbaru Libatkan Anak Kecil Promosi Liquid Vape

Entertainment | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:29 WIB

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

Pramono Buka Peluang Modifikasi Cuaca di Jakarta, Antisipasi El Nino dan Ancaman Kebakaran

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

Sudah Lebih 30 Provinsi Dikunjungi, Pengamat Bongkar Alasan Gibran Sering Turun ke Daerah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Perluas Cara Berinvestasi, BNI Tawarkan 2.600 Aset melalui Gelegar Lelang 2026

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:21 WIB

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:20 WIB

×