Profil Peter Sondakh: Konglomerat Rajawali Corpora, 'Penguasa' Tambang Emas ARCI

M Nurhadi

Minggu, 01 Februari 2026 | 10:10 WIB
Profil Peter Sondakh: Konglomerat Rajawali Corpora, 'Penguasa' Tambang Emas ARCI
Peter Sondakh [Rajawali.com]

Suara.com - Nama Peter Sondakh identik dengan ketangguhan dalam dunia investasi dan diversifikasi usaha di Indonesia.

Sebagai pendiri sekaligus pemilik Rajawali Corpora, ia telah membangun sebuah konglomerasi raksasa yang mencakup berbagai sektor vital, mulai dari pertambangan dan agrikultur hingga media dan properti.

Keberhasilannya dalam mengelola portofolio bisnis yang kompleks telah menempatkannya secara konsisten dalam jajaran orang terkaya di Tanah Air.

Profil Peter Sondakh

Lahir di Manado pada 23 Juli 1953, pria berzodiak Leo ini menempuh pendidikan tinggi di Universitas La Salle. 

Ketajaman insting bisnisnya mulai terasah sejak usia muda saat ia harus menghadapi tantangan besar dalam melanjutkan estafet ekonomi keluarga.

Perjalanan profesional Peter Sondakh dimulai dengan ujian berat. Pada tahun 1975, setelah sang ayah wafat, ia mengambil alih bisnis keluarga yang saat itu bergerak di bidang ekspor minyak kelapa dan kayu.

Meski sempat mengalami kegagalan di sektor real estat pada masa awal, pengalaman pahit tersebut justru menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya melakukan diversifikasi usaha.

Berikut adalah beberapa catatan penting dalam perjalanan kariernya:

baca juga
  • Membangun Hotel Hyatt Surabaya (1977): Langkah awal ekspansi ke sektor perhotelan berkat relasi kuat sang ayah.
  • Mendirikan Rajawali Corpora (1984): Fondasi dari kerajaan bisnisnya yang kini diakui sebagai salah satu grup investasi paling berpengaruh di Asia Tenggara.
  • Pionir Televisi Swasta: Peter merupakan salah satu tokoh kunci di balik berdirinya RCTI, televisi swasta pertama di Indonesia, sebelum akhirnya melepas kepemilikannya pada tahun 2002.

Melalui Rajawali Corpora, Peter Sondakh mengendalikan sejumlah perusahaan besar yang terdaftar di bursa saham maupun perusahaan privat. Beberapa lini bisnis utamanya meliputi:

  1. Sektor Pertambangan: Peter menguasai sekitar 85% saham di PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), sebuah raksasa penambang emas. Saat ini, ARCI tengah menjadi sorotan karena adanya pertimbangan divestasi saham dengan target nilai mencapai US$ 1 miliar (sekitar Rp 16,2 triliun). Portofolionya juga mencakup Golden Eagle Energy dan Indo Mines Limited.
  2. Sektor Agrikultur: Melalui PT Eagle High Plantations Tbk (EHP), ia mengelola lahan kelapa sawit seluas 116 ribu hektar yang tersebar di Sumatera, Kalimantan, dan Papua.
  3. Sektor Properti: Rajawali Property Group telah memiliki rekam jejak lebih dari tiga dekade dalam pengembangan hotel dan properti mewah berskala internasional.
  4. Sektor Media & Teknologi: Selain memiliki stasiun televisi RTV, Peter juga merambah bidang teknologi informasi melalui VELO Networks serta industri periklanan melalui perusahaan FORU.

Berdasarkan data terbaru per 2026, kekayaan bersihnya diperkirakan mencapai US$ 2 miliar atau setara dengan Rp 32,4 triliun. Angka tersebut menempatkannya di posisi ke-28 dalam daftar 50 orang terkaya di Indonesia versi Forbes.

Kontributor : Rizqi Amalia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Resmi Dicabut ESDM, Status Izin Tambang Martabe Masih Menggantung?

Belum Resmi Dicabut ESDM, Status Izin Tambang Martabe Masih Menggantung?

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:28 WIB

Jamin Kepastian Usaha, Pengalihan Tambang Emas Martabe ke Perminas Tunggu Hasil Evaluasi

Jamin Kepastian Usaha, Pengalihan Tambang Emas Martabe ke Perminas Tunggu Hasil Evaluasi

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 15:21 WIB

Tambang Martabe Mau Diambil Alih, Agincourt Resources Bicara Hak dan Kewajiban

Tambang Martabe Mau Diambil Alih, Agincourt Resources Bicara Hak dan Kewajiban

Bisnis | Kamis, 29 Januari 2026 | 19:56 WIB

Terkini

Film "Bapak Paling Jujur" Hadirkan Andovi da Lopez Sebagai Calon Gubernur yang Tak Bisa Bohong

Film "Bapak Paling Jujur" Hadirkan Andovi da Lopez Sebagai Calon Gubernur yang Tak Bisa Bohong

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:42 WIB

Mitchell Baker Menggila di Amerika, John Herdman Punya Senjata Baru untuk Timnas Indonesia

Mitchell Baker Menggila di Amerika, John Herdman Punya Senjata Baru untuk Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 18:41 WIB

Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

Pakar UGM Sarankan MBG Dimasak Langsung di Sekolah

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Pencarian Hari ke-10 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas 8.509 NM

Pencarian Hari ke-10 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas 8.509 NM

Video | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?

Subsidi Besar, Biaya Hidup Naik, Daya Beli Tergerus: Apa yang Keliru?

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:40 WIB

Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos

Remaja 14 Tahun di Bengkalis Bacok Tukang Ojek Gegara Ongkos

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 18:37 WIB

Tayang Perdana Hari Ini Dihadiri 7.500 Anak Disabilitas, Film Istimewa Angkat Kisah Pencarian Ayah

Tayang Perdana Hari Ini Dihadiri 7.500 Anak Disabilitas, Film Istimewa Angkat Kisah Pencarian Ayah

Entertainment | Kamis, 17 September 2026 | 18:34 WIB

Melodi yang Terlambat Didengar

Melodi yang Terlambat Didengar

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 18:33 WIB

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Kenapa PBB Ubah Peta Dunia? Apa yang Salah dengan Peta Lama?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 18:31 WIB

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

Kortastipidkor Polri Sita Aset Tanah ATR/BPN Senilai Rp4,8 Triliun di Bali

News | Kamis, 17 September 2026 | 18:29 WIB

×