Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Mantan Narapidana Ini Sukses Jadi Juragan Hotel Berharta Rp 5.600 Triliun

Iwan Supriyatna, Rina Anggraeni

Kamis, 23 Januari 2025 | 16:26 WIB
Mantan Narapidana Ini Sukses Jadi Juragan Hotel Berharta Rp 5.600 Triliun
Ho Kwon Ping seorang mantan narapida tidak menyangka akan menjadi pengusaha, apalagi menjadi taipan hotel

Suara.com - Ho Kwon Ping tidak menyangka akan menjadi pengusaha, apalagi menjadi taipan hotel terbesar di Singapura. Dia pun membagi kisah suksesnya sebagai seorang miliarder dengan memiliki harta Rp 5.600 triliun.

Ho berbagi sesuatu tentang dirinya yang mungkin mengejutkan bagi sebagian orang. Salah satunya dia ternyata seorang mantan narapida dan pernah dipenjara.

Ia mengatakan bahwa kehidupan awalnya sebagian besar ditentukan oleh semangat yang kuat untuk aktivisme sosial.

Saat menempuh pendidikan sarjana di Universitas Stanford pada awal tahun 1970-an, Ho adalah seorang aktivis mahasiswa yang menentang Perang Vietnam dengan Amerika.

Dia pun bergabung dengan protes lain di kampus. Khususnya, protes terhadap penemu dan fisikawan Amerika William Shockley, yang akhirnya membuatnya diskors dari institusi tersebut.

“Saya dikeluarkan karena saya menghadiri Black Students Union, sebuah protes yang mereka lakukan terhadap seorang pria bernama William Shockley, yang memenangkan Hadiah Nobel untuk menciptakan semikonduktor, tetapi juga memiliki pandangan aneh tentang eugenetika. Dia menulis beberapa buku yang mengatakan bahwa orang kulit hitam harus disterilkan,” kata Ho dilansir dari CNBC International, Kamis (23/1/2025).

Akibatnya, Ho diadili di panel pengadilan kampus dan dinyatakan bersalah karena menekan kebebasan akademis, sehingga menyebabkan skorsingnya dari universitas. Selanjutnya, dia memutuskan untuk meninggalkan Stanford dan kembali ke Singapura, di mana dia menyelesaikan tugas nasionalnya dan memulai kembali studi universitasnya.

“Saya harus mulai dari nol dan itu sangat membosankan, jadi saya mulai menulis sebagai jurnalis lepas untuk sebuah majalah yang sekarang sudah tidak ada lagi bernama Far Eastern Economic Review,” katanya.

“Saya mulai menulis tentang politik Singapura, yang tidak disukai pemerintah. Jadi, saya dipenjara berdasarkan Undang-Undang Keamanan Internal karena pro-Komunis," tambahnya.

baca juga

Dia pun dimasukkan ke dalam sel isolasi selama menjalani hukuman penjara selama dua bulan  pada tahun 1977. Tentunya Ho memiliki masa  yang menakutkan, sepi, menyedihkan, dan penuh perenungan.

Hingga pada tahun 1981, ayah Ho terkena stroke. Sebagai putra tertua, dia mengemban tanggung jawab untuk mengambil alih bisnis keluarga.

“Bisnis itu benar-benar gambaran kecil dari bisnis orang Tionghoa perantauan, yang berarti serba bisa tetapi tidak menguasai satu pun,” kata Ho.

Setelah beberapa kali gagal dan belajar banyak dari menjalankan bisnis keluarga, Ho mendapat pencerahan. Dia pun menjalankan “berbagai macam bisnis untuk fokus membangun mereknya sendiri.

Hal itu terbukti dengan dirinya menjadi seorang sukses dengan bisnis hotel yang banyak menguntungkan. Adapu Ho Kwon Ping adalah salah satu pendiri dan ketua eksekutif Banyan Group.

Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Singapura ini menghasilkan pendapatan sekitar 242 juta dollar atau sekitar Rp 3.929 triliun pada tahun 2023.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Dorong Penggilingan Padi Jaga Mutu Beras

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Dorong Penggilingan Padi Jaga Mutu Beras

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO

Pengusaha Sawit Minta Pemerintah Kaji Detail Wacana Kopdes Merah Putih Kelola Pabrik CPO

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:30 WIB

Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2

Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 12:21 WIB

Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat, 14 Mobil Damkar Dikerahkan, Api Berhasil Dikendalikan

Kebakaran Hotel Pullman Jakarta Barat, 14 Mobil Damkar Dikerahkan, Api Berhasil Dikendalikan

News | Sabtu, 01 Agustus 2026 | 09:07 WIB

Sebelum Membatalkan Transaksi Hotel di Kredivo, Pahami Dulu Alur Prosesnya

Sebelum Membatalkan Transaksi Hotel di Kredivo, Pahami Dulu Alur Prosesnya

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:00 WIB

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:24 WIB

Menteri UMKM Sebut Pengemudi Ojek Online Dianggap Pengusaha Mikro Transportasi Online

Menteri UMKM Sebut Pengemudi Ojek Online Dianggap Pengusaha Mikro Transportasi Online

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 10:10 WIB

Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta

Bisnis Agen Logistik Kian Dilirik Anak Muda, Modal Mulai Rp10 Juta

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:43 WIB

Kondisi Terkini Hotel Sultan: Lengang, Dipagari Beton dan Dijaga Kendaraan Taktis Polisi

Kondisi Terkini Hotel Sultan: Lengang, Dipagari Beton dan Dijaga Kendaraan Taktis Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 15:59 WIB

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

BUMN-BUMN Tak Lagi Cuan dari Bisnis Hotel, Semua Dipegang InJourney

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 09:38 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×