Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati

Muhamad Yasir

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:31 WIB
Bawa Keranda 'RIP Hukum', Mahasiswa Geruduk Kejagung Tuntut Febrie Adriansyah Dihukum Mati
Massa aksi dari mahasiswa Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) membawa keranda mayat dari bambu yang bertuliskan "RIP Hukum" dalam unjuk rasa di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026). [Suara.com/ Cornelius Juan Prawira]
baca 10 detik
  • Hima Persis menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejagung pada Selasa, 4 Agustus 2026.
  • Massa membawa keranda mayat untuk mendesak penuntasan kasus korupsi mantan Jampidsus Febrie Ardiansyah secara independen.
  • Hima Persis menyampaikan lima tuntutan, termasuk meminta KPK mengambil alih penyidikan dan mendesak Jaksa Agung mundur.

Suara.com - Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026).

Massa membawa keranda mayat bertuliskan "RIP Hukum" sebagai simbol matinya keadilan, sekaligus mendesak agar kasus yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah ditangani secara independen.

Sebelum tiba di depan Kejagung, massa sempat menutup Jalan Panglima Polim saat bergerak menuju lokasi aksi. Keranda bambu yang mereka usung menjadi simbol protes terhadap penegakan hukum yang dinilai telah kehilangan kepercayaan publik.

Dalam orasinya, massa melontarkan kritik keras terhadap aparat penegak hukum yang dianggap justru menjadi bagian dari praktik korupsi di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang sulit.

"Hari ini saya sampaikan, saudara Febrie yang ditahan, saya meminta dihukum mati!" teriak orator dari atas mobil komando.

Massa aksi dari mahasiswa Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) berunjuk rasa di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026). [Suara.com/ Cornelius Juan Prawira]
Massa aksi dari mahasiswa Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (Hima Persis) berunjuk rasa di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Selasa (4/8/2026). [Suara.com/ Cornelius Juan Prawira]

Aksi sempat diwarnai ketegangan ketika massa terlibat aksi saling dorong dengan aparat kepolisian yang berjaga di depan Gedung Kejagung. Meski demikian, situasi berhasil dikendalikan dan unjuk rasa tetap berlangsung.

Orator kembali menegaskan bahwa kasus yang menyeret mantan petinggi Kejagung itu harus diusut secara tuntas tanpa pandang bulu.

"Sebagai aparat hukum, dia melakukan tindak pidana di mana dia mengumpulkan emas begitu banyak kawan-kawan! Dan rakyat sangat sedih," ujarnya.

Dalam aksi tersebut, Hima Persis menyampaikan lima tuntutan kepada pemerintah dan Kejaksaan Agung, yakni:

baca juga
  1.  Menyerahkan penyidikan kasus Febrie Adriansyah kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK);
  2. Mendesak pemerintah segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset dan menyita seluruh aset koruptor;
  3. Mengusut tuntas seluruh jejaring dan aktor intelektual yang diduga bersekongkol dengan pelaku korupsi;
  4. Menjatuhkan hukuman maksimal kepada Febrie Adriansyah;
  5. Mendesak Jaksa Agung mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kasus tersebut.

Reporter: Cornelius Juan Prawira

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

Febrie Adriansyah Lawan Status Tersangka, Kuasa Hukum Soroti 9 Kejanggalan Penanganan Kasus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bakal Ajukan Praperadilan Terhadap Kejagung dan Polri

Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bakal Ajukan Praperadilan Terhadap Kejagung dan Polri

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:47 WIB

4 Daftar Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang

4 Daftar Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:03 WIB

Terkini

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Lepas dari Masa Sulit pada 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 07:42 WIB

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham BYAN,30 Persen Kepemilikan Bakal Beralih

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:40 WIB

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Skandal KUR BNI Jember Rp41 Miliar: Kejati Jatim Jebloskan Tersangka Kelima ke Rutan

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 07:39 WIB

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Skandal Kredit Bodong Rp6,7 Miliar: Kolusi Oknum Bank Lampung dan Kades Pesisir Barat Terbongkar

Lampung | Jum'at, 18 September 2026 | 07:32 WIB

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bahlil Pastikan Badan Usaha Khusus Migas Langsung di Bawah Presiden!

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:30 WIB

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Transaksi QRIS Tembus Rp600,7 Triliun, Pelindungan Konsumen Jadi Kunci Ekonomi Digital

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 07:18 WIB

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Jalan Aroepala Makassar-Gowa Rampung, Kenapa Belum Dibuka? Ini Alasannya

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:17 WIB

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

25 Ribu Rumah Subsidi untuk Sulawesi Selatan

Sulsel | Jum'at, 18 September 2026 | 07:07 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

BPS vs Bank Dunia: Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Bisa Berbeda Jauh?

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

×