500 Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Hartanya Rp 1.754 Triliun Imbas Deepseek

Rabu, 29 Januari 2025 | 12:09 WIB
500 Orang Terkaya di Dunia Kehilangan Hartanya Rp 1.754 Triliun Imbas Deepseek
Logo DeepSeek. [DeepSeek]

Suara.com - 500 orang terkaya di dunia, yang dipimpin oleh salah satu pendiri Nvidia Corp Jensen Huang, kehilangan total 108 miliar dollar AS atau sekitar Rp1.754 triliun.

Adapun Jensen Huang kehilangan uangnya imbasaksi jual yang dipimpin perusahaan teknologi yang terkait dengan pengembang kecerdasan buatan (AI) Tiongkok DeepSeek menyebabkan indeks-indeks utama anjlok.

Selain Huang, Harry Ellison yang merupakan salah satu pendiri Oracle Corp., kehilangan 22,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 365,4 triliun. Ini merupakan kerugian terbesar secara nominal namun hanya 12% dari total kekayaannya.
Sedangkan, Michael Dell dari Dell Inc. merugi 13 miliar dollar AS atau sekitar Rp 210,2 triliun.

Lalu, hangpeng “CZ” Zhao, salah satu pendiri Binance Holdings Ltd., kehilangan 12,1 miliar dollar ASatau sekitar Rp 195,6 triliun. Sektor teknologi menjadi penyumbang utama penurunan ini dengan total kerugian mencapai 94 miliar dollar AS, atau sekitar 85% dari total penurunan kekayaan para miliarder. Nasdaq Composite Index turun 3,1%, sedangkan S&P 500 merosot 1,5%.

DeepSeek, perusahaan berbasis di Hangzhou, menjadi perhatian setelah aplikasi chatbot gratis mereka, DeepSeek R1, menduduki puncak tangga unduhan global.

Popularitas aplikasi tersebut menyebabkan lonjakan pengguna baru, sehingga menimbulkan gangguan layanan dan pembatasan pendaftaran bagi pengguna dengan nomor telepon Tiongkok.

Masuknya DeepSeek ke dalam persaingan AI, yang katanya hanya menghabiskan biaya 5,6 juta dollar AS untuk pengembangannya, merupakan tantangan bagi narasi Silicon Valley bahwa belanja modal besar-besaran sangat penting untuk mengembangkan model terkuat.

Itu memberikan pukulan telak bagi para miliarder yang kekayaannya terkait dengan rantai pasokan AI Barat yang telah menjadi pendorong terbesar pasar ekuitas selama dua tahun terakhir.

Selain itu, DeepSeek menggunakan model bahasa besar open-source yang mengandalkan "inference-time computing." Metode ini memungkinkan aplikasi untuk mengaktifkan hanya bagian model yang paling relevan untuk setiap permintaan.

Baca Juga: Wanita Berusia 76 Tahun Jadi Orang Terkaya dengan Harta Rp 1.621 Triliun

Sehingga menghemat biaya dan daya komputasi. Beberapa ahli memberikan pujian terhadap performa DeepSeek, dengan investor teknologi terkenal Marc Andreessen menyebutnya sebagai salah satu terobosan paling menakjubkan yang pernah ia lihat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI